Review
Minggu, 24 Januari 2021 | 08:01 WIB
KEPALA BAPENDA DKI JAKARTA M. TSANI ANNAFARI:
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 19 Januari 2021 | 09:24 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 25 Januari 2021 | 18:22 WIB
KAMUS HUKUM PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 18:08 WIB
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (4)
Senin, 25 Januari 2021 | 15:45 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Senin, 25 Januari 2021 | 17:51 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Komunitas
Senin, 25 Januari 2021 | 16:41 WIB
SEKOLAH TINGGI PERPAJAKAN INDONESIA
Sabtu, 23 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:35 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 20 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Carlo Ancelotti Dituding Gelapkan Pajak Belasan Miliar Rupiah

A+
A-
0
A+
A-
0
Carlo Ancelotti Dituding Gelapkan Pajak Belasan Miliar Rupiah

Carlo Ancelotti. (foto: sky sports) 

MADRID, DDTCNews—Kasus penggelapan pajak kembali menyeret pesohor sepak bola dunia. Kali ini, Carlo Ancelotti—pelatih klub Everton di Liga Inggris—dituding melakukan praktik penggelapan pajak.

Jaksa penuntut wilayah Madrid, Spanyol mendakwa Ancelotti melakukan penggelapan pajak ketika melatih Real Madrid periode 2014-2015. Ancelotti dianggap tidak bayar pajak dengan benar terkait pendapatan dari hak gambar kala itu.

"Ancelotti telah menyembunyikan pendapatan yang diperoleh dan berniat untuk menghindari tugas pajaknya terhadap kantor perbendaharaan publik," tulis keterangan resmi kejaksaan Madrid dikutip Kamis (25/6/2020).

Baca Juga: ‘Dengan Pajak, Kita Memiliki Kesempatan Tempuh Pendidikan yang Baik’

Jaksa penuntut membeberkan bahwa dakwaan terhadap Ancelotti karena dugaan menghindari kewajiban pajak senilai €1 juta atau setara Rp16 miliar atas pendapatan dari hak gambar selama berkarier di Negeri Matador.

Dilansir Sky Sports, bukan kali ini saja otoritas Spanyol menjerat selebriti lapangan hijau karena dugaan penghindaran pajak. Sebelumnya, nama-nama tenar seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo dan Jose Mourinho sempat terjerat kasus pajak.

Kasus pajak terakhir yang ditangani oleh otoritas Spanyol adalah penggelapan pajak yang dilakukan striker Atletico Madrid, Diego Costa. Pemain nasional Spanyol itu pun lantas harus membayar denda sekitar Rp8,5 miliar.

Baca Juga: ‘Tarif Pajak yang Tidak Dapat Diterima’

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Ancelotti. Selama menangani Real Madrid, Ancelotti berhasil membawa sejumlah prestasi, salah satunya memboyong satu piala Liga Champions musim 2013/2014.

Nama Ancelotti juga sudah tidak asing bagi pencinta sepak bola. Ancelotti sempat melatih klub-klub top di benua biru. Selain Real Madrid, Ancelotti juga pernah melatih AC Milan, Bayern Munich dan Paris Saint-Germain. (rig)

Baca Juga: Ternyata Begini Cara Selebriti Hemat Pajak
Topik : selebriti, pelatih sepak bola dunia, Carlo Ancelotti, kasus penggelapan pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 05 Maret 2020 | 10:37 WIB
FIERSA BESARI
Rabu, 04 Maret 2020 | 10:35 WIB
NATALIE SARAH SIANIPAR
Jum'at, 21 Februari 2020 | 11:45 WIB
KEVIN SANJAYA DAN MARCUS GIDEON
Senin, 10 Februari 2020 | 09:35 WIB
DIDI KEMPOT:
berita pilihan
Senin, 25 Januari 2021 | 18:22 WIB
LEMBAGA PENGELOLA INVESTASI
Senin, 25 Januari 2021 | 18:22 WIB
KAMUS HUKUM PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 18:08 WIB
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (4)
Senin, 25 Januari 2021 | 17:51 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 17:36 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 17:30 WIB
KOTA MALANG
Senin, 25 Januari 2021 | 17:16 WIB
PELAYANAN PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 17:00 WIB
KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Senin, 25 Januari 2021 | 16:41 WIB
SEKOLAH TINGGI PERPAJAKAN INDONESIA