Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

DJBC Berupaya Genjot Ekspor, Ini Fasilitas yang Diberikan

A+
A-
0
A+
A-
0
DJBC Berupaya Genjot Ekspor, Ini Fasilitas yang Diberikan

Ilustrasi. 

JAKARTA, DDTCNews - Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) terus menebar fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) kepada sejumlah perusahaan untuk mendorong peningkatan pengapalan ke luar negeri.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga DJBC Syarif Hidayat mengatakan fasilitas KITE akan membebaskan pengusaha dari bea masuk dan PPN impor saat mengimpor bahan baku, asal diolah atau dirakit untuk kemudian diekspor.

Pengusaha, sambung Syarif, juga akan terbebas dari bea masuk tambahan seperti bea masuk anti-dumping, bea masuk pembalasan, bea masuk safeguard, dan bea masuk imbalan. Hal ini tentu menguntungkan bagi pelaku usaha.

Baca Juga: Operasi Laut, DJBC Sita Ratusan Kilogram Sabu-Sabu Hingga Rokok Ilegal

“Dengan fasilitas KITE ini, perusahaan akan mendapatkan kemudahan berupa pengembalian bea masuk yang berdampak baik bagi cashflow perusahaan. Dengan demikian, dapat meningkatkan daya saing perusahaan, investasi, dan ekspor nasional,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (27/2/2020).

Beberapa izin KITE dalam sepekan terakhir berasal dari Kanwil DJBC Jakarta untuk produsen kawat baja PT Bekaert Wire Indonesia. Kanwil DJBC Jatim II juga memberikan dua izin fasilitas KITE, yang salah satunya kepada PT Honsoar Mapan Cabinetry, perusahaan furnitur dengan pasar ekspor ke Amerika dan Eropa.

Syarif menyebut KITE sebagai salah satu fasilitas fiskal yang akan memudahkan pelaku usaha dalam negeri meningkatkan ekspor. Menurutnya, DJBC akan terus menerbitkan izin fasilitas itu kepada industri yang memenuhi syarat, yaitu badan usaha manufaktur yang berorientasi ekspor.

Baca Juga: Wow, Penerimaan Cukai Etil Alkohol Tumbuh 205,4%

Sebelum memberikan izin fasilitas KITE, DJBC juga berupaya menggali potensi ekspor di daerah dengan memberikan asistensi kepada para pelaku usaha. Syarif berkata biasanya Kanwil DJBC bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengadakan forum koordinasi ekspor dan impor untuk para pengusaha.

Kantor DJBC Pantoloan, misalnya, yang bekerja sama dengan Disperindag Palu, Sulawesi Tengah, menawarkan proses cepat dan mudah untuk pengusaha berorientasi ekspor mendapatkan fasilitas KITE maupun kawasan berikat. Syarif berharap program tersebut akan meningkatkan kegiatan ekspor dan impor langsung di Pelabuhan Pantoloan.

“Pemberian fasilitas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi perekonomian, seperti penyerapan tenaga kerja dan peningkatan daya saing produk,” ujarnya. (kaw)

Baca Juga: Hingga 1 Juli, DJBC Telah Bebaskan Cukai Etil Alkohol Rp1,72 Triliun
Topik : bea cukai, DJBC, KITE, ekspor
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 26 Juni 2020 | 08:32 WIB
PENGAWASAN INTERNAL
Kamis, 25 Juni 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 24 Juni 2020 | 17:14 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Senin, 22 Juni 2020 | 16:23 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
berita pilihan
Sabtu, 11 Juli 2020 | 12:01 WIB
PANDUAN OECD
Sabtu, 11 Juli 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:01 WIB
PROVINSI SULAWESI BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 09:01 WIB
PANDUAN OECD
Sabtu, 11 Juli 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 11 Juli 2020 | 06:01 WIB
DAMPAK KENAIKAN PPN
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:53 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:46 WIB
DDTC NEWSLETTER