Review
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 19 Januari 2021 | 09:24 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:38 WIB
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (3)
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 17:57 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Pandemi dan Kenaikan Pajak Paksa Operator Judi Efisien

A+
A-
0
A+
A-
0
Pandemi dan Kenaikan Pajak Paksa Operator Judi Efisien

Ilustrasi. (thedailybeast.com/getty images)

ROMA, DDTCNews - Perusahaan judi multinasional Codere melakukan efisiensi usaha karena imbas pandemi Covid-19 yang berujung naiknya pajak untuk judi di Negeri Pizza. Codere menggabungkan dua divisi mesin judinya yakni FG Slot dan Gap Games menjadi satu divisi baru bernama Codwin.

Direktur Eksekutif Codwin yang baru Andrea Rigodanzo mengatakan pandemi Covid-19 menjadi faktor utama yang mendorong penggabungan dua unit usaha tersebut.

"Pada situasi kesulitan tingkat ekstrim untuk operator judi legal, kami memutuskan untuk menyatukan kekuatan untuk menghadapi tantangan pasar," katanya di Roma, Selasa (7/7/2020).

Baca Juga: DJP Sebut Kepatuhan Formal WP di 2 Daerah Ini Paling Rendah Se-Jateng

Rigodanzo menuturkan pandemi Covid-19 menyulut kebijakan pemerintah yang meningkatkan tarif pajak untuk kegiatan judi legal di Italia. Kebijakan pajak yang agresif tersebut diikuti dengan tidak imbangnya penegakan hukum untuk aktivitas judi ilegal.

Hal itu kemudian menambah tekanan kepada pelaku usaha yang beroperasi secara legal. Aturan yang kian menekan perusahaan mesin judi adalah kewajiban peremajaan mesin judi ke generasi terbaru. Pembaruan tersebut meningkatkan tarif pajak dari 13% pada 2014 menjadi 23,8% pada 2020.

Oleh karena itu, sambung Rigodanzo, merger alias penggabungan unit usaha menjadi keniscayaan bagi operator judi di Italia. Perubahan model bisnis dengan melakukan integrasi dan efisiensi manajemen disebut dapat membuat usaha tetap hidup di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Pengusaha Minta Vaksinasi Mandiri, Jokowi: Kenapa Tidak?

Seperti diketahui, pasar Italia merupakan tulang punggung bisnis judi Codere. Data pendapatan korporasi dalam 3 bulan pertama 2020 mencapai €278,5 juta. Setoran pendapatan dari pasar Italia menjadi yang terbesar dengan menyumbang pendapatan €86,5 juta.

"Kami mendukung perusahaan untuk menerapkan strategi bersama saat masa sulit seperti saat ini, melalui strategi ini memungkinkan kami melihat masa depan dengan optimisme lebih tinggi," terang Rigodanzo seperti dilansir igamingbusiness.com. (Bsi)

Baca Juga: Sri Mulyani Minta Pemda Alokasikan 4% DAU/DBH untuk Dukung Vaksinasi
Topik : judi, italia, [ajak judi, covid-19
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 11 Januari 2021 | 17:05 WIB
VAKSINASI
Senin, 11 Januari 2021 | 16:50 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Senin, 11 Januari 2021 | 13:14 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Sabtu, 09 Januari 2021 | 15:01 WIB
YORDANIA
berita pilihan
Kamis, 21 Januari 2021 | 18:33 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 21 Januari 2021 | 18:21 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 21 Januari 2021 | 18:08 WIB
PPh DIVIDEN
Kamis, 21 Januari 2021 | 18:00 WIB
UU CIPTA KERJA
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:53 WIB
KOTA BANDUNG
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:45 WIB
JERMAN
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:38 WIB
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (3)
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:11 WIB
SENSUS PENDUDUK 2020
Kamis, 21 Januari 2021 | 16:26 WIB
PPh DIVIDEN