Fokus
Data & Alat
Rabu, 26 Januari 2022 | 08:11 WIB
KURS PAJAK 26 JANUARI - 1 FEBRUARI 2022
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Reportase
Perpajakan.id

Cara Mengajukan Pemesanan Pita Cukai Rokok

A+
A-
2
A+
A-
2
Cara Mengajukan Pemesanan Pita Cukai Rokok

PENGUSAHA wajib melekatkan pita cukai untuk setiap produksi bungkus rokok yang dijualnya. Untuk mendapatkan pita cukai, pengusaha rokok harus menyampaikan permohonan permintaan pita cukai kepada Ditjen Bea dan Cukai.

Pita cukai HT disediakan di Kantor Bea dan Cukai Pusat dan Kantor Bea dan Cukai di masing-masing daerah. Adapun pita cukai tersebut disediakan berdasarkan permohonan Penyediaan dan Pemesanan Pita Cukai (P3C).

Untuk diketahui, P3C merupakan dokumen pelengkap cukai yang digunakan pengusaha dalam mengajukan permohonan penyediaan pita cukai sebelum pengajuan dokumen pemesanan pita cukai (CK-1).

Baca Juga: Permudah Proses Kepabeanan, DJBC Diganjar WCO Certificate of Merits

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara mendapatkan pita cukai bagi pengusaha pabrik rokok atau hasil tembakau. Untuk diperhatikan, pengusaha yang dapat mengajukan P3C harus memenuhi beberapa kriteria atau persyaratan.

Pertama, telah memiliki Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) dan tidak dalam kondisi dibekukan. Kedua, memiliki keputusan penetapan tarif cukai yang masih berlaku atas merek yang jenis pitanya diajukan pada P3C hasil tembakau (HT).

Ketiga, tidak memiliki utang cukai yang tidak dibayar pada waktunya, kekurangan cukai, dan/atau sanksi administrasi berupa denda yang belum dibayar sampai dengan tanggal jatuh tempo. Keempat, telah melunasi biaya pengganti dalam waktu yang ditetapkan.

Baca Juga: Sederhanakan Proses Bisnis, Dirjen Bea Cukai Minta TIK Dioptimalkan

Kelima, tak adanya dugaan melakukan pelanggaran pidana di bidang cukai berdasarkan rekomendasi dari unit kerja pengawasan di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai.

Permohonan penyediaan pita cukai kepada kepala Kantor Bea dan Cukai menggunakan dokumen P3C HT sesuai dengan contoh format sebagaimana tercantum dalam lampiran huruf D Perdirjen Bea Cukai No. PER-24/BC/2018.

Setelah itu, kepala Kantor Bea dan Cukai akan meneruskan P3C HT tersebut kepada direktur yang menangani urusan teknis dan fasilitas cukai pada Ditjen Bea dan Cukai, dalam bentuk data elektronik atau tulisan di atas formulir paling lambat pada hari kerja berikutnya.

Baca Juga: Simak Cara Pemberitahuan Pabean Impor dengan Voluntary Declaration

Untuk diperhatikan, permintaan pita cukai di atas 250.000 lembar dilayani di Kantor Bea dan Cukai Pusat. Sementara itu, Kantor Bea dan Cukai di daerah menyediakan permintaan pita cukai sampai dengan 250.000 lembar.

Dokumen P3C paling sedikit memuat identitas perusahaan, jumlah lembar pita cukai yang dipesan, serta tarif cukai. P3C juga dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu P3C Pengajuan Awal, P3C Pengajuan Tambahan (hanya berlaku untuk hasil tembakau), dan P3C Tambahan Izin Kepala Kantor (TIKK).

P3C Pengajuan Awal merupakan P3C yang rutin diajukan. P3C Pengajuan Awal ini hanya dapat dilakukan 1 kali dalam 1 periode persediaan untuk setiap jenis pita cukai. Pengusaha dapat dapat mengajukan permohonan mulai tanggal 1 – 10 untuk kebutuhan 1 bulan berikutnya.

Baca Juga: Insentif dari Kawasan Berikat dan KITE Sudah Terserap Rp47 Triliun

Pengecualian batas waktu P3C Pengajuan Awal tersebut dapat diberikan dalam hal pengusaha baru mendapatkan NPPBKC, pengusaha mengalami kenaikan golongan, atau pengusaha yang NPPBKC-nya diaktifkan kembali setelah pembekuannya dicabut.

Setelah itu, pengusaha dapat mengajukan pemesanan kepada kepala Kantor Bea dan Cukai dengan menggunakan dokumen CK-1 sesuai dengan contoh format sebagaimana tercantum dalam lampiran huruf H Perdirjen Bea Cukai No. PER-24/BC/2018.

Selanjutnya, kepala Kantor Bea dan Cukai akan meneruskan CK-1 kepada direktur yang menangani urusan teknis dan fasilitas cukai pada Ditjen Bea dan Cukai, dalam bentuk data elektronik (SAC-S) atau tulisan di atas formulir.

Baca Juga: Dirjen Bea Cukai Beberkan Strategi Pengumpulan Cukai Rokok 2022

Pembayaran cukai atas dokumen CK-1 dilakukan melalui bank persepsi atau pos persepsi. Cukai yang dibayar juga dilakukan secara tunai, kecuali bagi pengusaha pabrik atau importir barang kena cukai yang mendapat kemudahan penundaan pembayaran cukai.

Pembayaran cukai atas dokumen CK-1 secara tunai harus dibayar pada tanggal yang sama dengan tanggal dokumen CK-1. Untuk CK-1 yang mendapat kemudahan, pembayarannya dilakukan paling lambat pada saat tanggal jatuh tempo sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selesai. Semoga bermanfaat. (rig)

Baca Juga: Apa Itu Penegahan di Bidang Cukai?
Topik : tips cukai, pita cukai, cukai rokok, rokok, barang kena cukai, cukai

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 08 Januari 2022 | 06:30 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Pengenaan Cukai Plastik & Minuman Bergula Tunggu Keputusan Pemerintah

Jum'at, 07 Januari 2022 | 12:00 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Curhat Sri Mulyani ke Deddy Corbuzier, Kena Marah karena Cukai Rokok

Kamis, 06 Januari 2022 | 14:30 WIB
PMK 217/2021

Rokok Elektrik Kini Diatur Spesifik, Aturan Perdagangan BKC Direvisi

berita pilihan

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:41 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Wajib Pajak UMKM Bisa Catat Omzet dan Buat Kode Billing di Fitur Ini

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:30 WIB
KPP PRATAMA PAREPARE

Giliran Nasabah Bank Jadi Sasaran Petugas Pajak Promosikan PPS

Kamis, 27 Januari 2022 | 17:49 WIB
KOTA BANJARMASIN

Perda Baru Dirancang, Atur Pungutan Pajak Atas Perdagangan Online

Kamis, 27 Januari 2022 | 17:35 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Terbit Surat Edaran Soal P3B, KPP Diminta Samakan Pemahaman

Kamis, 27 Januari 2022 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Terlalu Sering Ditanya Soal Pajak Kendaraan, Begini Jawaban DJP

Kamis, 27 Januari 2022 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Simak! Ini Deret Stimulus untuk Pulihkan Sektor Otomotif dan Properti

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Setoran PPh Pasal 21 Naik, Kemenkeu: Upah Pegawai Mulai Membaik

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sambut Pajak Minimum Global, Insentif Pengganti Tax Holiday Belum Siap