Fokus
Literasi
Kamis, 05 Agustus 2021 | 09:00 WIB
RESENSI JURNAL
Rabu, 04 Agustus 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 04 Agustus 2021 | 17:15 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 04 Agustus 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 04 Agustus 2021 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 4 - 10 AGUSTUS 2021
Senin, 02 Agustus 2021 | 17:00 WIB
KMK 43/2021
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Cara Membayar Pajak Kendaraan Melalui Aplikasi Samolnas

A+
A-
4
A+
A-
4
Cara Membayar Pajak Kendaraan Melalui Aplikasi Samolnas

TIDAK hanya pemerintah pusat, insentif pajak juga menjadi salah satu strategi pemerintah daerah di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya adalah memberikan relaksasi atau insentif atas pajak kendaraan bermotor.

Insentif atas pajak kendaraan bermotor (PKB) mungkin bisa dibilang menjadi kebijakan yang terpopuler di daerah, tak terkecuali Pemprov DKI Jakarta. Mereka menawarkan insentif pajak berupa pemutihan denda PKB.

Selain insentif, berbagai kemudahan juga diberikan pemerintah daerah kepada para pemilik kendaraan dalam membayar pajak di antaranya membayar pajak secara online atau daring melalui aplikasi.

Baca Juga: Cara Membuat Nota Retur untuk Faktur Pajak

Salah satu aplikasi pembayaran PKB di antaranya adalah Samsat Online Nasional (Samolnas) yang bisa diunduh pada Google Play Store. Samolnas ini merupakan hasil kerja sama antara Korlantas Polri, Kemendagri, dan Jasa Raharja.

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara membayar pajak kendaraan atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tahunan melalui aplikasi Samolnas. Mula-mula, silakan unduh aplikasi Samolnas terlebih dahulu. Setelah selesai, silakan akses aplikasi tersebut.

Pada menu utama Samolnas, klik Pendaftaran. Nanti, Anda akan melihat sejumlah ketentuan penggunaan Samolnas antara lain kendaraan harus atas nama sendiri, bila tidak maka akan diminta balik nama terlebih dahulu.

Baca Juga: Cara Input Nota Retur Faktur Pajak di e-Faktur 3.0

Lalu, Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (TBPKP) atau Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) dan stiker pengesahan STNK akan dikirimkan ke alamat yang tertera di STNK. Jika Anda setuju, silakan klik Setuju.

Setelah itu, Anda akan diarahkan untuk mengisi data mulai dari nomor polisi, nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor rangka, nomor ponsel dan email pribadi. Untuk diperhatikan, saat mengisi nomor polisi, seluruh huruf diketik kapital. Jika sudah selesai silakan klik Lanjutkan.

Anda kemudian akan melihat perincian data mengenai pemilik, kendaraan, biaya yang harus dibayar. Setelah itu, klik Setuju dan Anda akan mendapatkan Kode Bayar dan tenggat waktu pembayaran.

Baca Juga: Cara agar Sumbangan Penanganan Covid-19 Dapat Jadi Pengurang Pajak

Untuk pembayarannya, Anda bisa melihat Panduan di menu utama aplikasi Salmonas untuk masing-masing bank. Pembayaran juga bisa melalui e-commerce seperti Bukalapak. Silakan dipilih sesuai keinginan Anda.

Jika sudah membayar, Anda bisa mengecek bukti pembayaran pada menu e-Pengesahan STNK. Untuk melihat perincian bukti pembayaran elektronik, silakan klik Lihat. Setelah itu, Anda tinggal menunggu datangnya pengesahan yang resmi dari Samsat Nasional. Selesai. Mudah kan? (Bsi)

Baca Juga: Cara Mengatasi Nomor Seri Faktur Pajak Tidak Otomatis
Topik : samolnas, membayar pajak kendaraan, tips pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Kamis, 05 Agustus 2021 | 11:15 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pajak Transaksi Elektronik Tidak Akan Diterapkan? Ini Kata BKF

Kamis, 05 Agustus 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Contoh Penghitungan Pajak Penghasilan Musisi

Kamis, 05 Agustus 2021 | 10:30 WIB
KOTA PALEMBANG

Genjot Penerimaan Pajak, e-Tax Bakal Dipasang di 4.000 Tempat Usaha

Kamis, 05 Agustus 2021 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Terlibat Pengelakan Pajak, Bank Ini Akhirnya Bayar Denda Rp80 Miliar

Kamis, 05 Agustus 2021 | 09:00 WIB
RESENSI JURNAL

Menyikapi Kasus Pinjaman Intragrup Saat Krisis Ekonomi

Kamis, 05 Agustus 2021 | 08:30 WIB
UNI EROPA

Tahun Depan, Warga Negara Asing yang Berkunjung Harus Bayar Pajak

Kamis, 05 Agustus 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

DJP Pakai ATP dalam Pengawasan, Pemeriksaan, dan Penagihan Pajak

Kamis, 05 Agustus 2021 | 07:00 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Keluar dari Middle Income Trap, Perlu Peningkatan Penerimaan Pajak

Rabu, 04 Agustus 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Pajak Pembangunan I?