Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Kejar Target Pajak, Begini Strategi Bapenda Sumsel

0
0

MAKASSAR, DDTCNews — Tahun ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan harus bisa mengumpulkan pendapatan pajak daerah yang lebih dari Rp3,3 triliun. Gubernur Sulsel meminta Bapenda untuk melakukan berbagai upaya dalam mencapai target.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan Bapenda harus menggunakan manajemen kerja yang disebut PAKUI dalam mencapai target pajaknya. Ia meminta setiap pemimpin di Bapenda Sulsel agar menantang stafnya untuk bekerja lebih keras agar penerimaan lebih baik dari tahun sebelumnya.

"Setiap program atau perencanaan harus dilandasi dengan semangat PAKUI yaitu Pray (doa), Attitude (sikap), Knowledge (pengetahuan), Ulet (Expert), dan Inovasi untuk menyelesaikan persoalan dan masalah. Staf harus bekerja lebih giat dari biasanya," ujarnya di Kantor Bapenda Sulsel, Selasa (4/7).

Baca Juga: Melihat Profil Pajak Provinsi Paling Selatan di Sumatra

Di samping itu, Bapenda Sulsel juga melakukan inovasi untuk mencapai target penerimaan dengan menerapkan pembayaran pajak kendaraan melalui anjungan tunai mandiri yang akan diluncurkan beberapa hari ke depan, serta pembayaran pajak melalui Samsat Drive Thru.

Kepala Bapenda Sulsel Tautoto Tana Ranggina menjelaskan Bapenda Sulsel telah mengumpulkan pajak lebih dari 45% atau sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Hingga 4 Juli 2017, pencapaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai Rp490,90 miliar atau 46,48% dari target sebesar Rp1,05 triliun. Maka sisa target tersebut sebesar Rp565,19 miliar.

Baca Juga: Wajib Pajak Tunggak PBB Rp4,4 Miliar, Dipasang Plang

"Kami optimistis dapat mencapai target tersebut, apalagi Bapak Gubernur berkenan langsung hadir untuk memberikan motivasi kepada kami,” kata Tautoto seperti dilansir beritakota.co.id.

Tautoto pun telah meluncurkan pelayanan Kedai Samsat di Lapangan Hertasning Makassar guna memberikan pelayanan pembayaran pajak kepada wajib pajak dengan memberikan pelayanan tambahan yakni makan dan minuman gratis plus internet gratis (wifi).

Peluncuran Kedai Samsat juga dihadiri Wadirkantas Polda Sulsel Akbp Grendy Picaksio, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel Akbp Dwi Santoso, Kasi STNK Kompol Abd Rahim, dan sejumlah pejabat Bapenda Sulsel. (Amu)

Baca Juga: Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Mulai Hari Ini Sampai 10 Desember 2019

"Setiap program atau perencanaan harus dilandasi dengan semangat PAKUI yaitu Pray (doa), Attitude (sikap), Knowledge (pengetahuan), Ulet (Expert), dan Inovasi untuk menyelesaikan persoalan dan masalah. Staf harus bekerja lebih giat dari biasanya," ujarnya di Kantor Bapenda Sulsel, Selasa (4/7).

Baca Juga: Melihat Profil Pajak Provinsi Paling Selatan di Sumatra

Di samping itu, Bapenda Sulsel juga melakukan inovasi untuk mencapai target penerimaan dengan menerapkan pembayaran pajak kendaraan melalui anjungan tunai mandiri yang akan diluncurkan beberapa hari ke depan, serta pembayaran pajak melalui Samsat Drive Thru.

Kepala Bapenda Sulsel Tautoto Tana Ranggina menjelaskan Bapenda Sulsel telah mengumpulkan pajak lebih dari 45% atau sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Hingga 4 Juli 2017, pencapaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai Rp490,90 miliar atau 46,48% dari target sebesar Rp1,05 triliun. Maka sisa target tersebut sebesar Rp565,19 miliar.

Baca Juga: Wajib Pajak Tunggak PBB Rp4,4 Miliar, Dipasang Plang

"Kami optimistis dapat mencapai target tersebut, apalagi Bapak Gubernur berkenan langsung hadir untuk memberikan motivasi kepada kami,” kata Tautoto seperti dilansir beritakota.co.id.

Tautoto pun telah meluncurkan pelayanan Kedai Samsat di Lapangan Hertasning Makassar guna memberikan pelayanan pembayaran pajak kepada wajib pajak dengan memberikan pelayanan tambahan yakni makan dan minuman gratis plus internet gratis (wifi).

Peluncuran Kedai Samsat juga dihadiri Wadirkantas Polda Sulsel Akbp Grendy Picaksio, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel Akbp Dwi Santoso, Kasi STNK Kompol Abd Rahim, dan sejumlah pejabat Bapenda Sulsel. (Amu)

Baca Juga: Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Mulai Hari Ini Sampai 10 Desember 2019
Topik : pajak daerah, pendapatan asli daerah, apbd, provinsi sulawesi selatan
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Kamis, 14 November 2019 | 19:32 WIB
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Rabu, 13 November 2019 | 16:40 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Selasa, 12 November 2019 | 17:53 WIB
DKI JAKARTA
Senin, 11 November 2019 | 16:49 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
berita pilihan
Senin, 24 Oktober 2016 | 09:59 WIB
YOGYAKARTA
Jum'at, 23 November 2018 | 14:32 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 15:03 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 15:29 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 16:15 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 17:04 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 17:54 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 27 April 2018 | 14:40 WIB
TANGERANG SELATAN
Kamis, 25 April 2019 | 15:30 WIB
SUMATRA UTARA
Rabu, 07 September 2016 | 21:01 WIB
SUMATERA UTARA