Review
Jum'at, 05 Maret 2021 | 08:55 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 15:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 02 Maret 2021 | 09:40 WIB
OPINI PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Data & Alat
Jum'at, 05 Maret 2021 | 17:54 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 3 MARET - 9 MARET 2021
Senin, 01 Maret 2021 | 10:15 WIB
KMK 13/2021
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Reportase
Perpajakan.id

Kurangi Tingkat Emisi, Industri Pelayaran Ditawari Diskon Pajak

A+
A-
1
A+
A-
1
Kurangi Tingkat Emisi, Industri Pelayaran Ditawari Diskon Pajak

Ilustrasi. (DDTCNews)

NIKOSIA, DDTCNews – Pemerintah Siprus akan memberikan insentif berupa diskon pajak tonase untuk industri pelayaran yang mampu mengurangi emisi dalam menjalankan bisnis.

Wakil Menteri Transportasi Laut Vassilios Demetriades mengatakan pemerintah berharap insentif pajak ini mendorong pelaku usaha jasa pengiriman barang lewat laut menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan menggunakan teknologi yang efisien.

"Sebagai negara maritim terdepan, kami berkewajiban untuk mendukung upaya penurunan emisi jasa pelayaran. Kami percaya insentif seperti ini mendorong keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan tingkat kompetitif maritim Eropa," katanya, Rabu (20/1/2021).

Baca Juga: Sopir Truk Ancam Mogok Kerja, Pemerintah Akhirnya Pangkas Pajak BBM

Demetriades menjelaskan beberapa skema diskon pajak dalam mengurangi tingkat emisi. Pertama, kapal yang mampu menghemat energi di atas standar Implementing Energy Efficiency Design Index (EEDI) berhak mendapatkan potongan pajak tonase 5%-25%.

Kedua, insentif bagi kapal dengan kapasitas lebih dari 5.000 gross tonnage (GT) berhak mendapatkan potongan pajak tonase tahunan 10%-20%. Ketiga, diskon pajak 15%-30% jika kapal menggunakan bahan bakar alternatif ramah lingkungan.

"Insentif ini menciptakan peluang untuk pekerjaan dan pertumbuhan di industri pelayaran dengan memberikan manfaat secara operasional dan finansial," tutur Demetriades.

Baca Juga: Pengusaha Minta Kenaikan Tarif Cukai Minol Disetop Sementara

Dia menambahkan pemerintah memiliki kepentingan untuk transformasi hijau industri pelayaran. Pasalnya, terdapat 1.000 lebih kapal besar pengangkut barang menggunakan bendera Siprus. Dia berharap agenda transformasi hijau industri pelayaran sudah tercapai pada kurun waktu 2030 sampai 2050 atau sesuai dengan target The International Maritime Organization (IMO).

"Semua pemangku kepentingan industri harus bersatu untuk menciptakan peta jalan yang jelas untuk mencapai dan melampaui tujuan ini," tuturnya seperti dilansir hellenicshippingnews.com. (rig)

Baca Juga: Pajak Orang Kaya Dinilai Bisa Dorong WP Sembunyikan Kekayaan
Topik : siprus, industri pelayaran, diskon pajak, pajak lingkungan, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 02 Maret 2021 | 11:30 WIB
IRLANDIA
Senin, 01 Maret 2021 | 11:26 WIB
THAILAND
Senin, 01 Maret 2021 | 11:10 WIB
BELGIA
Senin, 01 Maret 2021 | 09:13 WIB
KEPMENPERIN 169/2021
berita pilihan
Minggu, 07 Maret 2021 | 07:01 WIB
PMK 18/2021
Minggu, 07 Maret 2021 | 06:01 WIB
INSENTIF PPnBM
Sabtu, 06 Maret 2021 | 15:01 WIB
UNI EROPA
Sabtu, 06 Maret 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN BADUNG
Sabtu, 06 Maret 2021 | 13:01 WIB
SELEKSI CPNS
Sabtu, 06 Maret 2021 | 12:01 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Sabtu, 06 Maret 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 06 Maret 2021 | 09:01 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Sabtu, 06 Maret 2021 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN