Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Dua Penopang Pertumbuhan di 2016

0
0

JAKARTA, DDTCNews – Kementerian Keuangan menjelaskan di tahun ini konsumsi masyarakat dan belanja pemerintah diproyeksikan dapat menopang pertumbuhan Indonesia.

Dari laporan terbaru Bank Dunia berjudul Indonesia Economic Quarterly (IEQ), reformasi kebijakan yang berkelanjutan dapat membantu mengatasi perlambatan permintaan dan gejolak pasar keuangan dunia.

Bank Dunia memproyeksi penerimaan lebih rendah dan defisit fiskal yang lebih tinggi sebesar 2,8% dari PDB. Kendati demikian, menurut perhitungan Bank Dunia, 90% target investasi yang tercantum di APBN 2016 awal tetap akan terpenuhi.

Baca Juga: Sinergi 3 Ditjen Persempit Celah Ketidakpatuhan

“Kebijakan keuangan yang penuh kehati-hatian, peningkatan investasi pemerintah di bidang infrastruktur dan reformasi kebijakan guna memperkuat iklim investasi, telah menopang Indonesia dalam mempertahankan pertumbuhannya di kisaran 5,1%,” kata Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia Rodrigo Chaves, seperti dilansir dari siaran pers Bank Dunia pada Jumat (24/06).

Di sisi lain, tambahnya, Indonesia juga perlu meningkatkan investasi swasta. Ini ditujukan untuk menyeimbangkan tekanan pada pendapatan pemerintah, yang dapat membatasi rencana investasi pemerintah untuk pembangunan infrastruktur. Selain itu, terkait pelemahan sektor komoditas, Indonesia harus mulai memperluas sektor manufaktur dan jasa.

“Ekonomi dunia yang kurang cemerlang dapat membatasi investasi yang diperlukan. Akan tetapi, keberlanjutan reformasi akan membantu Indonesia mendorong kepercayaan investor," tambahnya.

Baca Juga: Sinergi 3 Ditjen Topang Extra Effort Penerimaan Pajak

Bank Dunia mencatat sejumlah reformasi kebijakan telah diumumkan Indonesia sejak bulan September 2015, khususnya perdagangan dan investasi, mulai mengalami deregulasi. Namun, belum dapat dipastikan apakah kebijakan dilaksanakan dengan baik, dan banyak sektor tetap tertutup atau sebagian tertutup untuk investor asing.*

Bank Dunia memproyeksi penerimaan lebih rendah dan defisit fiskal yang lebih tinggi sebesar 2,8% dari PDB. Kendati demikian, menurut perhitungan Bank Dunia, 90% target investasi yang tercantum di APBN 2016 awal tetap akan terpenuhi.

Baca Juga: Sinergi 3 Ditjen Persempit Celah Ketidakpatuhan

“Kebijakan keuangan yang penuh kehati-hatian, peningkatan investasi pemerintah di bidang infrastruktur dan reformasi kebijakan guna memperkuat iklim investasi, telah menopang Indonesia dalam mempertahankan pertumbuhannya di kisaran 5,1%,” kata Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia Rodrigo Chaves, seperti dilansir dari siaran pers Bank Dunia pada Jumat (24/06).

Di sisi lain, tambahnya, Indonesia juga perlu meningkatkan investasi swasta. Ini ditujukan untuk menyeimbangkan tekanan pada pendapatan pemerintah, yang dapat membatasi rencana investasi pemerintah untuk pembangunan infrastruktur. Selain itu, terkait pelemahan sektor komoditas, Indonesia harus mulai memperluas sektor manufaktur dan jasa.

“Ekonomi dunia yang kurang cemerlang dapat membatasi investasi yang diperlukan. Akan tetapi, keberlanjutan reformasi akan membantu Indonesia mendorong kepercayaan investor," tambahnya.

Baca Juga: Sinergi 3 Ditjen Topang Extra Effort Penerimaan Pajak

Bank Dunia mencatat sejumlah reformasi kebijakan telah diumumkan Indonesia sejak bulan September 2015, khususnya perdagangan dan investasi, mulai mengalami deregulasi. Namun, belum dapat dipastikan apakah kebijakan dilaksanakan dengan baik, dan banyak sektor tetap tertutup atau sebagian tertutup untuk investor asing.*

Topik : berita pajak, anggaran, apbn, pertumbuhan ekonomi
artikel terkait
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
berita pilihan
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 13 Maret 2019 | 15:39 WIB
TATA PEMERINTAHAN
Sabtu, 24 September 2016 | 12:03 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Jum'at, 23 Desember 2016 | 10:15 WIB
PENAGIHAN PAJAK
Senin, 29 Oktober 2018 | 09:54 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 09 Januari 2017 | 17:06 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 11 Agustus 2016 | 16:52 WIB
KANWIL DJP YOGYAKARTA
Kamis, 22 September 2016 | 12:01 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 16 Februari 2017 | 09:55 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 21 Maret 2017 | 09:07 WIB
BERITA PAJAK HARI INI