Berita
Kamis, 09 April 2020 | 10:27 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Kamis, 09 April 2020 | 09:57 WIB
DIRJEN PERBENDAHARAAN ANDIN HADIYANTO:
Kamis, 09 April 2020 | 08:20 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 08 April 2020 | 19:00 WIB
KOREA SELATAN
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 April 2020 | 09:12 WIB
KURS PAJAK 8 APRIL-14 APRIL 2020
Selasa, 07 April 2020 | 13:30 WIB
STATISTIK DAYA SAING PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 14:31 WIB
PROFESI
Komunitas
Selasa, 07 April 2020 | 17:08 WIB
UNIVERSITAS DIPONEGORO
Selasa, 07 April 2020 | 16:45 WIB
STISIPOL PAHLAWAN 12 BANGKA
Kamis, 02 April 2020 | 15:11 WIB
LEE JI-EUN:
Selasa, 31 Maret 2020 | 09:52 WIB
PROGRAM BEASISWA
Reportase

Fasilitas Tax Holiday Bakal Diperluas hingga Lima Sektor Usaha

A+
A-
1
A+
A-
1
Fasilitas Tax Holiday Bakal Diperluas hingga Lima Sektor Usaha

ilustrasi.

NAYPYIDAW, DDTCNews—Pemerintah Myanmar menetapkan lima sektor usaha prioritas untuk setiap 14 negara bagian. Nanti, setiap sektor bisnis prioritas itu akan mendapat fasilitas tax holiday selama 3-7 tahun.

Selama ini, sektor usaha prioritas Myanmar adalah pertanian, manufaktur, dan infrastruktur. Namun kini, sektor usaha prioritas itu diperluas untuk menarik lebih banyak investor datang ke negara tersebut.

Diawali pada negara bagian Chin, pemerintah menetapkan lima sektor investasi prioritas adalah perhotelan dan pariwisata, listrik, pertanian, peternakan, serta pengembangan zona industri.

Baca Juga: Efek Corona, 54 Perusahaan Petrokimia Dapat Relaksasi Pajak

Berikutnya adalah negara bagian Kayah. Di Kayah, sektor usaha yang menjadi prioritas di antaranya seperti sektorperhotelan dan pariwisata, pertanian, manufaktur, kelistrikan, dan pertambangan.

Di negara bagian Kayin, lima sektor investasi prioritas utamanya adalah pertanian, hotel dan pariwisata, manufaktur, logistik, dan listrik. Selama ini, sektor pariwisata dan pertanian menjadi penggerak utama ekonomi Negara Bagian Kayah.

Lima sektor investasi prioritas teratas di negara bagian Rakhine adalah pertanian dan layanan terkaitnya, peternakan dan perikanan, layanan pendidikan, pembangunan infrastruktur dan transportasi, serta hotel dan pariwisata.

Baca Juga: Pandemi Corona Jadi Momen Pas untuk Capai Kesepakatan Pajak Digital

Para investor bisa mendapat tax holiday hingga tujuh tahun, untuk setiap sektor yang dipromosikan di Kayah, Kayin dan Rakhine.

Lima sektor investasi prioritas di negara bagian Shan adalah perhotelan dan pariwisata, pertanian, listrik, manufaktur terutama berbasis agro, dan layanan teknologi informasi.

Sementara itu, lima sektor investasi prioritas di wilayah Sagaing adalah pertanian, peternakan, pengembangan infrastruktur, hotel dan pariwisata, dan pertambangan.

Baca Juga: Contoh Menghitung Time Test untuk BUT Pemberian Jasa

Di wilayah Mandalay, lima sektor investasi prioritasnya meliputi manufaktur, perhotelan dan pariwisata, pertanian, peternakan, serta properti, terutama perumahan berbiaya rendah.

Lima sektor investasi prioritas di wilayah Magway adalah pertanian, peternakan, listrik, manufaktur, serta perhotelan dan pariwisata.

Di negara bagian Kachin, lima sektor investasi prioritasnya adalah pertanian, manufaktur, perhotelan dan pariwisata, logistik, serta properti.

Baca Juga: DJP: Sistem Pengajuan Insentif Pajak Efek Covid-19 Sudah Lancar

Lima sektor investasi prioritas di Mon adalah pertanian, peternakan dan perikanan, manufaktur, layanan perawatan kesehatan, dan ekowisata. Industri pariwisata memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi negara bagian tersebut.

Di wilayah Ayeyarwady, lima sektor investasi prioritasnya adalah pertanian, peternakan dan perikanan, hotel dan pariwisata, transportasi dan komunikasi, serta listrik.

Lima sektor investasi prioritas di wilayah Tanintharyi adalah pembangunan jalan dan jembatan, listrik, peternakan, pembibitan dan perikanan, sumber daya alam dengan fokus produksi mutiara dan pertambangan, serta pertanian.

Baca Juga: Ditjen Pajak Siapkan Pedoman Penyesuaian Angsuran PPh Pasal 25

Setiap investasi dalam lima sektor yang dipromosikan di Shan, Mandalay, Sagaing, Tanintharyi, Ayeyarwady, Mon, dan Kachin bisa mendapat tax holiday selama lima atau tujuh tahun.

Sementara itu, lima sektor investasi prioritas di Wilayah Persatuan Nay Pyi Taw adalah pertanian, peternakan dan perikanan, manufaktur, layanan distribusi dan transportasi, serta layanan pendidikan. Setiap investasi di sektor yang dipromosikan di Wilayah Serikat Nay Pyi Taw bisa mendapat tax holiday untuk lima tahun.

Dilansir dari Myanmar Times, untuk wilayah Bago, sektor investasi prioritasnya adalah listrik terutama pembangkit listrik tenaga surya, pembangunan zona industri, membangun resor alam, pembangunan perumahan murah, dan peternakan.

Baca Juga: Efek Corona, Pembayaran Cukai Minuman Keras Bisa Ditangguhkan

Sementara di wilayah Yangon, sektor investasi prioritasnya meliputi manufaktur, infrastruktur, teknologi informasi, hotel dan pariwisata, serta layanan pendidikan. Setiap investasi dalam sektor yang dipromosikan bisa mendapat tax holiday tiga atau lima tahun. (rig)

Diawali pada negara bagian Chin, pemerintah menetapkan lima sektor investasi prioritas adalah perhotelan dan pariwisata, listrik, pertanian, peternakan, serta pengembangan zona industri.

Baca Juga: Efek Corona, 54 Perusahaan Petrokimia Dapat Relaksasi Pajak

Berikutnya adalah negara bagian Kayah. Di Kayah, sektor usaha yang menjadi prioritas di antaranya seperti sektorperhotelan dan pariwisata, pertanian, manufaktur, kelistrikan, dan pertambangan.

Di negara bagian Kayin, lima sektor investasi prioritas utamanya adalah pertanian, hotel dan pariwisata, manufaktur, logistik, dan listrik. Selama ini, sektor pariwisata dan pertanian menjadi penggerak utama ekonomi Negara Bagian Kayah.

Lima sektor investasi prioritas teratas di negara bagian Rakhine adalah pertanian dan layanan terkaitnya, peternakan dan perikanan, layanan pendidikan, pembangunan infrastruktur dan transportasi, serta hotel dan pariwisata.

Baca Juga: Pandemi Corona Jadi Momen Pas untuk Capai Kesepakatan Pajak Digital

Para investor bisa mendapat tax holiday hingga tujuh tahun, untuk setiap sektor yang dipromosikan di Kayah, Kayin dan Rakhine.

Lima sektor investasi prioritas di negara bagian Shan adalah perhotelan dan pariwisata, pertanian, listrik, manufaktur terutama berbasis agro, dan layanan teknologi informasi.

Sementara itu, lima sektor investasi prioritas di wilayah Sagaing adalah pertanian, peternakan, pengembangan infrastruktur, hotel dan pariwisata, dan pertambangan.

