Review
Senin, 30 Maret 2020 | 17:10 WIB
RESPONS KEBIJAKAN PAJAK PERANGI DAMPAK VIRUS CORONA (2)
Senin, 30 Maret 2020 | 16:56 WIB
MEMO PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 30 Maret 2020 | 15:32 WIB
RESPONS KEBIJAKAN PAJAK PERANGI DAMPAK VIRUS CORONA (1)
Senin, 30 Maret 2020 | 15:01 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 25 Maret 2020 | 07:34 WIB
KURS PAJAK 25 MARET-31 MARET 2020
Rabu, 18 Maret 2020 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 18 MARET-24 MARET 2020
Rabu, 11 Maret 2020 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 11 MARET-17 MARET 2020
Rabu, 04 Maret 2020 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 4 MARET-10 MARET 2020
Komunitas
Senin, 30 Maret 2020 | 17:29 WIB
UNIVERSITAS PANCASILA
Senin, 30 Maret 2020 | 16:19 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Senin, 30 Maret 2020 | 15:23 WIB
KELUARGA KERAJAAN INGGRIS
Senin, 23 Maret 2020 | 15:13 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
Reportase
DDTC Indonesia
GET
x

Duh, BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2020

A+
A-
0
A+
A-
0
Duh, BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2020

Dewan Gubernur Bank Indonesia.

JAKARTA, DDTCNews - Gara-gara menyebarnya dampak virus Corona, Bank Indonesia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 5% hingga 5,4%, dari sebelumnya 5,1% sampai 5,5%.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan revisi prakiraan tersebut dipengaruhi oleh wabah virus Corona yang menyebabkan tertahannya prospek pertumbuhan ekonomi dunia. Menurutnya, tekanan terberat dari virus Corona kepada Indonesia akan terjadi pada kuartal I 2020, dengan proyeksi pertumbuhan 4,9%.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu terus didorong sehingga tetap berdaya tahan di tengah risiko tertundanya prospek pemulihan perekonomian dunia," katanya di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Baca Juga: Jokowi Godok Panduan Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk Pemda

Perry menyebut virus Corona telah menghilangkan optimisme pelaku ekonomi terhadap perbaikan ekonomi dunia. Menurut dia, virus tersebut akan memengaruhi perekonomian Indonesia melalui jalur pariwisata, perdagangan, dan investasi.

Dengan demikian, BI dan pemerintah akan terus berusaha mempertahankan stabilitas ekonomi, mendorong permintaan domestik, serta mempercepat reformasi struktural, termasuk dalam memitigasi dampak virus Corona.

Ia memperkirakan, pengaruh virus Corona pada perekonomian Indonesia hanya akan terjadi dalam jangka pendek, yakni pada kuartal 1 2020. Setelah pelemahan itu terlewati, BI memproyeksi ekonomi akan kembali tumbuh positif seiring dengan penanganan wabah virus tersebut.

Baca Juga: Jumlah Kasus COVID-19 Berkorelasi Positif dengan Respons Aspek Pajak

Sementara pada 2021, BI memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bisa lebih baik hingga ke level 5,2% sampai 5,6%. Menurut BI, pada tahun tersebut situasi perekonomian telah pulih sepenuhnya, setelah melewati berbagai ketidakpastian pada 2019 dan wabah virus Corona pada 2020.

Rapat dewan gubernur BI juga sepakat memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini menjadi 3%, dari semula 3,1%. Adapun pada 2021, BI memproyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dapat tumbuh lebih tinggi hingga 3,4%, dari semula 3,2%.

Perry mengatakan upaya penanggulangan virus Corona perlu terus dicermati karena dapat mempengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi, volume perdagangan, harga komoditas dunia, serta pergerakan aliran modal ke negara berkembang, termasuk Indonesia. (Bsi)

Baca Juga: Jokowi Instruksikan Impor Bahan Baku Alat Pelindung Diri Dipermudah

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu terus didorong sehingga tetap berdaya tahan di tengah risiko tertundanya prospek pemulihan perekonomian dunia," katanya di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Baca Juga: Jokowi Godok Panduan Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk Pemda

Perry menyebut virus Corona telah menghilangkan optimisme pelaku ekonomi terhadap perbaikan ekonomi dunia. Menurut dia, virus tersebut akan memengaruhi perekonomian Indonesia melalui jalur pariwisata, perdagangan, dan investasi.

Dengan demikian, BI dan pemerintah akan terus berusaha mempertahankan stabilitas ekonomi, mendorong permintaan domestik, serta mempercepat reformasi struktural, termasuk dalam memitigasi dampak virus Corona.

Ia memperkirakan, pengaruh virus Corona pada perekonomian Indonesia hanya akan terjadi dalam jangka pendek, yakni pada kuartal 1 2020. Setelah pelemahan itu terlewati, BI memproyeksi ekonomi akan kembali tumbuh positif seiring dengan penanganan wabah virus tersebut.

Baca Juga: Jumlah Kasus COVID-19 Berkorelasi Positif dengan Respons Aspek Pajak

Sementara pada 2021, BI memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bisa lebih baik hingga ke level 5,2% sampai 5,6%. Menurut BI, pada tahun tersebut situasi perekonomian telah pulih sepenuhnya, setelah melewati berbagai ketidakpastian pada 2019 dan wabah virus Corona pada 2020.

Rapat dewan gubernur BI juga sepakat memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini menjadi 3%, dari semula 3,1%. Adapun pada 2021, BI memproyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dapat tumbuh lebih tinggi hingga 3,4%, dari semula 3,2%.

Perry mengatakan upaya penanggulangan virus Corona perlu terus dicermati karena dapat mempengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi, volume perdagangan, harga komoditas dunia, serta pergerakan aliran modal ke negara berkembang, termasuk Indonesia. (Bsi)

Baca Juga: Jokowi Instruksikan Impor Bahan Baku Alat Pelindung Diri Dipermudah
Topik : BI, proyeksi pertumbuhan ekonomi RI, virus corona
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:45 WIB
TANDA KEHORMATAN
Selasa, 19 September 2017 | 10:27 WIB
KOTA JAMBI
Jum'at, 27 Maret 2020 | 09:10 WIB
KTT G20
Jum'at, 27 Maret 2020 | 06:55 WIB
PMK 23/2020
berita pilihan
Senin, 30 Maret 2020 | 18:11 WIB
PMK 22/2020
Senin, 30 Maret 2020 | 17:53 WIB
PAJAK INTERNASIONAL
Senin, 30 Maret 2020 | 17:41 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 30 Maret 2020 | 17:29 WIB
UNIVERSITAS PANCASILA
Senin, 30 Maret 2020 | 17:25 WIB
AMERIKA SERIKAT
Senin, 30 Maret 2020 | 17:10 WIB
RESPONS KEBIJAKAN PAJAK PERANGI DAMPAK VIRUS CORONA (2)
Senin, 30 Maret 2020 | 16:56 WIB
MEMO PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 30 Maret 2020 | 16:50 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 30 Maret 2020 | 16:20 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 30 Maret 2020 | 16:19 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA