Fokus
Data & Alat
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Rabu, 09 November 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 09 NOVEMBER - 15 NOVEMBER 2022
Rabu, 02 November 2022 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 02 NOVEMBER - 08 NOVEMBER 2022
Reportase

Data Nomor NIK di DJP Berbeda, Wajib Pajak Perlu Lakukan Ini

A+
A-
10
A+
A-
10
Data Nomor NIK di DJP Berbeda, Wajib Pajak Perlu Lakukan Ini

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Pajak (DJP) meminta wajib pajak untuk mengajukan permohonan perubahan data ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdaftar apabila terdapat perbedaan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dimiliki dengan data yang terdaftar di DJP.

Penjelasan otoritas pajak tersebut merespons pertanyaan dari salah satu wajib pajak yang disampaikan melalui media sosial. DJP menyebut permohonan perubahan data dapat disampaikan secara langsung atau melalui pos/jasa ekspedisi/jasa kurir dengan bukti pengiriman surat.

“Dan dilampiri dengan dokumen pendukung yang menunjukkan perubahan data tersebut,” kata DJP di akun Twitter @kring_pajak, Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Apa Itu Big Data dan Big Data Analytic?

Selanjutnya, wajib pajak diharuskan untuk mengisi formulir perubahan data terlebih dahulu. Formulir tersebut dapat diunduh pada tautan https://pajak.go.id/id/formulir-pajak/formulir-perubahan-data-wajib-pajak.

Apabila wajib pajak mengajukan permohonan perubahan data secara langsung ke KPP, DJP meminta wajib pajak untuk mengambil nomor antrean terlebih dahulu di laman http://kunjung.pajak.go.id. Adapun kontak KPP dapat diakses pada http://pajak.go.id/unit-kerja.

Sebagai informasi, Kementerian Keuangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 112/2022 sebagai aturan pelaksana penggunaan nomor induk kependudukan (NIK) sebagai nomor pokok wajib pajak (NPWP).

Baca Juga: Kemenkeu Bidik Setoran Pajak Rokok 2023 Capai Rp22,79 Triliun

Merujuk pada bagian pertimbangan PMK 112/2022, pengaturan NPWP wajib pajak orang pribadi bertujuan memberikan keadilan dan kepastian hukum dalam penggunaan NPWP sehubungan dengan penggunaan NIK sebagai NPWP.

"Terhitung sejak 14 Juli 2022, wajib pajak orang pribadi yang merupakan Penduduk (warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia) menggunakan NIK sebagai NPWP,” bunyi Pasal 2 ayat (1) huruf a PMK 112/2022.

DJP memberikan NPWP kepada wajib pajak orang pribadi dengan cara melakukan aktivasi NIK berdasarkan permohonan wajib pajak atau secara jabatan.

Baca Juga: Sejumlah Provinsi Umumkan Upah Minimum 2023, Jakarta Naik 5,6 Persen

Dalam menggunakan NIK sebagai NPWP, DJP terlebih dahulu melakukan pemadanan dengan data kependudukan pada Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Apabila data identitas wajib pajak sudah cocok dengan data kependudukan maka hasil pemadanan dinyatakan valid. Namun, apabila tidak cocok maka hasil pemadanan dinyatakan tidak valid. (rig)

Baca Juga: Penyampaian SPT Digital Bertambah, Begini Kata Dirjen Pajak

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : kring pajak, pmk 112/2022, NIK, NPWP, DJP, perubahan data, data perpajakan, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 27 November 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Kalah di WTO, Presiden Jokowi Kukuh Lanjutkan Hilirisasi Nikel

Minggu, 27 November 2022 | 08:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

WP Terima Dana Sponsorship, DJP Jelaskan Ketentuan Pajaknya

berita pilihan

Senin, 28 November 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Big Data dan Big Data Analytic?

Senin, 28 November 2022 | 18:03 WIB
PER-13/BC/2021

Ingat! Daftar IMEI di Bea Cukai Maksimal 60 Hari Sejak Kedatangan

Senin, 28 November 2022 | 18:01 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Pajak Korporasi Tumbuh Tertinggi, Kemenkeu: Angsuran PPh Badan Solid

Senin, 28 November 2022 | 18:00 WIB
KPP MADYA JAKARTA BARAT

Surat Setoran Pajak Tak Perlu Dibuat untuk Setiap Transaksi

Senin, 28 November 2022 | 17:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pengajuan Pemindahbukuan Tidak Ada Batas Waktu, Simak Penjelasan DJP

Senin, 28 November 2022 | 17:00 WIB
KABUPATEN BANYUWANGI

459 Kendaraan Dinas Belum Bayar Pajak, Pejabat Daerah Ungkap Sebabnya

Senin, 28 November 2022 | 16:37 WIB
KTT G-20

Jokowi Bakal Bentuk Satgas Khusus untuk Tindaklanjuti Hasil KTT G-20

Senin, 28 November 2022 | 16:30 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI

Catat! Hari Ini Batas Akhir Pengumuman Upah Minimum Provinsi 2023

Senin, 28 November 2022 | 16:00 WIB
PAJAK DAERAH

Kemenkeu Bidik Setoran Pajak Rokok 2023 Capai Rp22,79 Triliun

Senin, 28 November 2022 | 15:45 WIB
IBU KOTA NUSANTARA (IKN)

Sederet Insentif Pajak untuk Financial Center IKN, Ini Daftarnya