Berita
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Review
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 06 April 2021 | 09:23 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 04 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA BARAT SUPARNO:
Selasa, 30 Maret 2021 | 09:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Rabu, 31 Maret 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 31 MARET - 6 APRIL 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 24 MARET - 30 MARET 2021
Komunitas
Senin, 12 April 2021 | 12:59 WIB
UNIVERSITAS SURABAYA
Minggu, 11 April 2021 | 08:01 WIB
KETUA UMUM ASPAKRINDO TEGUH KURNIAWAN HARMANDA
Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 15:15 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Mau Periksa Orang Kaya, Negara Ini Tanam Rp2,8 Triliun untuk Sistem IT

A+
A-
3
A+
A-
3
Mau Periksa Orang Kaya, Negara Ini Tanam Rp2,8 Triliun untuk Sistem IT

Salah satu reklame milik South African Revenue Service (SARS) di Pretoria Afrika Selatan. Pemerintah Afrika Selatan menganggarkan dana sebesar ZAR3 miliar atau kurang lebih sebesar Rp2,85 triliun untuk mengembangkan sistem teknologi informasi (IT) milik SARS.(Foto: Ziphozonke Lushaba/African News Agency/2oceansvibe.com)

PRETORIA, DDTCNews - Pemerintah Afrika Selatan menganggarkan dana sebesar ZAR3 miliar atau kurang lebih sebesar Rp2,85 triliun untuk mengembangkan sistem teknologi informasi (IT) milik otoritas pajak, South African Revenue Service (SARS).

Tak hanya mengembangkan sistem IT, dana tersebut juga digunakan untuk mengembangkan unit audit pajak pada SARS sekaligus meningkatkan kapabilitas pegawai pajak dalam memeriksa wajib pajak dan mencegah penghindaran pajak.

"Untuk beberapa tahun anggaran ke depan, SARS akan mendirikan unit khusus yang bertugas menjaga kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan kekayaannya," ujar Menteri Keuangan Afrika Selatan Tito Mboweni, seperti dikutip Jumat (26/2/2021).

Baca Juga: Orang Superkaya Diusulkan Kena Pajak Tambahan

Dari sisi IT, teknologi yang dikembangkan juga akan digunakan untuk memeriksa dan mengevaluasi struktur pajak orang kaya melalui machine learning.

Komisioner SARS Edward Kieswetter mengatakan ke depan SARS akan makin berfokus memeriksa praktik ketidakpatuhan wajib pajak yang memanfaatkan celah hukum perpajakan secara agresif.

Wajib pajak yang ditengarai memanfaatkan celah hukum perpajakan secara agresif antara lain wajib pajak korporasi yang mengklaim kerugian secara agresif.

Baca Juga: Balada Mengejar Pajak Orang Kaya

Kemudian wajib pajak yang menyalahgunakan skema transfer pricing untuk mengurangi pajak terutang, dan orang kaya yang dengan sengaja menggunakan perusahaan cangkang di luar negeri guna menyembunyikan hartanya.

"Dana yang diterima SARS akan digunakan untuk meningkatkan kapabilitas pengumpulan data, memperluas pemanfaatan data melalui machine learning, sekaligus mempermudah wajib pajak dalam berinteraksi dengan SARS," ujar Kieswetter seperti dilansir businesstech.co.za.

Investasi sistem IT oleh pemerintah kepada SARS ini pun disambut baik oleh stakeholder di negara tersebut, Legal Manager Tax Consulting South Africa berharap ke depan SARS bisa makin mampu menindak peredaran minuman keras dan rokok ilegal.

Baca Juga: Hibah Pusat Kurang, Daerah Ini Timbang Kenaikan Tarif Pajak

"Bisa dibilang upaya berkelanjutan untuk memperkuat SARS dalam mengidentifikasi penghindaran pajak adalah program terbesar pada tahun anggaran ke depan," ujar Lobban.

Managing Director Deloitte Africa Tax and Legal Business, Delia Ndlovu, mengapresiasi langkah pemerintah yang lebih memilih memperkuat kapabilitas SARS daripada meningkatkan tarif pajak. (Bsi)

Baca Juga: Optimalkan Penerimaan Wajib Pajak HWI, DJP: Dapat Kami Deteksi
Topik : SARS, Afrika Selatan, pajak orang kaya, sistem IT, pemeriksaan pajak orang kaya
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 02 Oktober 2020 | 09:30 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 30 September 2020 | 18:30 WIB
PAJAK ORANG KAYA
Rabu, 23 September 2020 | 13:30 WIB
PENEGAKAN PAJAK
Rabu, 16 September 2020 | 10:28 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 12 April 2021 | 16:33 WIB
SURVEI PENJUALAN ECERAN
Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN
Senin, 12 April 2021 | 16:19 WIB
CUKAI (9)
Senin, 12 April 2021 | 16:01 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 15:49 WIB
FILIPINA