Review
Rabu, 01 Februari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (4)
Selasa, 31 Januari 2023 | 11:45 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 31 Januari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (3)
Senin, 30 Januari 2023 | 12:00 WIB
TAJUK PERPAJAKAN
Fokus
Literasi
Senin, 30 Januari 2023 | 14:24 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 30 Januari 2023 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 30 Januari 2023 | 10:45 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 27 Januari 2023 | 17:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Rabu, 01 Februari 2023 | 10:00 WIB
KMK 6/2023
Rabu, 01 Februari 2023 | 09:31 WIB
KURS PAJAK 1 FEBRUARI - 7 FEBRUARI 2023
Rabu, 25 Januari 2023 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 25 JANUARI - 31 JANUARI 2023
Rabu, 18 Januari 2023 | 09:03 WIB
KURS PAJAK 18 JANUARI - 24 JANUARI 2023
Reportase

DJBC Atur Pemberian Insentif KITE Pembebasan, Status PKP Divalidasi

A+
A-
4
A+
A-
4
DJBC Atur Pemberian Insentif KITE Pembebasan, Status PKP Divalidasi

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Terbitnya PMK 149/2022 telah mengubah ketentuan mengenai pemberian fasilitas pembebasan bea masuk dan tidak dipungut PPN atau PPN dan PPnBM atas impor barang dan bahan untuk diolah, dirakit, atau dipasang pada barang lain dengan tujuan untuk diekspor atau KITE Pembebasan.

PMK 149/2022 diterbitkan sebagai revisi atas PMK 160/2018 untuk meningkatkan pelayanan kepabeanan. Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) kemudian merilis Perdirjen Nomor PER-8/BC/2022 yang mengatur teknis pemberian fasilitas KITE Pembebasan.

"PMK 160/PMK.04/2018 ... telah dicabut dan diganti dengan PMK 149/PMK.04/2022 ... sehingga perlu menetapkan peraturan direktur jenderal Bea dan Cukai tentang petunjuk teknis pembebasan ...," bunyi salah satu pertimbangan Perdirjen PER-8/BC/2022, dikutip pada Kamis (17/11/2022).

Baca Juga: Jokowi Bakal Setop Ekspor Konsentrat Tembaga Tahun Ini

Pasal 2 perdirjen tersebut menyatakan permohonan penetapan sebagai perusahaan KITE Pembebasan diajukan kepada menteri keuangan melalui kepala kantor wilayah (kanwil) atau kepala KPU yang mengawasi lokasi pabrik atau lokasi kegiatan usaha oleh badan usaha. Permohonan disampaikan secara elektronik melalui sistem aplikasi perizinan DJBC dalam kerangka online single submission (OSS).

Sistem aplikasi perizinan DJBC akan melakukan validasi terhadap permohonan, meliputi kesesuaian perizinan berusaha yang berlaku untuk operasional dan komersial sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai perizinan berusaha berbasis risiko, serta kesesuaian status pengusaha kena pajak (PKP) badan usaha.

Dalam hal hasil validasi sesuai, sistem aplikasi perizinan DJBC bakal meneruskan permohonan kepada kepala KPU atau kepala kantor pabean yang mengawasi lokasi pabrik atau lokasi kegiatan usaha badan usaha, dan menyampaikan respon status permohonan kepada badan usaha. Sementara jika hasil validasi tidak sesuai, permohonan tidak dapat diproses lebih lanjut, dan sistem aplikasi perizinan DJBC memberikan respon tidak dapat diproses disertai alasan.

Baca Juga: Kanwil DJBC Jakarta Ambil Alih Kantor Bea Cukai Bekasi dan Cikarang

Dalam hal terdapat gangguan operasional pada sistem aplikasi perizinan DJBC, permohonan dapat disampaikan secara tertulis kepada menteri melalui kepala kanwil melalui kepala kantor pabean atau Kepala KPU yang mengawasi lokasi pabrik dan/atau lokasi kegiatan usaha perusahaan. Terhadap permohonan yang diajukan secara tertulis, kepala KPU atau kepala kantor pabean yang melakukan pemeriksaan kelengkapan berkas dan isian permohonan.

Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan sesuai, kepala KPU atau kepala kantor pabean akan menerbitkan tanda terima permohonan. Sedangkan jika hasil pemeriksaan tidak sesuai, kepala KPU atau kepala kantor pabean bakal menerbitkan surat pengembalian permohonan disertai dengan alasan.

Pada Pasal 3, dijelaskan kepala KPU atau kepala kantor pabean yang mengawasi lokasi pabrik dan/atau lokasi kegiatan usaha perusahaan melakukan pemeriksaan terhadap permohonan yang disampaikan. Pemeriksaan itu meliputi pemeriksaan dokumen dan pemeriksaan lokasi, serta pemeriksaan latar belakang perusahaan dan penanggung jawab perusahaan.

Baca Juga: Reformasi Bea Cukai: Proses Bisnis dan Integritas

"Pemeriksaan ... dilakukan oleh unit yang melaksanakan tugas dan fungsi di bidang pelayanan kepabeanan dan unit yang melaksanakan tugas dan fungsi di bidang pengawasan," bunyi Pasal 3 ayat (3) perdirjen tersebut.

PMK 149/2022 telah mengubah sejumlah ketentuan dalam PMK 160/2018 mengenai pemberian fasilitas KITE Pembebasan. Perubahan tersebut misalnya penerima fasilitas KITE Pembebasan kini disyaratkan PKP dan memiliki CCTV. (sap)

Baca Juga: Apa Itu Customs Clearance?

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : kepabeanan, bea cukai, pembebasan bea masuk, bea masuk, PMK 149/2022, KITE pembebasan

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 23 Januari 2023 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN BEA CUKAI

Tahun Baru Imlek, DJBC Bagikan Tips Belanja Biar Tetap Hoki

Minggu, 22 Januari 2023 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS KEPABEANAN

Tata Cara Pengajuan Permohonan Valuation Advice

Sabtu, 21 Januari 2023 | 14:00 WIB
PMK 168/2022

Begini Format Baru Surat Permohonan Pengajuan dan Pengembalian Jaminan

Jum'at, 20 Januari 2023 | 17:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Bea Cukai Musnahkan Barang Lartas, dari Pakaian Sampai Minuman Herbal

berita pilihan

Rabu, 01 Februari 2023 | 16:30 WIB
PP 49/2022

Catat! Cap Fasilitas PP 49/2022 Sudah Tersedia di Aplikasi e-Faktur

Rabu, 01 Februari 2023 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN PERDAGANGAN

Hilirisasi Mineral Jalan Terus, Jokowi Tak Gentar dengan Gugatan WTO

Rabu, 01 Februari 2023 | 15:50 WIB
AGENDA PAJAK

Luncurkan e-Book Pedoman Perpajakan Indonesia, DDTC Gelar Talk Show

Rabu, 01 Februari 2023 | 15:30 WIB
KPP PRATAMA TOLITOLI

Imbau WP Segera Validasi NIK, Kantor Pajak Ini Kirim WA Blast

Rabu, 01 Februari 2023 | 15:07 WIB
KANWIL DJP JAKARTA TIMUR

Wah! DJP Telusuri Jaringan Penerbit Faktur Pajak Fiktif di Jakarta

Rabu, 01 Februari 2023 | 14:43 WIB
KEBIJAKAN PERDAGANGAN

Jokowi Bakal Setop Ekspor Konsentrat Tembaga Tahun Ini

Rabu, 01 Februari 2023 | 14:15 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Selepas Natal dan Tahun Baru, Tingkat Inflasi Masih Tembus 5%

Rabu, 01 Februari 2023 | 14:07 WIB
BINCANG ACADEMY

Mengejar Penyusunan Kebijakan Keuangan Daerah sebagai Turunan UU HKPD

Rabu, 01 Februari 2023 | 13:14 WIB
UNIVERSITAS TRILOGI

Penerapan CRM dan Teknologi Berpeluang Wujudkan Kepatuhan Kooperatif