Review
Senin, 25 Mei 2020 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 14:42 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Sabtu, 23 Mei 2020 | 12:52 WIB
ANALISIS PAJAK
Sabtu, 23 Mei 2020 | 10:30 WIB
MENGHADAPI COVID-19 DENGAN PAJAK DAERAH (4)
Fokus
Data & alat
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 MEI-2 JUNI 2020
Reportase

Pemerintah Asumsikan Ekonomi Tumbuh Hingga 5,6% Tahun Depan

A+
A-
1
A+
A-
1
Pemerintah Asumsikan Ekonomi Tumbuh Hingga 5,6% Tahun Depan

Menkeu Sri Mulyani Indrawati seusai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (23/4/2019) (foto: Setkab)

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah mengibarkan optimisme untuk mengarungi tahun fiskal 2020. Sejumlah target ekonomi dipasang tinggi untuk tahun depan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dalam penyusuan pagu anggaran 2020, asumsi awal pertumbuhan ekonomi berkisar di angka 5,3% hingga 5,6%. Indikator penanaman modal/ investasi dan perkembangan industri pengolahan diproyeksi mengalami peningkatan.

“Bapak Presiden mengharapkan kita bisa memacu [pertumbuhan ekonomi] sampai ke 5,6%,” katanya, seperti dikutip dari laman resmi Setkab RI, Selasa (23/4/2019).

Baca Juga: Silaturahmi Virtual, Sri Mulyani Sempat Tanya Target Penerimaan Pajak

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyebutkan asumsi awal ini masih menggunakan rentang yang lebar. Untuk inflasi, misalnya, pemerintah mematok pada kisaran 2%—4%. Hal serupa juga terjadi untuk proyeksi tingkat suku bunga yang berada di antara 5%—5,3%.

Sementara itu, nilai tukar rupiah masih mengacu pada asumsi APBN 2019 yakni sebesar Rp15.000 per dolar Amerika Serikat. Kemudian, rentang harga minyak atau Indonesian Crude Price (ICP) berada di rentang US$60—US$70 per barel.

“Komposisi agregat demand tentu masih tetap konsumsi, ada di sekitar 5,2%. Kemudian, investasi diharapkan juga tumbuh,” paparnya.

Baca Juga: Silaturahmi Virtual, Ini Pesan Sri Mulyani kepada Pegawai Kemenkeu

Agar perekonomian bisa tumbuh hingga 5,6% pada tahun depan, Sri Mulyani menekankan pentingnya akselerasi kegiatan investasi. Selain itu, ekspor juga harus ikut bertumbuh untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

Hitungan awal Kemenkeu, pertumbuhan investasi harus mendekati 7,5%. Selanjutnya, laju ekspor juga diharapkan tetap memiliki momentum tumbuh di sekitar 7%. Sementara itu, impor diharapkan tetap terjaga pada kisaran 6%.

“Itu semuanya adalah komposisi agregat demand-nya. Namun, sisi suplainya mungkin kita akan lihat lagi dari sisi produktivitas masing-masing sektor. Apakah pertanian, terutama manufaktur yang selama ini kita harapkan untuk bisa tumbuh di atas yang selama ini hanya sekitar 4%-5%, kita harapkan bisa tumbuh tinggi,” jelasnya. (kaw)

Baca Juga: Meningkatkan Efektivitas Insentif Pajak Temporer untuk Tarik Investasi
Topik : pertumbuhan ekonomi, Sri Mulyani, investasi
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:28 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:05 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 07 Mei 2020 | 15:33 WIB
PENANAMAN MODAL
Kamis, 07 Mei 2020 | 13:24 WIB
EFEK VIRUS CORONA
berita pilihan
Senin, 25 Mei 2020 | 14:33 WIB
PENGADILAN PAJAK (12)
Senin, 25 Mei 2020 | 13:52 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 25 Mei 2020 | 13:12 WIB
KINERJA FISKAL
Senin, 25 Mei 2020 | 12:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 11:38 WIB
PELAYANAN PEMERINTAH
Senin, 25 Mei 2020 | 11:00 WIB
TIPS PAJAK UMKM
Senin, 25 Mei 2020 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 25 Mei 2020 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK