Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Kanwil DJP Kalselteng & Kampus UNDA Gelar Kuliah Umum Kesadaran Pajak

0
0

Kepala Kanwil DJP Kalselteng Cucu Supriatna memberikan kuliah umum inklusi kesadaran pajak yang diikuti ratusan mahasiswa UNDA. (Foto: Radar Sampit).

SAMPIT, DDTCNews – Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah (DJP Kanwil Kalselteng) dan Universitas Darwan Ali (UNDA) menyelenggarakan Kuliah Umum Inklusi Kesadaran Pajak di Auditorium UNDA, Sampit pada Senin (8/4/2019). Dalam acara ini, diadakan pula penandatanganan MoU dan pendirian Tax Center UNDA.

Dalam kuliah umum tersebut hadir Kepala Kanwil DJP Kalselteng Cucu Supriatna, Rektor UNDA Ali Kesuma dan Kepala KPP Pratama Sampit Anis Yudihono. Kuliah umum diikuti oleh para mahasiswa UNDA, dosen-dosen dan staff UNDA, seluruh mahasiswa perwakilan kampus yang ada di Kota Sampit serta para pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sampit.

Saat menyampaikan materi kuliah umum, Cucu mengajak mahasiswa memahami pentingnya peran pajak dalam kehidupan bernegara. Selama ini, penerimaan negara didominasi oleh pajak dan digunakan untuk membiayai pelaksanaan pembangunan.

Baca Juga: Institut STIAMI Gelar Talkshow & Kompetisi Pajak, Tertarik?

”Pembangunan jalan, fasilitas kesehatan, pendidikan, dan lain-lain itu berasal dari pajak,” ujarnya dilansir dari sampit.prokal.co pada Rabu (10/4/2019).

Cucu memaparkan saat ini potensi pajak belum tergali secara optimal. Menurutnya, jumlah wajib pajak yang membayar pajak tidak sebanding dengan penduduk secara keseluruhan. Dari 265 juta penduduk di Indonesia, hanya 35,5 juta wajib pajak orang pribadi yang terdaftar, 11,1 juta wajib pajak yang lapor, dan hanya 1,3 juta yang bayar pajak.

“Fakta ini menunjukkan masih rendahnya jumlah orang yang ikut bayar pajak. Andai yang aktif bayar pajak lima juta orang, APBN kita bisa dua hingga tiga kali lipat dari sekarang ini,” tambahnya.

Baca Juga: Masuk ke Era 4.0, Akuntan akan Ketinggalan Zaman?

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNDA Ali Kesuma menyambut baik peyelenggaraan kuliah umum ini. Terbentuknya tax centerUNDA ini, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk ikut menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak.

”Yang paling penting, para mahasiswa yang nantinya lulus dan memiliki income, tidak menjadi malas membayar pajak. Harus taat pajak,” pungkas Ali. (Amu)

Baca Juga: 11 Mahasiswa UI & UB Ikuti 'DDTC Internship Batch 2'

Saat menyampaikan materi kuliah umum, Cucu mengajak mahasiswa memahami pentingnya peran pajak dalam kehidupan bernegara. Selama ini, penerimaan negara didominasi oleh pajak dan digunakan untuk membiayai pelaksanaan pembangunan.

Baca Juga: Institut STIAMI Gelar Talkshow & Kompetisi Pajak, Tertarik?

”Pembangunan jalan, fasilitas kesehatan, pendidikan, dan lain-lain itu berasal dari pajak,” ujarnya dilansir dari sampit.prokal.co pada Rabu (10/4/2019).

Cucu memaparkan saat ini potensi pajak belum tergali secara optimal. Menurutnya, jumlah wajib pajak yang membayar pajak tidak sebanding dengan penduduk secara keseluruhan. Dari 265 juta penduduk di Indonesia, hanya 35,5 juta wajib pajak orang pribadi yang terdaftar, 11,1 juta wajib pajak yang lapor, dan hanya 1,3 juta yang bayar pajak.

“Fakta ini menunjukkan masih rendahnya jumlah orang yang ikut bayar pajak. Andai yang aktif bayar pajak lima juta orang, APBN kita bisa dua hingga tiga kali lipat dari sekarang ini,” tambahnya.

Baca Juga: Masuk ke Era 4.0, Akuntan akan Ketinggalan Zaman?

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNDA Ali Kesuma menyambut baik peyelenggaraan kuliah umum ini. Terbentuknya tax centerUNDA ini, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk ikut menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak.

”Yang paling penting, para mahasiswa yang nantinya lulus dan memiliki income, tidak menjadi malas membayar pajak. Harus taat pajak,” pungkas Ali. (Amu)

Baca Juga: 11 Mahasiswa UI & UB Ikuti 'DDTC Internship Batch 2'
Topik : kampus, tax center unda, universitas darwan ali
Komentar
Dapatkan hadiah berupa merchandise DDTCNews masing-masing senilai Rp250.000 yang diberikan kepada dua orang pemenang. Redaksi akan memilih pemenang setiap dua minggu sekali, dengan berkomentar di artikel ini! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Rabu, 24 Oktober 2018 | 16:45 WIB
KULIAH HUKUM PAJAK
Senin, 18 Desember 2017 | 16:01 WIB
FEB UNIVERSITAS AIRLANGGA
Senin, 30 April 2018 | 06:31 WIB
KULIAH UMUM FEB UGM
Senin, 12 November 2018 | 18:10 WIB
BEASISWA
berita pilihan
Senin, 27 Mei 2019 | 13:40 WIB
KULIAH UMUM PAJAK
Selasa, 10 April 2018 | 10:50 WIB
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Selasa, 07 Mei 2019 | 11:03 WIB
UNIVERSITAS WIRARAJA
Minggu, 11 Desember 2016 | 11:17 WIB
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 16:52 WIB
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Minggu, 02 April 2017 | 11:53 WIB
PRPN STAN 2017
Rabu, 26 Oktober 2016 | 17:20 WIB
FEB UNIVERSITAS TRISAKTI
Rabu, 02 Agustus 2017 | 09:50 WIB
UNIVERSITAS UNIVERSAL
Selasa, 12 September 2017 | 13:52 WIB
UNIVERSITAS ISLAM MALANG