Review
Kamis, 02 Februari 2023 | 17:05 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Februari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (4)
Selasa, 31 Januari 2023 | 11:45 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 31 Januari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (3)
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Februari 2023 | 10:00 WIB
KMK 6/2023
Rabu, 01 Februari 2023 | 09:31 WIB
KURS PAJAK 1 FEBRUARI - 7 FEBRUARI 2023
Rabu, 25 Januari 2023 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 25 JANUARI - 31 JANUARI 2023
Rabu, 18 Januari 2023 | 09:03 WIB
KURS PAJAK 18 JANUARI - 24 JANUARI 2023
Reportase

Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi Rp6.141,2 Triliun

A+
A-
0
A+
A-
0
Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi Rp6.141,2 Triliun

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Bank Indonesia (BI) mencatat nilai utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada kuartal III/2022 mencapai US$394,6 miliar, setara Rp6.141,2 triliun.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan posisi ULN tersebut turun 7% jika dibandingkan dengan posisi ULN pada kuartal II/2022 senilai US$403,6 miliar atau Rp6281,3 triliun. Kontraksi tersebut juga lebih dalam bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang sebesar 2,9%.

"Perkembangan tersebut disebabkan oleh penurunan ULN sektor publik [pemerintah dan bank sentral] maupun sektor swasta," katanya, Selasa (15/11/2022).

Baca Juga: Rasio Utang Pemerintah Capai 39,57% PDB, Sri Mulyani Yakinkan Aman

Erwin mengatakan ULN pemerintah pada kuartal III/2022 masih melanjutkan penurunan. Posisi ULN pemerintah pada kuartal tersebut senilai US$182,3 miliar, lebih rendah dari posisi kuartal II/2022 yang mencapai US$187,3 miliar.

Secara tahunan, ULN pemerintah juga mengalami kontraksi 11,3%, lebih dalam jika dibandingkan dengan kontraksi pada kuartal sebelumnya yang sebesar 8,6%. Penurunan posisi ULN pemerintah tersebut disebabkan perpindahan investasi pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik ke instrumen lain sehingga mengurangi porsi kepemilikan investor nonresiden pada SBN domestik seiring dengan meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan global.

Kemudian, pelunasan atas beberapa pinjaman program dan proyek yang jatuh tempo juga turut mendukung penurunan ULN pemerintah pada periode laporan. Sementara itu, penarikan ULN pada kuartal III/2022 masih diutamakan untuk mendukung belanja prioritas pemerintah, termasuk penanganan Covid-19 dan program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Baca Juga: Jokowi Minta Pemda Turun Tangan Kendalikan Inflasi

"Pemerintah berkomitmen tetap menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel," ujarnya.

Sementara itu, Erwin memaparkan ULN swasta juga melanjutkan tren penurunan. Posisi ULN swasta pada kuartal III/2022 tercatat senilai US$204,1 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang mencapai US$207,7 miliar.

Secara tahunan, ULN swasta terkontraksi 2,6%, lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada kuartal sebelumnya yang sebesar 0,1%. Perkembangan tersebut disebabkan kontraksi ULN lembaga keuangan dan perusahaan bukan lembaga keuangan masing-masing sebesar 4,5% dan 2,1%, antara lain karena pembayaran neto surat utang.

Baca Juga: BI Prediksi Inflasi akan Kembali Normal pada Semester II/2023

Berdasarkan sektornya, ULN swasta terbesar bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi; sektor pertambangan dan penggalian; sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas, dan udara dingin; serta sektor industri pengolahan dengan pangsa mencapai 77,8% dari total ULN swasta. Meski demikian, ULN tersebut tetap didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 75,7% terhadap total ULN swasta.

Secara umum, Erwin menyebut struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. ULN Indonesia pada kuartall III/2022 tetap terkendali, tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) yang tetap terjaga di kisaran 30,1%, menurun dibandingkan dengan rasio pada kuartal sebelumnya sebesar 31,8%.

Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap sehat, ditunjukkan oleh ULN Indonesia yang tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang, dengan pangsa mencapai 87,4% dari total ULN. Demi menjaga agar struktur ULN tetap sehat, BI dan pemerintah akan terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Baca Juga: PP Soal DHE Bakal Direvisi, BI Pastikan Insentifnya Makin Menarik

"Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pemulihan ekonomi nasional, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian," imbuhnya. (sap)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : utang pemerintah, utang luar negeri, utang Indonesia, ULN, Bank Indonesia, rasio utang, debt to GDP ratio, pembiayaan utang

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 23 November 2022 | 17:43 WIB
KEBIJAKAN MONETER

Likuiditas Perekonomian Indonesia Meningkat, Begini Kata BI

Senin, 21 November 2022 | 18:05 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Perlu Naikkan Suku Bunga, Ini Proyeksi BI Soal Ekonomi 2023

Jum'at, 18 November 2022 | 13:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Jumlah BUMN Dirampingkan, ADB Beri Pinjaman Rp7,8 Triliun ke Indonesia

Kamis, 17 November 2022 | 15:10 WIB
KEBIJAKAN MONETER

Pengumuman! BI Naikkan Lagi Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen

berita pilihan

Sabtu, 04 Februari 2023 | 13:00 WIB
PER-30/PJ/2009

Musim SPT Tahunan, Jangan Lupa Laporkan Harta Warisan Meski Bebas PPh

Sabtu, 04 Februari 2023 | 12:00 WIB
PP 55/2022

Begini Kriteria WP UMKM Bebas PPh Saat Terima Hibah atau Sumbangan

Sabtu, 04 Februari 2023 | 11:30 WIB
PER-02/PJ/2019

Pakai Jasa Konsultan Pajak, Lapor SPT Tahunan Hanya Bisa Elektronik

Sabtu, 04 Februari 2023 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Kriteria Jasa Angkutan Udara Dalam Negeri yang Dibebaskan dari PPN

Sabtu, 04 Februari 2023 | 10:30 WIB
SELEBRITAS

Petinju Daud 'Cino' Yordan Titip Pesan ke Wajib Pajak, Apa Isinya?

Sabtu, 04 Februari 2023 | 10:00 WIB
KP2KP KASONGAN

Giliran Kepala Sekolah Jadi Sasaran Sosialisasi Validasi NIK-NPWP

Sabtu, 04 Februari 2023 | 09:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

WP Pensiunan Tetap Wajib Lapor SPT Tahunan, Jangan Lupa Bukti Potong

Sabtu, 04 Februari 2023 | 09:00 WIB
KABUPATEN MUKOMUKO

DJP Surati Pemda, ASN Perlu Validasi NIK Paling Telat 28 Februari 2023

Sabtu, 04 Februari 2023 | 08:30 WIB
ADMINISTRASI KEPABEANAN

Apa Saja Jenis Keberatan Bidang Bea Cukai yang Bisa Diajukan Online?

Sabtu, 04 Februari 2023 | 08:25 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Waspadai Penipu Mengaku Pegawai DJP, Simak Update Seleksi CHA Pajak