Fokus
Literasi
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:00 WIB
PROFIL PAJAK PROVINSI SUMATRA BARAT
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 03 Juli 2020 | 11:15 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Rabu, 01 Juli 2020 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 1 JULI-7 JULI 2020
Selasa, 30 Juni 2020 | 14:14 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Minggu, 28 Juni 2020 | 15:12 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Dua Profesional DDTC Ikuti Kursus Transfer Pricing di WU Austria

A+
A-
1
A+
A-
1
Dua Profesional DDTC Ikuti Kursus Transfer Pricing di WU Austria

Yurike Yuki (kiri) dan Verawaty (kanan) di Kampus WU Vienna, Austria.

VIENNA, DDTCNews – Memasuki akhir pekan di bulan April 2018, DDTC kembali mengirimkan dua profesionalnya, yaitu Verawaty dan Yurike Yuki yang merupakan Specialist Divisi Transfer Pricing DDTC untuk mengikuti kursus yang bertajuk Advanced Transfer Pricing Course (General Topics). Kursus tersebutdiselenggarakan oleh Institute for Austrian and International Tax Law Vienna di WU Vienna University of Economics and Business.

Kursus ini diikuti oleh peserta dari 25 negara yang berbeda antara lain: Australia, Austria, Bosnia & Herzegovina, Kolombia, Finlandia, Jerman, Yunani, Hungaria, India, Irlandia, Italia, Kazakhstan, Liechtenstein, Lithuania, Luxembourg, Norwegia, Polandia, Rusia, Slovenia, Swiss, Inggris, Ukrania, Zambia, dan tentunya Indonesia.

Para pengajar dalam kursus tersebut adalah pakar transfer pricing internasional yang terkemuka, antara lain yaitu: Prof. Dr. Alfred Storck dan Dr. Raffaele Petruzzi dari WU Vienna University of Economics and Business, Dr. Sven Bremer dari Siemens Munich, Hans Pijl yang merupakan hakim paruh waktu di The Hague Court of Appeals, Dr. Giammarco Cottani dari Ludovici Piccone & Partners Milan, dan lainnya.

Baca Juga: Mengupas Prinsip Arm’s length Pasca-BEPS

Kursus ini berlangsung dari tanggal 23 April hingga 27 April 2018. Selama 5 hari, kursus ini dibagi menjadi beberapa topik sebagai berikut:

Pada hari pertama, materi yang diangkat adalah pengenalan transfer pricing, analisis Value Chain global, serta penentuan atribusi laba ke Bentuk Usaha Tetap atau Permanent Establishments. Selain penyampaian teori dari pengajar, pada hari pertama para peserta juga berkesempatan untuk mengikuti Workshop yang dibawakan oleh Hans Pijl. Setelah itu, hari pertama akan ditutup dengan jamuan makan malam yang disebut Heurigen.

Selanjutnya, hari kedua diisi dengan pemaparan materi mengenai metode transfer pricing dengan pokok pembahasan terkait penggunaan lebih dari satu metode, safe-harbours, dan penggunaan valuasi keuangan.

Baca Juga: Sengketa Pajak atas Koreksi Analisis Benchmarking di Tingkat Keberatan

Pada hari ketiga, Dr. Giammarco Cottani akan membahas mengenai pendekatan administratif pajak dalam meminimalkan/menghindari sengketa transfer pricing. Topik ini akan mengupas tuntas pengaturan mengenai APA, MAP, arbitrase, dan lain sebagainya.

Kemudian, di hari keempat akan membahas mengenai manajemen risiko dan kepatuhan transfer pricing, pemeriksaan pajak, dan dilanjutkan dengan membahas transfer pricing di negara maju dan negara berkembang.

Pada hari terakhir, kursus ini ditutup dengan pembahasan mengenai Intra Group Services, Intra Group Financing, serta Intangibles dalam ranah transfer pricing.

Baca Juga: Keterangan Resmi DJP Soal Pengecualian Pengenaan PPh dalam PMK 68/2020

Selain kursus 5 hari tersebut, dua profesional DDTC juga berkesempatan untuk mengikuti Workshop tambahan pada hari Selasa dan Kamis (setelah kursus utama selesai) tentang transfer pricing di industri manajemen aset dan Cash Pooling.

Sebagai informasi, meskipun Verawaty baru bekerja kurang dari 2 tahun dan Yurike Yuki bekerja kurang dari 1 tahun di DDTC, mereka sudah diberikan beasiswa secara penuh (termasuk akomodasi) untuk mengikuti kursus transfer pricing di Vienna. Selain itu, juga diberi kesempatan selama dua hari untuk mengunjungi berbagai objek wisata yang ada di Austria dan semuanya ditanggung oleh DDTC sebagai salah satu bagian dari Human Resource Development Program (HRDP). Selain kursus di mancanegara, bentuk HRDP juga berupa pemberian beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan S2 di universitas terkemuka di dunia. Ini menandakan bahwa DDTC memiliki komitmen yang tinggi dalam mengembangkan kualitas ilmu perpajakan para profesionalnya.

Baca Juga: Jika Dialokasikan Sebagai Dana Abadi, Sisa Lebih Bukan Objek PPh
Topik : HRDP, Transfer Pricing, Beasiswa, Reportase
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 22 April 2020 | 19:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Selasa, 21 April 2020 | 09:20 WIB
ANALISIS TAX CONTROL FRAMEWORK
Jum'at, 17 April 2020 | 17:30 WIB
ANALISIS TRANSFER PRICING
Jum'at, 17 April 2020 | 15:58 WIB
ANALISIS TRANSFER PRICING
berita pilihan
Jum'at, 03 Juli 2020 | 19:03 WIB
SE-014/PP/2020
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:33 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:32 WIB
KENORMALAN BARU
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:48 WIB
PER-12/PJ/2020
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:47 WIB
INSENTIF PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:15 WIB
LAYANAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:00 WIB
PROFIL PAJAK PROVINSI SUMATRA BARAT
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:59 WIB
KABUPATEN TABALONG
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:40 WIB
KAMUS PAJAK