Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Diduga Hindari Pajak, Shakira Akhirnya Muncul di Pengadilan

1
1

Shakira. 

JAKARTA, DDTCNews – Artis Shakira akhirnya muncul di Pengadilan Spanyol atas tuduhan penghindaran pajak.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis perusahaan PR Shakira, kemunculan penyanyi asal Kolombia tersebut untuk memberikan klarifikasi terkait fakta urusan pajaknya di Spanyol. Shakira, seperti dikutip dari pernyataan tersebut, selalu memenuhi kewajiban pajak di setiap negara, tempat dia bekerja.

“Segera setelah dia mengetahui berapa banyak utangnya kepada otoritas pajak Spanyol – dan sebelum pengaduan diajukan – Shakira membayar jumlah penuh serta memberikan informasi lengkap kepada kantor pajak. Karena alasan ini, saat ini tidak ada utang sama sekali,” demikian bunyi penggalan pernyataan tersebut, seperti dikutip pada Kamis (6/6/2019).

Baca Juga: Siap-siap, Penghindar Pajak akan Ditangkap

Karena tidak ada lagi pembayaran yang harus dilakukan, lanjutnya, satu-satunya hal yang tersisa untuk dibahas adalah interpretasi aturan ketika Shakira mulai bertanggung jawab untuk membayar pajak sebagai penduduk di Spanyol.

Seperti diketahui, Shakira dituduh menghindari pembayaran pajak senilai 14,5 juta euro atau 13 juta pound sterling. Jaksa penuntut berpendapat penyanyi itu menghindari pajak dengan mengaku tinggal di Bahama ketika dia sebenarnya tinggal (resident) di Catalonia.

Shakira mengubah tempat tinggal pada 2015 dari Bahama ke Spanyol, tempat dia tinggal bersama pasangannya yang juga pemain sepak bola Barcelona Gerard Piqué dan dua putra mereka. Namun, jaksa menuduh dia sudah tinggal di ibukota Catalan antara 2012 hingga 2014.

Baca Juga: Bek Barcelona Ini Terbukti Hindari Pajak

Karena kondisi yang terjadi pada 2012 hingga 2014 itu, Jaksa berpandangan seharusnya Shakira membayar pajak di Spanyol atas pendapatannya dari seluruh dunia selama tahun-tahun itu. Mereka berpendapat bahwa dia adalah penduduk di Spanyol hampir sepanjang tahun dan hanya bepergian ke luar negeri untuk waktu yang singkat.

Namun, perempuan berusia 42 tahun itu mengaku selalu memantau perkembangan pajaknya dan telah memberi kerja sama penuh untuk penyelidikan serta tidak memiliki utang dengan otoritas pajak. Pada Februari 2019, surat kabar Catalan El Periódico melaporkan bahwa penyanyi tersebut telah membayar 14,5 juta euro untuk melunasi utang.

Berdasarkan regulasi yang berlaku di Spanyol, setiap orang menghabiskan setidaknya 183 hari akan dianggap sebagai wajib pajak dan bisa dikenakan pajak sesuai dengan aturan yang berlaku, baik dari penghasilan domestik maupun internasional.

Baca Juga: Sri Mulyani: Data Beneficial Owner Jadi Alat Uji Kepatuhan Wajib Pajak

Namun, jika kurang dari 183 hari, orang tersebut hanya akan dikenakan pajak atas penghasilan yang diperolehnya selama bekerja di dalam negeri. Sementara, penghasilan yang diperolehnya dari luar negeri tidak dikenakan pajak. (kaw)

“Segera setelah dia mengetahui berapa banyak utangnya kepada otoritas pajak Spanyol – dan sebelum pengaduan diajukan – Shakira membayar jumlah penuh serta memberikan informasi lengkap kepada kantor pajak. Karena alasan ini, saat ini tidak ada utang sama sekali,” demikian bunyi penggalan pernyataan tersebut, seperti dikutip pada Kamis (6/6/2019).

Baca Juga: Siap-siap, Penghindar Pajak akan Ditangkap

Karena tidak ada lagi pembayaran yang harus dilakukan, lanjutnya, satu-satunya hal yang tersisa untuk dibahas adalah interpretasi aturan ketika Shakira mulai bertanggung jawab untuk membayar pajak sebagai penduduk di Spanyol.

Seperti diketahui, Shakira dituduh menghindari pembayaran pajak senilai 14,5 juta euro atau 13 juta pound sterling. Jaksa penuntut berpendapat penyanyi itu menghindari pajak dengan mengaku tinggal di Bahama ketika dia sebenarnya tinggal (resident) di Catalonia.

Shakira mengubah tempat tinggal pada 2015 dari Bahama ke Spanyol, tempat dia tinggal bersama pasangannya yang juga pemain sepak bola Barcelona Gerard Piqué dan dua putra mereka. Namun, jaksa menuduh dia sudah tinggal di ibukota Catalan antara 2012 hingga 2014.

Baca Juga: Bek Barcelona Ini Terbukti Hindari Pajak

Karena kondisi yang terjadi pada 2012 hingga 2014 itu, Jaksa berpandangan seharusnya Shakira membayar pajak di Spanyol atas pendapatannya dari seluruh dunia selama tahun-tahun itu. Mereka berpendapat bahwa dia adalah penduduk di Spanyol hampir sepanjang tahun dan hanya bepergian ke luar negeri untuk waktu yang singkat.

Namun, perempuan berusia 42 tahun itu mengaku selalu memantau perkembangan pajaknya dan telah memberi kerja sama penuh untuk penyelidikan serta tidak memiliki utang dengan otoritas pajak. Pada Februari 2019, surat kabar Catalan El Periódico melaporkan bahwa penyanyi tersebut telah membayar 14,5 juta euro untuk melunasi utang.

Berdasarkan regulasi yang berlaku di Spanyol, setiap orang menghabiskan setidaknya 183 hari akan dianggap sebagai wajib pajak dan bisa dikenakan pajak sesuai dengan aturan yang berlaku, baik dari penghasilan domestik maupun internasional.

Baca Juga: Sri Mulyani: Data Beneficial Owner Jadi Alat Uji Kepatuhan Wajib Pajak

Namun, jika kurang dari 183 hari, orang tersebut hanya akan dikenakan pajak atas penghasilan yang diperolehnya selama bekerja di dalam negeri. Sementara, penghasilan yang diperolehnya dari luar negeri tidak dikenakan pajak. (kaw)

Topik : Shakira, penghindaran pajak, Spanyol
Komentar
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Kamis, 15 Desember 2016 | 15:01 WIB
DEWI PERSSIK
Kamis, 08 Juni 2017 | 16:35 WIB
JOHNNY DEPP:
Jum'at, 03 Maret 2017 | 13:49 WIB
MONITA TAHALEA:
Kamis, 06 Oktober 2016 | 12:35 WIB
TITI DJ:
berita pilihan
Jum'at, 29 Desember 2017 | 10:20 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Senin, 25 Februari 2019 | 17:53 WIB
KOTA TANGERANG
Senin, 25 Februari 2019 | 09:43 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Kamis, 28 Februari 2019 | 11:34 WIB
DIAN SASTROWARDOYO
Rabu, 27 Maret 2019 | 14:07 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Senin, 16 Juli 2018 | 15:09 WIB
ANDREW WHITE:
Senin, 17 Juli 2017 | 15:03 WIB
RICHARD GUTIERREZ:
Senin, 03 Juli 2017 | 09:02 WIB
ROSSA:
Kamis, 10 November 2016 | 11:35 WIB
AYU TING-TING: