Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Mau Jadi CPNS? 8 Sekolah Kedinasan Ini Buka Pendaftaran Mulai 9 April

A+
A-
1
A+
A-
1

(Foto: Setkab RI)

JAKARTA, DDTCNews – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) membuka pendaftaran calon siswa-siswi atau taruna-taruni, lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat untuk Lembaga Pendidikan Kedinasan Pemerintah periode 2018.

Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji mengatakan pendaftaran dibuka mulai 9-30 April 2018 untuk 13.677 kursi. Para lulusan dari sekolah kedinasan ini bisa menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Sesuai dengan pengumuman nomor: 239/S.SM.01.00/2018, pada tahun ini terdapat 13.677 kursi dibuka untuk delapan Kementerian/Lembaga (K/L) yang mempunyai lembaga pendidikan kedinasan membuka penerimaan calon siswa-siswi atau taruna-taruni,” ujarnya, seperti dikutip dari laman resmi Setkab, Jakarta, Kamis (29/3).

Baca Juga: Sanggahan Diterima, 100 Pelamar CPNS Setneg dan Setkab Masuk

Adapun 8 K/L itu antara lain:

  1. Kementerian Keuangan (Politeknik Keuangan Negara STAN),
  2. Kementerian Dalam Negeri (Institut Pemerintahan Dalam Negeri/IPDN),
  3. Badan Siber dan Sandi Negara (Sekolah Tinggi Sandi Negara/STSN),
  4. Kementerian Hukum dan HAM (Politeknik Pemasyarakatan/POLTEKIP dan Politeknik Imigrasi /POLTEKIM),
  5. Badan Intelijen Negara (Sekolah Tinggi Intelijen Negara/STIN),
  6. Badan Pusat Statistik (Politeknik Statistika),
  7. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika/STMKG),
  8. Kementerian Perhubungan (11 Sekolah Tinggi, Poltek dan Akademi).

Bagi peserta yang berminat harus melakukan pendaftaran secara online melalui portal https://sscndikdin.bkn.go.id. Calon peserta hanya boleh mendaftar di salah satu program studi dari delapan instansi atau lembaga pendidikan kedinasan.

“Bila mendaftar di dua program studi atau lebih pada sekolah kedinasan, maka secara otomatis akan gugur,” jelas Dwi.

Baca Juga: Ini Pesan Sri Mulyani untuk CPNS Lulusan PKN STAN

Pada seleksi sekolah kedinasan ini, peserta harus melalui beberapa tahapan, seperti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Selain itu, Kementerian PANRB mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang bermula dari informasi rekrutmen ini, yang kemudian berlanjut menawarkan jasa untuk membantu dengan meminta sejumlah imbalan.

“Apabila ada oknum atau siapapun yang mengiming-imingi bisa membantu dan meminta sejumlah uang atau imbalan, segera laporkan ke penegak hukum. Hal tersebut patut diduga penipuan," tegasnya. (Amu)

Baca Juga: Jumlah Pelamar CPNS di Tiap Formasi Ditutup, Ini Alasan Panitia

“Sesuai dengan pengumuman nomor: 239/S.SM.01.00/2018, pada tahun ini terdapat 13.677 kursi dibuka untuk delapan Kementerian/Lembaga (K/L) yang mempunyai lembaga pendidikan kedinasan membuka penerimaan calon siswa-siswi atau taruna-taruni,” ujarnya, seperti dikutip dari laman resmi Setkab, Jakarta, Kamis (29/3).

Baca Juga: Sanggahan Diterima, 100 Pelamar CPNS Setneg dan Setkab Masuk

Adapun 8 K/L itu antara lain:

  1. Kementerian Keuangan (Politeknik Keuangan Negara STAN),
  2. Kementerian Dalam Negeri (Institut Pemerintahan Dalam Negeri/IPDN),
  3. Badan Siber dan Sandi Negara (Sekolah Tinggi Sandi Negara/STSN),
  4. Kementerian Hukum dan HAM (Politeknik Pemasyarakatan/POLTEKIP dan Politeknik Imigrasi /POLTEKIM),
  5. Badan Intelijen Negara (Sekolah Tinggi Intelijen Negara/STIN),
  6. Badan Pusat Statistik (Politeknik Statistika),
  7. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika/STMKG),
  8. Kementerian Perhubungan (11 Sekolah Tinggi, Poltek dan Akademi).

Bagi peserta yang berminat harus melakukan pendaftaran secara online melalui portal https://sscndikdin.bkn.go.id. Calon peserta hanya boleh mendaftar di salah satu program studi dari delapan instansi atau lembaga pendidikan kedinasan.

“Bila mendaftar di dua program studi atau lebih pada sekolah kedinasan, maka secara otomatis akan gugur,” jelas Dwi.

Baca Juga: Ini Pesan Sri Mulyani untuk CPNS Lulusan PKN STAN

Pada seleksi sekolah kedinasan ini, peserta harus melalui beberapa tahapan, seperti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Selain itu, Kementerian PANRB mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang bermula dari informasi rekrutmen ini, yang kemudian berlanjut menawarkan jasa untuk membantu dengan meminta sejumlah imbalan.

“Apabila ada oknum atau siapapun yang mengiming-imingi bisa membantu dan meminta sejumlah uang atau imbalan, segera laporkan ke penegak hukum. Hal tersebut patut diduga penipuan," tegasnya. (Amu)

Baca Juga: Jumlah Pelamar CPNS di Tiap Formasi Ditutup, Ini Alasan Panitia
Topik : kampus, sekolah kedinasan, cpns
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Kamis, 09 Maret 2017 | 08:44 WIB
INFORMASI PENDIDIKAN
Senin, 30 Oktober 2017 | 11:06 WIB
IYTC UNIVERSITAS INDONESIA
Selasa, 29 Oktober 2019 | 19:35 WIB
APARATUR SIPIL NEGARA
Kamis, 21 November 2019 | 14:06 WIB
LOWONGAN KERJA CPNS
berita pilihan
Selasa, 21 Januari 2020 | 17:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2019
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:44 WIB
JEPANG
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:41 WIB
OMNIBUS LAW
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:24 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Selasa, 21 Januari 2020 | 15:32 WIB
SOSIALISASI PERPAJAKAN
Selasa, 21 Januari 2020 | 15:05 WIB
DKI JAKARTA
Selasa, 21 Januari 2020 | 15:05 WIB
AGENDA PAJAK
Selasa, 21 Januari 2020 | 14:52 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2019
Selasa, 21 Januari 2020 | 14:40 WIB
FILIPINA