Review
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 30 Juni 2020 | 09:33 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

DJBC: 82 Produsen Rokok Dapat Penundaan Bayar Cukai 90 Hari

A+
A-
5
A+
A-
5
DJBC: 82 Produsen Rokok Dapat Penundaan Bayar Cukai 90 Hari

Ilustrasi pita cukai. (foto: peruri.co.id)

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) telah memberikan relaksasi penundaan pelunasan cukai rokok senilai Rp12,79 triliun per 11 Mei 2020.

Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi mengatakan relaksasi tersebut diberikan kepada 82 produsen rokok. Meski relaksasi kebanyakan diberikan pada produsen rokok golongan I, dia mengatakan produsen rokok golongan II dan III juga turut menikmati relaksasi tersebut.

"Yang sudah memanfaatkannya merata ya, dari golongan kecil, menengah, dan besar. Artinya, kebijakan ini dirasa membantu dan dimanfaatkan oleh semua pabrikan," katanya.

Baca Juga: Operasi Laut, DJBC Sita Ratusan Kilogram Sabu-Sabu Hingga Rokok Ilegal

Kebijakan relaksasi pembayaran cukai telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 30/PMK.04/2020. Beleid tersebut merupakan perubahan dari PMK No.57/PMK.04/2017 tentang Penundaan Pembayaran Cukai untuk Pengusaha Pabrik atau Importir Barang Kena Cukai yang Melaksanakan Pelunasan dengan Cara Pelekatan Pita Cukai.

Beleid tersebut mengatur pemesanan pita cukai yang diajukan oleh pengusaha barang kena cukai pada tanggal 9 April hingga 9 Juli 2020 dapat diberikan penundaan pembayaran selama 90 hari sejak pemesanan. Sementara pada PMK 57/2017, relaksasi hanya diberikan dua bulan.

Heru memerinci relaksasi tersebut diberikan kepada 8 produsen rokok golongan I, 67 pabrik golongan II, serta 7 pabrik golongan III. Adapun aplikasi pemesanan pita cukai tembakau (CK-1) yang diterima DJBC sebanyak 1.057 aplikasi.

Baca Juga: Wow, Penerimaan Cukai Etil Alkohol Tumbuh 205,4%

Jika dilihat menurut nilai pesanan pita cukai yang mendapat relaksasi, produsen rokok golongan I menjadi pemanfaat paling besar, yaitu senilai Rp10,33 triliun. Sementara itu, golongan II senilai Rp2,45 triliun, dan golongan III hanya Rp15 miliar.

Heru memastikan kebijakan relaksasi tersebut hanya akan menggeser masa kredit yang sebelumnya 2 bulan menjadi 90 bulan sehingga tidak akan memberi pengaruh pada penerimaan cukai pada akhir tahun.

"Dengan PMK ini ada relaksasi dalam bentuk perpanjangan sampai Agustus untuk membantu cashflow pabrikan yang sedang masa sulit saat ini," ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Rilis Perpres Baru, Bantuan Kartu Prakerja Bisa Diminta Kembali

Dia mengakui penerimaan cukai pada bulan-bulan selama periode program akan mengalami penurunan. Namun, penurunan tersebut akan terkompensasi saat waktu pelunasan pita cukai jatuh tempo dalam 90 hari. (kaw)

Topik : cukai, cukai hasil tembakau, cukai rokok, DJBC, penundaan pembayaran, pita cukai, virus Corona
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 03 Juli 2020 | 14:12 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Jum'at, 03 Juli 2020 | 14:04 WIB
PMK 77/2020
Jum'at, 03 Juli 2020 | 11:24 WIB
RENSTRA KEMENKEU 2020-2024
Jum'at, 03 Juli 2020 | 10:08 WIB
EFEK VIRUS CORONA
berita pilihan
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:53 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:46 WIB
DDTC NEWSLETTER
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:35 WIB
HASIL OPERASI DJBC
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN KARAWANG
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:28 WIB
PMK 85/2020
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:19 WIB
FILIPINA
Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:16 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:08 WIB
PERCEPATAN BELANJA
Jum'at, 10 Juli 2020 | 16:52 WIB
PENGELOLAAN ASET NEGARA
Jum'at, 10 Juli 2020 | 16:30 WIB
TEKNOLOGI INFORMASI DJP