Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Di Kota Ini Semua Pajak Daerah Bisa Dibayar Online

A+
A-
0
A+
A-
0
Wali Kota Cimahi Atty Suharti (Foto: Pemprov Jabar)

CIMAHI, DDTCNews – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Cimahi resmi menerapkan pola pembayaran dalam jaringan (daring/online) untuk semua jenis pajak daerah dengan menggandeng Bank Jabar Banten.

Wali Kota Cimahi Atty Suharti saat meluncurkan sistem pajak online tersebut di Alam Wisata Cimahi, Jalan Kolonel Masturi, Kamis (15/9), menuturkan penerapan pola pembayaran daring itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan pelayanan bagi para wajib pajak.

"Dengan kemudahan pembayaran pajak secara online untuk berbagai jenis pajak, termasuk pajak restoran, diharapkan tunggakan pembayaran akan berkurang. Soalnya, tunggakan itu seringkali disebabkan oleh kesulitan dalam melakukan pembayaran," katanya.

Baca Juga: Wah, Pemerintah Bakal Lakukan Rasionalisasi Pajak Daerah

Atty menambahkan, melalui sistem online itu juga diharapkan kecenderungan penunggakan pajak bisa terdeteksi secara dini, sehingga wajib pajak yang lupa membayar bisa diingatkan.

"Saya harap dengan beragam kemudahan yang ditawarkan, pendapatan dari sektor pajak bisa meningkat. Tahun lalu ditargetkan Rp106 miliar, realisasinya Rp 110 miliar. Tahun ini ditargetkan Rp105,8 miliar," ujarnya.

Dari target itu, setoran pajak hotel ditarget Rp590 juta, pajak restoran Rp8,2 miliar, pajak hiburan Rp464 juta, pajak reklame Rp1,9 miliar, pajak penerangan jalan Rp38 miliar, pajak parkir Rp453 juta, pajak air tanah Rp2,8 miliar, BPHTB Rp24,6 miliar dan PBB Rp28,6 miliar.

Baca Juga: Melihat Profil Pajak di Sentra Kepulauan Borneo

Dalam kesempatan sama, Sekretaris Dispenda Kota Cimahi Yunita R Widiana mengatakan sistem pembayaran online sebenarnya sudah diterapkan, tetapi baru untuk PBB dan BPHTB.

Kini, seperti dilansir pikiran-rakyat.com, enam jenis pajak lainnya, yaitu pajak hotel, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak air tanah, dan pajak sarang burung walet juga bisa secara online.

Kepala Cabang BJB Cimahi Chandra Dwipayana mengatakan setelah mengerjasamakan pembayaran pajak secara online, pihaknya berencana menerapkan kerja sama pembayaran retribusi secara online juga. Bahkan, pola pembayaran akan diintegrasikan dengan e-channel BJB.

Baca Juga: Hanya 1 dari Ratusan Pengusaha Walet yang Patuh Bayar Pajak

"Dengan fasilitas ini, para wajib pajak ini tidak usah datang lagi ke Dispenda untuk booking, tetapi cukup dengan SMS banking atau internet banking, kemudian transaksi juga bisa dilakukan lewat aplikasi tersebut," kata Chandra. (Bsi)

"Dengan kemudahan pembayaran pajak secara online untuk berbagai jenis pajak, termasuk pajak restoran, diharapkan tunggakan pembayaran akan berkurang. Soalnya, tunggakan itu seringkali disebabkan oleh kesulitan dalam melakukan pembayaran," katanya.

Baca Juga: Wah, Pemerintah Bakal Lakukan Rasionalisasi Pajak Daerah

Atty menambahkan, melalui sistem online itu juga diharapkan kecenderungan penunggakan pajak bisa terdeteksi secara dini, sehingga wajib pajak yang lupa membayar bisa diingatkan.

"Saya harap dengan beragam kemudahan yang ditawarkan, pendapatan dari sektor pajak bisa meningkat. Tahun lalu ditargetkan Rp106 miliar, realisasinya Rp 110 miliar. Tahun ini ditargetkan Rp105,8 miliar," ujarnya.

Dari target itu, setoran pajak hotel ditarget Rp590 juta, pajak restoran Rp8,2 miliar, pajak hiburan Rp464 juta, pajak reklame Rp1,9 miliar, pajak penerangan jalan Rp38 miliar, pajak parkir Rp453 juta, pajak air tanah Rp2,8 miliar, BPHTB Rp24,6 miliar dan PBB Rp28,6 miliar.

Baca Juga: Melihat Profil Pajak di Sentra Kepulauan Borneo

Dalam kesempatan sama, Sekretaris Dispenda Kota Cimahi Yunita R Widiana mengatakan sistem pembayaran online sebenarnya sudah diterapkan, tetapi baru untuk PBB dan BPHTB.

Kini, seperti dilansir pikiran-rakyat.com, enam jenis pajak lainnya, yaitu pajak hotel, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak air tanah, dan pajak sarang burung walet juga bisa secara online.

Kepala Cabang BJB Cimahi Chandra Dwipayana mengatakan setelah mengerjasamakan pembayaran pajak secara online, pihaknya berencana menerapkan kerja sama pembayaran retribusi secara online juga. Bahkan, pola pembayaran akan diintegrasikan dengan e-channel BJB.

Baca Juga: Hanya 1 dari Ratusan Pengusaha Walet yang Patuh Bayar Pajak

"Dengan fasilitas ini, para wajib pajak ini tidak usah datang lagi ke Dispenda untuk booking, tetapi cukup dengan SMS banking atau internet banking, kemudian transaksi juga bisa dilakukan lewat aplikasi tersebut," kata Chandra. (Bsi)

Topik : kota cimahi, pajak online, pajak daerah
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:20 WIB
KOTA SOLO
Senin, 22 Oktober 2018 | 12:01 WIB
PROVINSI BANGKA BELITUNG
Jum'at, 04 Oktober 2019 | 20:03 WIB
KOTA MAKASSAR
Senin, 30 Juli 2018 | 16:22 WIB
KABUPATEN CILACAP
berita pilihan
Selasa, 14 Mei 2019 | 17:34 WIB
KOTA PALEMBANG
Rabu, 15 Mei 2019 | 16:45 WIB
KABUPATEN INDRAMAYU
Senin, 20 Mei 2019 | 15:40 WIB
PROVINSI JAWA BARAT
Selasa, 21 Mei 2019 | 10:04 WIB
KABUPATEN MALANG
Kamis, 23 Mei 2019 | 16:44 WIB
KABUPATEN SIAK
Jum'at, 24 Mei 2019 | 14:29 WIB
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Selasa, 30 April 2019 | 17:45 WIB
KOTA MALANG
Kamis, 30 November 2017 | 09:55 WIB
KOTA MEDAN
Senin, 11 Desember 2017 | 15:30 WIB
KOTA BANDAR LAMPUNG
Jum'at, 11 November 2016 | 20:22 WIB
PROVINSI RIAU