Review
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Desember 2021 | 12:38 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 30 November 2021 | 08:13 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Minggu, 28 November 2021 | 10:07 WIB
Kepala KPP Pratama Gianyar Moch. Luqman Hakim
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Komunitas
Selasa, 30 November 2021 | 11:40 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Minggu, 28 November 2021 | 19:45 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Jum'at, 26 November 2021 | 16:17 WIB
AGENDA PAJAK - DDTC ACADEMY
Jum'at, 26 November 2021 | 16:13 WIB
UNIVERSITAS PARAHYANGAN
Reportase
Perpajakan.id

Insentif Penundaan Pembayaran dan Penghapusan Sanksi Pajak Diberikan

A+
A-
1
A+
A-
1
Insentif Penundaan Pembayaran dan Penghapusan Sanksi Pajak Diberikan

Ilustrasi. Pengemudi ojek daring mengambil pesanan makanan di salah satu restoran di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/7/2021). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc.

BOGOR, DDTCNews - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan insentif berupa penundaan pembayaran sekaligus penghapusan sanksi keterlambatan atas 4 jenis pajak.

Adapun keempat jenis pajak yang mendapatkan insentif penundaan pembayaran antara lain pajak restoran, pajak hotel, pajak hiburan, dan pajak parkir. Insentif ini diberikan guna meringankan beban wajib pajak pada masa pandemi Covid-19.

"[Pandemi] menyebabkan wajib pajak mengalami penurunan omzet. Jatuh tempo pembayaran pajak untuk masa pajak Juli dan Agustus adalah 27 September 2021," ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor Deni Hendana, dikutip pada Selasa (10/8/2021).

Baca Juga: Diskon Tarif PPN Listrik Diperpanjang Sampai Akhir 2021

Selain memberikan insentif penundaan pembayaran, Pemkot Bogor juga memberikan pemutihan atas sanksi denda keterlambatan pembayaran pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, dan pajak parkir yang terutang hingga masa pajak Juni 2021.

Bila wajib pajak membayar tunggakan keempat jenis pajak tersebut pada 2 Agustus 2021 hingga 27 September 2021 maka pemutihan pajak akan diberikan. Tagihan yang terlanjur terbit juga bisa dicabut.

"Terhadap surat tagihan pajak daerah (STPD) sanksi administrasi denda keterlambatan yang sudah terbit, bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran pokok pajak, dilakukan pembatalan STPD tanpa permohonan wajib pajak," ujar Deni seperti dilansir inilahkoran.com.

Baca Juga: Pengusaha Keluhkan Tak Bisa Klaim Insentif, Industri Terancam Mandek

Di luar pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, dan pajak parkir, Pemkot Bogor juga memberikan insentif pengurangan terutang bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

Adapun insentif BPHTB diberikan sejak 2 Agustus 2021 hingga 30 September 2021 dengan pengurangan sebesar 10%. (kaw)

Baca Juga: PLN Usul Insentif Pajak Mobil Listrik Ditambah, Ini Respons Kemenkeu
Topik : Kota Bogor, insentif pajak, pembayaran pajak, pemutihan pajak, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 01 Desember 2021 | 09:30 WIB
KOTA BOGOR

PPKM Diasumsikan Usai, Target Penerimaan Pajak 2022 Naik 34%

Selasa, 30 November 2021 | 19:00 WIB
PROVINSI JAWA TENGAH

Penerimaan PBB Tembus Target, Kepala Desa Dapat Penghargaan

Selasa, 30 November 2021 | 11:33 WIB
KABUPATEN MALANG

Setoran PBB-P2 Lunas 100%, 6 Desa Dapat Penghargaan

berita pilihan

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:30 WIB
ITALIA

Diskon Tarif PPN Listrik Diperpanjang Sampai Akhir 2021

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN

Apa Itu Satgas Patroli Laut?

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:30 WIB
PAKISTAN

Pengusaha Keluhkan Tak Bisa Klaim Insentif, Industri Terancam Mandek

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:26 WIB
PMK 171/2021

PMK Baru, Sri Mulyani Atur Pelaksanaan Sistem SAKTI

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:00 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Jokowi Ingin Pandemi Jadi Momentum untuk Transformasi Ekonomi

Jum'at, 03 Desember 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penyusunan Aturan Pelaksana UU HPP Dikebut, DJP: PPS Paling Urgen

Jum'at, 03 Desember 2021 | 17:24 WIB
KPP PRATAMA BEKASI BARAT

Tunggakan Rp701 Juta Tak Dilunasi, Rekening Wajib Pajak Disita DJP

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pajaki Orang Kaya, DJP Perlu Antisipasi Passive Income

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:39 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Sudah Ada Kantor Pajak yang Catatkan Penerimaan Lebih dari 100%

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:30 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Kencangkan Pengawasan, Petugas Pajak Aktif Kunjungan Sampaikan SP2DK