Fokus
Data & Alat
Selasa, 24 Mei 2022 | 20:00 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Gali Data WP, Petugas Pajak Datangi Pelaku UMKM Bengkel Mobil

A+
A-
3
A+
A-
3
Gali Data WP, Petugas Pajak Datangi Pelaku UMKM Bengkel Mobil

Petugas dari KP2KP Tanjung Selor saat melakukan visit ke salah satu WP yang memiliki usaha bengkel. (foto: Ditjen Pajak)

BULUNGAN, DDTCNews - Menjelang tutup tahun 2021, Ditjen Pajak (DJP) tetap aktif menjalankan penyisiran potensi penerimaan. Salah satunya dilakukan oleh unit vertikal DJP, Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Tanjung Selor di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara belum lama ini.

Dikutip dari siaran pers Ditjen Pajak, KP2KP Tanjung Selor menugaskan 2 orang petugasnya untuk melakukan kunjungan lapangan ke pelaku usaha bidang perbaikan dan aksesoris mobil. Deni Hermawan, salah satu petugas yang melakukan visit, mengatakan kunjungan dilakukan untuk pembaruan data wajib pajak.

Tak cuma itu, petugas juga memberikan edukasi kepada pelaku usaha terkait kewajiban pajaknya. Wajib pajak pun, ujar Deni, menyambut kedatangan petugas dan menerima penjelasan dengan baik.

Baca Juga: DJP Leburkan Kegiatan Pemeriksaan & Pengawasan, Ternyata Ini Tujuannya

"Kami sampaikan kewajiban pajak UMKM, yaitu pembayaran PPh final sebesar 0,5% dan pelaporan SPT Tahunan," ujar Deni, dikutip Senin (28/12/2021).

Kunjungan lapangan ini juga dimanfaatkan petugas untuk mempromosikan layanan terbaru berupa aplikasi M-Pajak. Fasilitas ini diberikan untuk memudahkan WP dalam menerbitkan kode billing. Deni mengaku banyak menerima keluhan dari wajib pajak terkait pembuatan kode billing karena dianggap masih kurang efektif.

"Dengan aplikasi M-Pajak ini diharapkan bisa membantuk WP UMKM dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya karena tak perlu lagi datang ke kantor pajak," ujar Deni.

Baca Juga: Update Daftar Wajib Pajak Prioritas Pengawasan Tiap Kuartal

Kegiatan penyuluhan lapangan memang menjadi salah satu tugas KP2KP. Setidaknya terdapat 7 fungsi yang diselenggarakan KP2KP. Pertama, melakukan pelayanan dan penyuluhan pajak. Kedua, menjadi tempat pendaftaran WP dan/atau pengukuhan PKP. Ketiga, memberikan bimbingan dan konsultasi teknis perpajakan.

Keempat, melakukan pengamatan, pembuatan, dan pemutakhiran profil potensi perpajakan. Kelima, melakukan pengawasan kepatuhan kewajiban perpajakan WP tertentu. Keenam, memberikan dukungan pelaksanaan tugas dan fungsi KPP Pratama. Ketujuh, melaksanakan administrasi kantor. (sap)

Baca Juga: Libatkan Pemeriksa & AR, DJP Uji Coba Pengawasan Pajak Pola Kerja Tim
Topik : pengawasan pajak, kepatuhan pajak, pemeriksaan pajak, KPDL, basis data, rasio pajak, SPD2K, KP2KP, penyuluhan pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Jum'at, 27 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tanda Pengenal Wajib Pajak Pakai NIK, NPWP Bakal Dihapus Bertahap

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:54 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa PPN Perbedaan Waktu Pengakuan Transaksi Pembelian

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Omzet Rp500 Juta Tak Kena Pajak, DJP: Bukan untuk UMKM WP Badan

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Surat Tanggapan dalam Proses Gugatan Pajak?

Jum'at, 27 Mei 2022 | 16:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Sudah Ikut PPS, Gubernur Ajak Warganya Juga Ungkapkan Hartanya

Jum'at, 27 Mei 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP Leburkan Kegiatan Pemeriksaan & Pengawasan, Ternyata Ini Tujuannya

Jum'at, 27 Mei 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK

Tata Cara Pembatalan Faktur Pajak di e-Faktur 3.2

Jum'at, 27 Mei 2022 | 14:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Restitusi Pajak Diprediksi Meningkat, DJP: Berkat Tingginya Impor