Fokus
Literasi
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:36 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 13 Januari 2022 | 16:37 WIB
TAX ALLOWANCE (3)
Data & Alat
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Rabu, 29 Desember 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 29 DESEMBER 2021 - 4 JANUARI 2022
Reportase
Perpajakan.id

PPN Final Bakal Berlaku Atas PKP dengan Omzet Tertentu, Ini Detailnya

A+
A-
58
A+
A-
58
PPN Final Bakal Berlaku Atas PKP dengan Omzet Tertentu, Ini Detailnya

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Ketentuan PPN final pada UU PPN yang diubah melalui UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) disiapkan untuk mempermudah pemungutan dan penyetoran PPN oleh pengusaha kena pajak (PKP).

Merujuk pada ayat penjelas dari Pasal 9A ayat (1), PPN final nantinya akan diterapkan guna memberikan kemudahan administrasi serta rasa keadilan.

Adapun salah satu PKP yang nantinya bakal bisa menggunakan skema PPN final adalah UMKM. "Menteri Keuangan dapat menentukan besarnya PPN yang dipungut dan disetor oleh PKP yang peredaran usahanya dalam 1 tahun buku tidak melebihi jumlah tertentu," bunyi ayat penjelas dari Pasal 9A ayat (1) UU PPN yang diubah dengan UU HPP, dikutip Rabu (13/10/2021).

Baca Juga: Insentif Masih Dibutuhkan, Keringanan PPN Diperpanjang Hingga Maret

Selain PKP yang memiliki omzet tidak melebihi jumlah tertentu, PPN final nantinya juga dapat diberlakukan atas PKP yang melakukan kegiatan usaha tertentu.

PKP dengan kegiatan usaha tertentu yang dimaksud antara lain mereka yang kesulitan dalam mengadministrasikan pajak masuk, mereka yang melakukan transaksi melalui pihak ketiga, atau kegiatan usaha yang proses bisnisnya kompleks sehingga pengenaan PPN tidak dapat dilakukan dengan mekanisme normal.

Terakhir, ketentuan PPN final nantinya juga dapat diberlakukan terhadap PKP yang melakukan penyerahan BKP/JKP tertentu. BKP/JKP tertentu yang dimaksud adalah BKP/JKP yang dikenai PPN dalam rangka perluasan basis dan BKP yang dibutuhkan oleh masyarakat banyak.

Baca Juga: DJP Mulai Kirim Email Blast Soal PPS ke Wajib Pajak, Begini Isinya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan skema PPN final akan memudahkan pemungutan PPN atas BKP/JKP tertentu atau sektor usaha tertentu serta membuat sistem pajak Indonesia makin kompetitif.

"Ini yang merupakan fleksibilitas sehingga menempatkan Indonesia selalu dalam posisi yang bisa menjaga kompetitifnya dan komparabilitasnya dengan negara lain," ujar Sri Mulyani pada 8 Oktober 2021. (sap)

Baca Juga: Jokowi Setujui Perpanjangan Pemberian Insentif Pajak Mobil dan Rumah
Topik : UU HPP, RUU KUP, PPN, PPN final, UMKM

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to access array offset on value of type bool

Filename: news/comment.php

Line Number: 97

Backtrace:

File: /var/www/html/application/views/layouts/news/comment.php
Line: 97
Function: _error_handler

File: /var/www/html/application/views/layouts/news.php
Line: 182
Function: view

File: /var/www/html/application/controllers/News.php
Line: 193
Function: view

File: /var/www/html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to access array offset on value of type bool

Filename: news/comment.php

Line Number: 98

Backtrace:

File: /var/www/html/application/views/layouts/news/comment.php
Line: 98
Function: _error_handler

File: /var/www/html/application/views/layouts/news.php
Line: 182
Function: view

File: /var/www/html/application/controllers/News.php
Line: 193
Function: view

File: /var/www/html/index.php
Line: 292
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to access array offset on value of type bool

Filename: news/comment.php

Line Number: 99

Backtrace:

File: /var/www/html/application/views/layouts/news/comment.php
Line: 99
Function: _error_handler

File: /var/www/html/application/views/layouts/news.php
Line: 182
Function: view

File: /var/www/html/application/controllers/News.php
Line: 193
Function: view

File: /var/www/html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Kamis, 04 November 2021 | 06:44 WIB
Ubah 50 RIBU jadi tabungan unitlink potensi TERBAIK untuk dana Pensiun seperti PNS + Hak BISNIS, income 1-300 JUTA'an tiap bulan seperti gaji bos + Proteksi diri hingga 74 tahun dengan SANTUNAN hingga 60juta. Mau? Silahkan WA -> 083895993853 -BAGI YANG SERIUS-

Dr. Bambang Prasetia

Senin, 25 Oktober 2021 | 00:17 WIB
Sebanarnya pengenaan PPN atas obyek bukan subyek pajaknya...jangan digebyak uyah... maka perlu penelitian lebih mendalam ttg jenis jasa dan barang ttt (PKP) ..yg transakasikan.

Dr. Bambang Prasetia

Kamis, 14 Oktober 2021 | 03:05 WIB
PPN fnal semkin memberatkan pengusaha dlm katagori tertentu,, (kelompok SMEs) krn jelas mereka gak bisa mengkreditkan PPN masukannya dan juga tak bisa mebebankan sbg biaya... lihat disertasi Prof Miyasto UGM ... bhw si kecil akan sll dibebankan daya pikul scr relatif besar. Klo perlu DDTC buat penel ... Baca lebih lanjut
1

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Senin, 17 Januari 2022 | 17:21 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Tak Lunasi Tunggakan, Tanah Milik Wajib Pajak di Jateng Disita DJP

Senin, 17 Januari 2022 | 17:17 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Beban Ditjen Pajak Bertambah Terus, Coretax System Mutlak Diperlukan

Senin, 17 Januari 2022 | 17:00 WIB
INGGRIS

Perusahaan Leasing Peringatkan Pemilik Kendaraan Soal Tarif Cukai

Senin, 17 Januari 2022 | 16:30 WIB
KONSENSUS PAJAK GLOBAL

Negara Uni Eropa Punya 3 Skema Adopsi Pajak Minimum Global, Apa Saja?

Senin, 17 Januari 2022 | 16:25 WIB
CERITA DAN HUMOR PAJAK

Urutin Dokumen, Bukan Urutin yang Lain!

Senin, 17 Januari 2022 | 16:00 WIB
ANGKA KEMISKINAN

BPS: Jumlah Penduduk Miskin September 2021 Capai 26,5 Juta Orang

Senin, 17 Januari 2022 | 14:45 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Mulai Kirim Email Blast Soal PPS ke Wajib Pajak, Begini Isinya