Review
Rabu, 24 Februari 2021 | 16:39 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 23 Februari 2021 | 11:05 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 21 Februari 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP KALIMANTAN BARAT AHMAD DJAMHARI:
Jum'at, 19 Februari 2021 | 15:52 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Senin, 15 Februari 2021 | 11:38 WIB
STATISTIK RASIO PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Awal 2021, Bea Cukai Gencar Fasilitasi Ekspor Berbagai Komoditas

A+
A-
1
A+
A-
1
Awal 2021, Bea Cukai Gencar Fasilitasi Ekspor Berbagai Komoditas

Ilustrasi. (DJBC)

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) berkomitmen untuk memfasilitasi peningkatan ekspor berbagai komoditas unggulan di berbagai daerah sejak awal 2021.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga DJBC Syarif Hidayat mengatakan peningkatan ekspor itu menjadi upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Peningkatan ekspor juga akan mendatangkan devisa sekaligus penerimaan negara dari sisi bea keluar.

"Penerimaan negara ini sangat berarti sekali bagi perekonomian nasional di tengah pandemi Covid-19. Hal ini juga menjadi sinyal positif bangkitnya roda perekonomian," katanya dalam keterangan tertulis, dikutip pada Selasa (26/1/2021).

Baca Juga: Bebas Pajak, Impor Vaksin Covid-19 Harus Lewat Jalur Khusus

Syarif mengatakan upaya peningkatan ekspor misalnya dilakukan Bea Cukai Yogyakarta yang melayani dokumen ekspor peralatan rumah sakit PT Mega Andalan Kalasan. Komoditas furnitur tersebut diekspor ke Melbourne, Australia dengan nilai devisa US$45.504 atau sekitar Rp640 juta rupiah.

Aktivitas ekspor juga terlihat di wilayah perbatasan negara di Papua Selatan, tepatnya di Kabupaten Boven Digoel, dengan komoditas minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Berdasarkan pada laporan pemeriksaan fisik dan pengawasan pemuatan barang oleh petugas Bea Cukai Merauke, realisasi ekspor CPO PT Bio Inti Agrindo mencapai 6.375 metrik ton (MT) dengan penerimaan bea keluar senilai Rp6,6 miliar dan pungutan dana sawit Rp20,1 miliar.

Baca Juga: Kemenkeu Harapkan Cukai Kantong Plastik Bisa Dipungut Tahun ini

Bea Cukai Luwuk, Sulawesi Tengah juga memfasilitasi pelepasan ekspor gurita beku atau frozen octopus cyanea oleh PT Banggai Indo Gemilang (BIG) ke Meksiko sebanyak 20,5 MT. Ekspor senilai Rp982 juta itu termuat dalam kontainer ukuran 40 feet.

Syarif menyebut Bea Cukai Semarang memberikan fasilitas berupa asistensi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kantor Administrator KEK Kendal Industrial Park. Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai I Rijanto memberikan asistensi kepada PT Borine Technology Indonesia, PT Auri Steel Metalindo, dan PT Indesso Aroma.

"Dengan diadakannya asistensi KEK ini diharapkan KEK Kendal ke depannya dapat makin berkembang dan menarik minat investasi yang lebih banyak lagi sehingga dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional," ujarnya. (kaw)

Baca Juga: Percepat Pengembangan KEK Singhasari, Ini Langkah DJBC dan DJP

Topik : bea cukai, DJBC, penerimaan negara, ekspor
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 03 Februari 2021 | 09:02 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Jum'at, 29 Januari 2021 | 17:48 WIB
KEPABEANAN
Jum'at, 29 Januari 2021 | 14:30 WIB
PERDAGANGAN
Jum'at, 29 Januari 2021 | 11:15 WIB
PENATAAN LOGISTIK NASIONAL
berita pilihan
Jum'at, 26 Februari 2021 | 07:30 WIB
VAKSIN COVID-19
Kamis, 25 Februari 2021 | 21:46 WIB
WEBINAR PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 20:58 WIB
AGENDA PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 19:34 WIB
PP 7/2021
Kamis, 25 Februari 2021 | 19:27 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Kamis, 25 Februari 2021 | 18:45 WIB
FILIPINA
Kamis, 25 Februari 2021 | 18:40 WIB
PERLUASAN OBJEK CUKAI
Kamis, 25 Februari 2021 | 18:23 WIB
LAPORAN OECD
Kamis, 25 Februari 2021 | 18:13 WIB
KABUPATEN PURBALINGGA
Kamis, 25 Februari 2021 | 17:36 WIB
CUKAI (2)