Review
Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Fokus
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Dolar AS Lanjutkan Tren Penguatan Terhadap Rupiah

A+
A-
1
A+
A-
1
Dolar AS Lanjutkan Tren Penguatan Terhadap Rupiah

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Rupiah melanjutkan tren pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) untuk patokan pelunasan pajak (kurs beli) pada pekan pertama September 2021.

Nilai kurs pajak untuk setiap US$1 ditetapkan senilai Rp14.414. Kurs pajak terhadap mata uang Negeri Paman Sam itu terpantau naik tipis dari posisi pekan lalu yang berada di angka Rp14.412 per dolar AS.

Pelemahan rupiah berlaku juga terhadap dolar Australia. Nilai kurs pajak satu pekan ke depan ditetapkan senilai Rp10.443,81 per dolar Australia, naik dari posisi pekan lalu yang berada pada angka Rp10.405,50 per dolar Australia.

Baca Juga: Ada Penegasan Ketentuan Daluwarsa Penuntutan Tindak Pidana Perpajakan

Selanjutnya, nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Jiran ditetapkan pada angka Rp3.426,65 per ringgit Malaysia. Nilai kurs pajak tersebut naik dari posisi pekan lalu yang bertengger pada angka Rp3.400,76 per ringgit .

Sementara itu, dolar Singapura ikut menguat pada pekan ini dengan kurs pajak senilai Rp10.647,87 per dolar Singapura. Kurs pajak terhadap mata uang negara kota itu naik dari posisi pekan lalu yang senilai Rp10.587,32 per dolar Singapura.

Adapun nilai kurs pajak untuk setiap €1 ditetapkan pada angka Rp16.944,05. Patokan kurs pajak terhadap mata uang zona Eropa tersebut tercatat naik dari posisi pekan lalu senilai Rp16.881,91 per euro.

Baca Juga: Asosiasi Hotel Minta Pembebasan Pajak Diperpanjang Hingga Akhir 2022

Kurs pajak ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 48/KM.10/2021. Kurs ini digunakan untuk pelunasan pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), dan bea masuk.

Berikut kurs pajak periode 1 September 2021 - 7 September 2021 selengkapnya:

No Mata Uang Nilai Perubahan
1 Dolar Amerika Serikat (USD) 14.414,00 2,00
2 Dolar Australia (AUD) 10.443,81 38,31
3 Dolar Kanada (CAD) 11.404,79 59,14
4 Kroner Denmark (DKK) 2.278,51 8,41
5 Dolar Hongkong (HKD) 1.850,68 0,50
6 Ringgit Malaysia (MYR) 3.426,65 25,89
7 Dolar Selandia Baru (NZD) 10.007,36 63,89
8 Kroner Norwegia (NOK) 1.629,20 18,23
9 Poundsterling Inggris (GBP) 19.778,92 4,38
10 Dolar Singapura (SGD) 10.647,87 60,55
11 Kroner Swedia (SEK) 1.656,36 9,16
12 Franc Swiss (CHF) 15.754,98 19,08
13 Yen Jepang (JPY) 13.113,29 -32,54
14 Kyat Myanmar (MMK) 8,69 -0,06
15 Rupee India (INR) 194,40 0,52
16 Dinar Kuwait (KWD) 47.876,14 28,96
17 Rupee Pakistan (PKR) 86,93 -0,91
18 Peso Philipina (PHP) 288,06 2,57
19 Riyal Saudi Arabia (SAR) 3.843,13 0,56
20 Rupee Sri Lanka (LKR) 72,09 -0,15
21 Bath Thailand (THB) 438,48 6,24
22 Dolar Brunei Darussalam (BND) 10.635,48 45,64
23 Euro Euro (EUR) 16.944,05 62,14
24 Yuan Renminbi Tiongkok (CNY) 2.225,69 5,40
25 Won Korea (KRW) 12,33 0,07


Baca Juga: Perluasan Ultimum Remedium Hingga Tahap Persidangan

Note: untuk JPY adalah Nilai Rupiah per 100

Topik : kurs pajak, rupiah, dolar AS, pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Insentif Pajak Segera Berakhir, BI Lanjutkan DP 0% Rumah dan Kendaraan

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Isu Terpopuler: DJP Aktif Telepon WP dan Produksi Jutaan SP2DK 

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 21:52 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Simak, Ini 2 Kegiatan Strategi Pengawasan Pajak yang Dijalankan DJP

berita pilihan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 12:00 WIB
MALAYSIA

Asosiasi Hotel Minta Pembebasan Pajak Diperpanjang Hingga Akhir 2022

Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Perluasan Ultimum Remedium Hingga Tahap Persidangan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:30 WIB
UU HPP

Menkeu Bisa Tunjuk Pihak Lain Jadi Pemotong/Pemungut Pajak

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:00 WIB
SELANDIA BARU

Otoritas Pajak Segera Kirim Surat kepada 400 Orang Terkaya

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Ini Alasan DJP Lakukan Forensik Digital Data Elektronik

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB
PAJAK DALAM BERITA

Insentif UMKM di UU HPP & Program Pengungkapan Sukarela, Cek Videonya!

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KETUA UMUM METI SURYA DARMA:

‘Pajak Karbon Diperlukan untuk Mendukung Level of Playing Field’

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:30 WIB
UU HPP

Ungkap Harta 1985-2015 dalam PPS Hanya untuk Peserta Tax Amnesty

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:00 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Penerbitan SP2DK untuk Wajib Pajak, DJP: Belum Sepenuhnya Digital