Baca Juga: Contoh Menghitung Time Test untuk BUT Pemberian Jasa

Di wilayah Mandalay, lima sektor investasi prioritasnya meliputi manufaktur, perhotelan dan pariwisata, pertanian, peternakan, serta properti, terutama perumahan berbiaya rendah.

Lima sektor investasi prioritas di wilayah Magway adalah pertanian, peternakan, listrik, manufaktur, serta perhotelan dan pariwisata.

Di negara bagian Kachin, lima sektor investasi prioritasnya adalah pertanian, manufaktur, perhotelan dan pariwisata, logistik, serta properti.

Baca Juga: DJP: Sistem Pengajuan Insentif Pajak Efek Covid-19 Sudah Lancar

Lima sektor investasi prioritas di Mon adalah pertanian, peternakan dan perikanan, manufaktur, layanan perawatan kesehatan, dan ekowisata. Industri pariwisata memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi negara bagian tersebut.

Di wilayah Ayeyarwady, lima sektor investasi prioritasnya adalah pertanian, peternakan dan perikanan, hotel dan pariwisata, transportasi dan komunikasi, serta listrik.

Lima sektor investasi prioritas di wilayah Tanintharyi adalah pembangunan jalan dan jembatan, listrik, peternakan, pembibitan dan perikanan, sumber daya alam dengan fokus produksi mutiara dan pertambangan, serta pertanian.

Baca Juga: Ditjen Pajak Siapkan Pedoman Penyesuaian Angsuran PPh Pasal 25

Setiap investasi dalam lima sektor yang dipromosikan di Shan, Mandalay, Sagaing, Tanintharyi, Ayeyarwady, Mon, dan Kachin bisa mendapat tax holiday selama lima atau tujuh tahun.

Sementara itu, lima sektor investasi prioritas di Wilayah Persatuan Nay Pyi Taw adalah pertanian, peternakan dan perikanan, manufaktur, layanan distribusi dan transportasi, serta layanan pendidikan. Setiap investasi di sektor yang dipromosikan di Wilayah Serikat Nay Pyi Taw bisa mendapat tax holiday untuk lima tahun.

Dilansir dari Myanmar Times, untuk wilayah Bago, sektor investasi prioritasnya adalah listrik terutama pembangkit listrik tenaga surya, pembangunan zona industri, membangun resor alam, pembangunan perumahan murah, dan peternakan.

Baca Juga: Efek Corona, Pembayaran Cukai Minuman Keras Bisa Ditangguhkan

Sementara di wilayah Yangon, sektor investasi prioritasnya meliputi manufaktur, infrastruktur, teknologi informasi, hotel dan pariwisata, serta layanan pendidikan. Setiap investasi dalam sektor yang dipromosikan bisa mendapat tax holiday tiga atau lima tahun. (rig)

Topik : tax holiday, sektor usaha prioritas, insentif pajak, myanmar, investasi, internasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
0/1000
artikel terkait
Sabtu, 04 April 2020 | 10:00 WIB
KAMBOJA
Jum'at, 03 April 2020 | 09:41 WIB
AMERIKA SERIKAT
Kamis, 02 April 2020 | 16:41 WIB
PMK 23/2020
berita pilihan
Kamis, 09 April 2020 | 10:27 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Kamis, 09 April 2020 | 09:57 WIB
DIRJEN PERBENDAHARAAN ANDIN HADIYANTO:
Kamis, 09 April 2020 | 09:19 WIB
OPINI
Kamis, 09 April 2020 | 08:20 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 08 April 2020 | 19:00 WIB
KOREA SELATAN
Rabu, 08 April 2020 | 18:15 WIB
PROFIL PERPAJAKAN SERBIA
Rabu, 08 April 2020 | 17:20 WIB
MEMO PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 08 April 2020 | 16:42 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 08 April 2020 | 16:22 WIB
TIPS E-BUPOT