Fokus
Data & Alat
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Rabu, 28 April 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 28 APRIL - 4 MEI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Jelang Jatuh Tempo, Realisasi Pajak Kekayaan Jauh dari Harapan

A+
A-
0
A+
A-
0
Jelang Jatuh Tempo, Realisasi Pajak Kekayaan Jauh dari Harapan

Sejumlah orang hendak menyeberang jalan di salah satu perempatan jalan di Buenos Aires, Argentina. Pemerintah Argentina sejauh ini baru bisa mengumpulkan penerimaan ARS6,06 miliar atau Rp959,34 miliar dari penerapan pajak kekayaan.(Foto: southamericabackpacker.com)

BUENOS AIRES, DDTCNews - Pemerintah Argentina sejauh ini baru bisa mengumpulkan penerimaan sebesar ARS6,06 miliar atau hanya sebesar Rp959,34 miliar dari penerapan pajak kekayaan.

Nominal tersebut hanya 2% dari target pemerintah yang mengharapkan penerimaan pajak kekayaan hingga ARS300 miliar atau kurang lebih sebesar Rp47,5 triliun.

"Meski orang kaya di Argentina memiliki waktu hingga 16 April 2021 untuk membayar pajak kekayaan, hingga hari ini total yang terkumpul masih jauh di bawah ARS300 miliar," tulis batimes.com.ar dalam pemberitaannya, dikutip Selasa (13/4/2021).

Baca Juga: Penerimaan Pajak Kekayaan Sudah 74% dari Target

Untuk diketahui, pajak kekayaan di Argentina hanya berlaku sebanyak sekali waktu dan harus dibayar oleh mereka dengan kekayaan di atas ARS200 juta sebelum 16 April 2021.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan jatuh tempo pajak kekayaan pada 30 Maret 2021. Namun, jatuh tempo tersebut diundur akibat realisasi pembayaran pajak kekayaan yang rendah.

Adapun pajak kekayaan ini dikenakan oleh pemerintah untuk menutup biaya yang diperlukan dalam penanganan pandemi Covid-19. Berdasarkan beleid pajak kekayaan yang berlaku di Argentina tersebut, orang kaya wajib membayar pajak kekayaan dengan tarif sebesar 2,25% dan 5,25%.

Baca Juga: Survei Terbaru, 79% Masyarakat Indonesia Dukung Pajak Kekayaan

Bila harta yang dimaksud adalah harta yang ditempatkan di Argentina, tarif pajak kekayaan yang dikenakan sebesar 3,5%. Atas kekayaan yang ditempatkan di luar negeri, tarif pajak kekayaan naik menjadi 5,25%.

Berdasarkan catatan otoritas pajak, terdapat penolakan terhadap pengenaan pajak kekayaan ini. Tercatat ada 1.000 wajib pajak yang menolak membayar.

Setidaknya terdapat 7 wajib pajak yang menggugat pengenaan pajak kekayaan ke pengadilan. Jumlah wajib pajak yang memerkarakan pajak kekayaan ke pengadilan diekspektasikan meningkat. (Bsi)

Baca Juga: Reformasi Pajak, Pemerintah Usulkan Rombak Aturan PPN dan PPh

Topik : argentina, pajak kekayaan
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 06 Januari 2021 | 12:16 WIB
BOLIVIA
Jum'at, 18 Desember 2020 | 10:53 WIB
UNI EROPA
Kamis, 26 November 2020 | 11:35 WIB
ARGENTINA
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 09:15 WIB
ARGENTINA
berita pilihan
Senin, 10 Mei 2021 | 14:12 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:51 WIB
VAKSIN COVID-19
Senin, 10 Mei 2021 | 13:15 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:10 WIB
THAILAND
Senin, 10 Mei 2021 | 13:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:54 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:30 WIB
KABUPATEN SUBANG
Senin, 10 Mei 2021 | 11:45 WIB
SURVEI BANK INDONESIA