Trusted Indonesian Tax News Portal
|
 
 
Fokus
Literasi
Rabu, 17 Oktober 2018 | 18:33 WIB
PROFIL PERPAJAKAN ARGENTINA
Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:46 WIB
PANGERAN DIPONEGORO:
Selasa, 16 Oktober 2018 | 09:15 WIB
KAMUS
 
Data & alat
Rabu, 17 Oktober 2018 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 17-23 OKTOBER 2018
Rabu, 10 Oktober 2018 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 10-16 OKTOBER 2018
Rabu, 03 Oktober 2018 | 10:39 WIB
KURS PAJAK 3 OKTOBER 2018-9 OKTOBER 2018
 
 
Reportase

Sedot Investasi, PPh-nya Dipangkas Jadi 20%

2

NEGARA komunis ini dikenal sebagai produsen kopi dan lada sejak permulaan abad ke-20. Industri kopinya terus berkembang hingga menjadi kekuatan ekonomi utama negara ini. Sayang, Vietnam sempat hancur dihantam perang saudara yang berlangsung lebih dari 10 tahun.

Kebangkitan Vietnam dimulai dari reformasi Doi Moi yang terjadi setelah Perang Vietnam. Program itu berhasil mengantarkan Vietnam lolos dari isolasi politik dan ekonomi. Ekonominya yang berorientasi komunis-sosialis berubah menjadi ekonomi pasar liberal dan terbuka.

Pada Februari 2016, Vietnam menandatangani perjanjian Trans Pacific Partnership (TPP), pakta ekonomi yang digagas AS. Bersama Filipina, negara ini disebut-sebut sebagai salah satu negara Asean yang kebal dengan krisis global jilid kedua yang berlangsung 2014-2015.

Baca Juga: Usulan PBB Progresif Kembali Ditolak

Kebijakan Perpajakan
Sistem perpajakan Vietnam adalah self-assessment. Terdapat 2 jenis tarif PPh Badan di Vietnam, yaitu flat rate dan preferential. Secara umum, PPh badan dikenakan tarif tunggal sebesar 22%, dan menurut rencana, guna menyedot lebih banyak investasi asing, akan diturunkan menjadi 20% di 2016.

Untuk preferential rate, ada tarif khusus tergantung jenis usaha dan syarat yang harus dipenuhi. Misalnya, perusahaan migas dikenakan tarif 32%-50%, tambang mineral 40% atau 50% tergantung lokasi, atau perusahaan yang berinvestasi di bidang sosial dikenakan tarif khusus 10%.

Sementara itu, untuk PPh orang pribadi dikenakan tarif progresif dan tarif tunggal. Tarif progresif diberikan untuk residen Vietnam yang dibagi menjadi 7 lapis penghasilan. Adapun, tarif tunggal dikenakan bagi non-residen Vietnam.

Baca Juga: Pemerintah Kaji Ulang PBB Progresif

Selain itu, bagi penghasilan dari bunga dan royalti dikenakan withholding tax sebesar 5%-10%. Untuk mencegah penghindaran pajak berganda Vietnam telah menandatangai perjanjian dengan 61 negara, kecuali dengan AS. (Sumber: IMF & World Bank, 2016/ Bsi)

Data Perpajakan Vietnam
Uraian Keterangan
Sistem pemerintahan Parlementer
PDB nominal US$191,45 miliar (2015)
Pertumbuhan ekonomi 6,7% (2015)
Populasi 90,7 juta jiwa (2014)
Tax Ratio n/a
Otoritas Pajak General Department of Taxation
Sistem Perpajakan Self assessment
Tarif PPh Badan 22%
Tarif PPh Orang Pribadi 5%-35% dan 20% (nonresiden)
Tarif PPN 10%
Tarif pajak dividen -
Tarif pajak royalti 10%
Tarif bunga 5%
Tax Treaty 61 negara

Pada Februari 2016, Vietnam menandatangani perjanjian Trans Pacific Partnership (TPP), pakta ekonomi yang digagas AS. Bersama Filipina, negara ini disebut-sebut sebagai salah satu negara Asean yang kebal dengan krisis global jilid kedua yang berlangsung 2014-2015.

