Fokus
Literasi
Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:14 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:45 WIB
STATISTIK CUKAI MULTINASIONAL
Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 15 JUNI - 21 JUNI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Maksimalkan Penerimaan Pajak, Sektor Usaha Informal Perlu Diatasi

A+
A-
1
A+
A-
1
Maksimalkan Penerimaan Pajak, Sektor Usaha Informal Perlu Diatasi

Ilustrasi.

MANILA, DDTCNews – Asian Development Bank (ADB) menilai sektor ekonomi informal atau shadow economy menjadi masalah yang harus diatasi oleh banyak negara di kawasan Asia Tenggara dalam meningkatkan basis pajak.

ADB mencatat beberapa negara memiliki sektor ekonomi informal dengan skala besar. Misal, sektor informal Thailand yang mencapai 43% dari PDB. Begitu juga dengan sektor informal Indonesia yang diperkirakan mencapai 23% dari PDB.

Besarnya sektor informal di Asia Tenggara tidak terlepas dari tingginya biaya kepatuhan yang ditanggung wajib pajak. Tingginya biaya kepatuhan membuat UMKM tak bersedia untuk masuk ke dalam sistem pajak dan mematuhi ketentuan pajak.

Baca Juga: PPS Sisa 5 Hari, Deklarasi Harta Luar Negeri Melejit ke Rp31,7 Triliun

"Namun demikian, ada peluang yang besar bagi otoritas pajak untuk meningkatkan pelayanan guna menekan biaya kepatuhan dan mendorong kepatuhan sukarela," sebut ADB dalam laporan berjudul A Comprehensive Assessment of Tax Capacity in Southeast Asia, Kamis (2/12/2021).

Menurut ADB, kepatuhan wajib pajak orang pribadi dan UMKM seharusnya dapat ditingkatkan oleh otoritas pajak dengan menyederhanakan administrasi pajak, mulai dari registrasi, pelaporan, hingga pembayaran pajak.

Simplifikasi dapat dilakukan dengan cara menyederhanakan struktur tarif PPh orang pribadi dan PPh badan, mendukung penggunaan cash based accounting untuk pelaporan PPh badan dan PPN, dan mengurangi frekuensi pelaporan pajak.

Baca Juga: Lagi, Profesional DDTC Lulus S-2 di Tilburg University Belanda

Selain itu, otoritas pajak juga perlu memaksimalkan penggunaan teknologi informasi (IT) seperti big data dan blockchain. Menurut ADB, penggunaan IT dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada wajib pajak sekaligus meningkatkan kontrol otoritas atas informasi dan wajib pajak.

“Informasi dan data perpajakan yang dikelola melalui sistem IT yang mumpuni bisa digunakan untuk memonitor risiko-risiko ketidakpatuhan wajib pajak,” sebut ADB.

Bagi wajib pajak, sistem IT yang mumpuni juga dapat meningkatkan kemudahan dalam membayar pajak. Hal ini tercermin dari makin banyaknya negara Asia Tenggara yang memanfaatkan e-filing dan e-payment untuk meningkatkan pemungutan pajak. (rig)

Baca Juga: Tarif Bea Keluar Atas CPO Naik, Penerimaan Diyakini Ikut Melesat

Topik : ADB, asia tenggara, pajak internasional, shadow economy, penerimaan pajak, pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 24 Juni 2022 | 12:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Setoran Pajak Seluruh Sektor Utama Tumbuh Dua Digit, Ini Perinciannya

Jum'at, 24 Juni 2022 | 11:30 WIB
KONSENSUS PAJAK GLOBAL

Inggris Pilih Tunda Implementasi Pajak Minimum Global, Ini Alasannya

Jum'at, 24 Juni 2022 | 10:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

PPS Segera Berakhir, DJP Makin Gencar Sosialisasi ke Wajib Pajak

Jum'at, 24 Juni 2022 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN FISKAL

Soal Nasib Kelanjutan Insentif Fiskal, Dirjen Pajak Buka Suara

berita pilihan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:30 WIB
DATA PPS HARI INI

PPS Sisa 5 Hari, Deklarasi Harta Luar Negeri Melejit ke Rp31,7 Triliun

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:01 WIB
LAPORAN DARI BELANDA

Lagi, Profesional DDTC Lulus S-2 di Tilburg University Belanda

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS KEPABEANAN

Ketentuan Bea Masuk Pembalasan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:45 WIB
PENERIMAAN PERPAJAKAN

Tarif Bea Keluar Atas CPO Naik, Penerimaan Diyakini Ikut Melesat

Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Tarif Cukai Rokok Bakal Naik Lagi Tahun Depan? Begini Kata Kemenkeu

Sabtu, 25 Juni 2022 | 09:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

WP Ungkap Harta Tak Sesuai Sebenarnya Bisa Kena Pembatalan Suket PPS

Sabtu, 25 Juni 2022 | 08:15 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Pengawasan akan Makin Kencang Pasca-PPS! WP Badan UMKM Perlu Ingat Ini

Sabtu, 25 Juni 2022 | 07:45 WIB
SELEBRITAS

Lewat Jaran Goyang, Nella Kharisma Ajak Wajib Pajak Ikut PPS

Sabtu, 25 Juni 2022 | 07:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Pertumbuhan Penerimaan Pajak Double Digit Belum Tentu Lanjut Terus