Review
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 30 Juni 2020 | 09:33 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Bayar Pajak Itu Harus Sabar

A+
A-
0
A+
A-
0
Bayar Pajak Itu Harus Sabar

JAKARTA, DDTCNews — "Bayar pajak itu memang harus sabar," kata Cak Lontong dengan air muka serius. Matanya lalu menyapu para pegawai pajak dan tamu undangan dalam tax gathering KPP Pratama Singosari, Malang, beberapa waktu lalu. "Kalau tidak sabar, lalu tiap hari bayar pajak, kan bisa bangkrut," sahutnya.

Lawakan pemilik nama asli Lis Hartono ini memang khas Ludruk. Maklum, Cak Lontong dibesarkan dalam tradisi Ludruk yang kental. Ia mengawali karirnya di grup lawak Ludruk Cap Toegoe di Surabaya. Saat itu, ia masih menempuh studinya di Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh November.

Kombinasi penjungkirbalikan logika bahasa ala Ludruk dan ketangkasan retorika kampus yang disajikan Cak Lontong ternyata mendapat sambutan hangat masyarakat. Karirnya kian mencorong. Cak Lontong akhirnya semakin sering tampil di televisi, hingga akhirnya bermain film dan menjadi bintang iklan.

Baca Juga: Semester I/2020, Realisasi Penerimaan PPN dan PPnBM Turun 10,7%

DI acara off-air, tak hanya KPP Pratama Singosari, Kanwil DJP Jateng I pun ikut mengundang komedian bertinggi badan 184 cm ini dalam tax gathering-nya. Bahkan juga Rapat Pimpinan Nasional DJP 2016. Pria kelahiran Magetan, Jawa Timur, 45 tahun silam ini, selalu sukses mengocok perut para pejabat pajak.

"Saya tahu banyak bapak-bapak pegawai pajak ini hobinya merokok,” katanya. “Bapak-bapak tentu tahu merokok itu berbahaya untuk kesehatan. Pesan saya buat Anda para perokok ini cuma satu, jangan takut mati. Karena pasti ada korek. Jadi kalau rokoknya mati tinggal nyalain lagi pakai korek." (Tf/Bs)

Baca Juga: Minus 12%, Penerimaan Pajak Seluruh Sektor Usaha Utama Tertekan
Topik : pajak artis, cak lontong, penerimaan pajak
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 27 Juni 2020 | 10:01 WIB
KOTA MAKASSAR
Kamis, 25 Juni 2020 | 12:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Kamis, 25 Juni 2020 | 09:55 WIB
FILIPINA
Kamis, 25 Juni 2020 | 09:28 WIB
NIGERIA
berita pilihan
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:53 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:46 WIB
DDTC NEWSLETTER
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:35 WIB
HASIL OPERASI DJBC
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN KARAWANG
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:28 WIB
PMK 85/2020
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:19 WIB
FILIPINA
Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:16 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:08 WIB
PERCEPATAN BELANJA
Jum'at, 10 Juli 2020 | 16:52 WIB
PENGELOLAAN ASET NEGARA
Jum'at, 10 Juli 2020 | 16:30 WIB
TEKNOLOGI INFORMASI DJP