Baca Juga: Usulan PBB Progresif Kembali Ditolak

Kebijakan Perpajakan
Sistem perpajakan Vietnam adalah self-assessment. Terdapat 2 jenis tarif PPh Badan di Vietnam, yaitu flat rate dan preferential. Secara umum, PPh badan dikenakan tarif tunggal sebesar 22%, dan menurut rencana, guna menyedot lebih banyak investasi asing, akan diturunkan menjadi 20% di 2016.

Untuk preferential rate, ada tarif khusus tergantung jenis usaha dan syarat yang harus dipenuhi. Misalnya, perusahaan migas dikenakan tarif 32%-50%, tambang mineral 40% atau 50% tergantung lokasi, atau perusahaan yang berinvestasi di bidang sosial dikenakan tarif khusus 10%.

Sementara itu, untuk PPh orang pribadi dikenakan tarif progresif dan tarif tunggal. Tarif progresif diberikan untuk residen Vietnam yang dibagi menjadi 7 lapis penghasilan. Adapun, tarif tunggal dikenakan bagi non-residen Vietnam.

Baca Juga: Pemerintah Kaji Ulang PBB Progresif

Selain itu, bagi penghasilan dari bunga dan royalti dikenakan withholding tax sebesar 5%-10%. Untuk mencegah penghindaran pajak berganda Vietnam telah menandatangai perjanjian dengan 61 negara, kecuali dengan AS. (Sumber: IMF & World Bank, 2016/ Bsi)

Data Perpajakan Vietnam
Uraian Keterangan
Sistem pemerintahan Parlementer
PDB nominal US$191,45 miliar (2015)
Pertumbuhan ekonomi 6,7% (2015)
Populasi 90,7 juta jiwa (2014)
Tax Ratio n/a
Otoritas Pajak General Department of Taxation
Sistem Perpajakan Self assessment
Tarif PPh Badan 22%
Tarif PPh Orang Pribadi 5%-35% dan 20% (nonresiden)
Tarif PPN 10%
Tarif pajak dividen -
Tarif pajak royalti 10%
Tarif bunga 5%
Tax Treaty 61 negara
Topik : profil perpajakan Vietnam, pajak Asean
artikel terkait
Kamis, 02 Juni 2016 | 12:10 WIB
PROFIL PERPAJAKAN THAILAND
Kamis, 15 September 2016 | 19:30 WIB
PROFIL PERPAJAKAN TURKI
Selasa, 11 Oktober 2016 | 09:55 WIB
PROFIL PERPAJAKAN OMAN
Jum'at, 23 September 2016 | 11:30 WIB
PROFIL PERPAJAKAN IRAK
berita pilihan
Selasa, 18 Oktober 2016 | 09:36 WIB
PROFIL PERPAJAKAN YORDANIA
Jum'at, 16 Desember 2016 | 10:34 WIB
PROFIL PERPAJAKAN SWISS
Jum'at, 27 Oktober 2017 | 13:47 WIB
PROFIL PERPAJAKAN SELANDIA BARU
Senin, 16 Januari 2017 | 16:29 WIB
PROFIL PERPAJAKAN PORTUGAL
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:32 WIB
PROFIL PERPAJAKAN KAZAKHSTAN
Selasa, 03 Januari 2017 | 11:36 WIB
PROFIL PERPAJAKAN BELGIA
Jum'at, 28 Oktober 2016 | 08:31 WIB
PROFIL PERPAJAKAN AZERBAIJAN
Senin, 24 Oktober 2016 | 17:30 WIB
PROFIL PERPAJAKAN UZBEKISTAN
Kamis, 02 Maret 2017 | 17:42 WIB
PROFIL PERPAJAKAN INGGRIS
Selasa, 08 November 2016 | 06:37 WIB
PROFIL PERPAJAKAN TURKMENISTAN
Terpopuler
1
PROFIL PERPAJAKAN ARGENTINA
2