LAPORAN DARI VIENNA

Bertambah Lagi, 3 Profesional DDTC Raih Gelar LL.M. di Austria

Redaksi DDTCNews | Selasa, 21 Juni 2022 | 07:45 WIB
Bertambah Lagi, 3 Profesional DDTC Raih Gelar LL.M. di Austria

Specialist Transfer Pricing Services Atika Ritmelina Marhani, Senior Specialist Transfer Pricing Services Yurike Yuki, dan Assistant Manager Tax Compliance & Litigation Services Riyhan Juli Asyir berfoto bersama Prof. Dr. DDr.h.c. Michael Lang selaku Wakil Rektor WU Vienna sekaligus menjabat sebagai Direktur Akademi dari program LL.M. hukum pajak internasional.

PADA 20 Juni 2022, sebanyak 3 profesional DDTC berhasil meraih gelar LL.M. dalam bidang hukum pajak internasional dari Vienna University of Economics and Business (WU Vienna), Austria.

Mereka adalah Assistant Manager Tax Compliance & Litigation Services Riyhan Juli Asyir, Senior Specialist Transfer Pricing Services Yurike Yuki, dan Specialist Transfer Pricing Services Atika Ritmelina Marhani.

Bertempat di Altes Rathaus (Old City Hall) Austria, ketiga profesional DDTC ini mengikuti prosesi wisuda yang menjadi rangkaian akhir dari studi magister (S-2) yang telah berlangsung selama kurang lebih 10 bulan.

Baca Juga:
Promo Gajian! Ada Harga Spesial untuk Buku Transfer Pricing DDTC

Tesis pada tahun ini mengangkat tema Justice, Equality, and Tax Law. Riyhan Juli Asyir mengambil topik Improving Justice and Equality through Improved Audit Procedures – The Case of Joint Tax Audits.

Yurike Yuki mengambil topik The Bearer of the Burden of Proof in Cases of Abuse of Law. Atika Ritmelina Marhani mengambil topik Tax Compliance Management Systems – To a better Tax Assessment through Enhanced Tax Management.

Studi ini merupakan bagian dari program Human Resources Development Programme (HRDP) DDTC. Setiap tahunnya, DDTC memberangkatkan pegawainya dengan beasiswa penuh untuk mengikuti berbagai pelatihan, kursus, hingga studi lanjut S-2 di berbagai universitas ternama di dalam dan luar negeri.

Baca Juga:
Lagi, Profesional DDTC Raih Sertifikasi Internasional Bidang Pajak

Dengan memegang teguh visi dan misinya, walau pada masa pandemi yang penuh dengan tantangan dan keterbatasan, DDTC tetap berkomitmen untuk menjalankan program pengembangan diri untuk para profesionalnya.

Riyhan, Yurike, dan Atika menyatakan komitmen dari DDTC tersebut yang menjadi semangat bagi mereka untuk dapat menyelesaikan perjalanan akademiknya. Apalagi, ada dukungan penuh dari keluarga besar DDTC.

Riyhan bersyukur telah mendapatkan kesempatan belajar di WU Vienna, Austria. Dia berharap semua ilmu yang telah didapat saat menempuh studi dapat melengkapi kemampuannya sebagai salah satu profesional DDTC.

Baca Juga:
Menelusuri Kompleksitas dan Tantangan Penerapan Pilar 1 Amount A

“Tentunya saya ucapkan terima kasih untuk keluarga besar DDTC, terutama Pak Darussalam dan Pak Danny Septriadi atas kesempatannya untuk terus belajar. Semoga dengan ilmu yang saya terima, saya dapat berkontribusi terhadap pencapaian visi dan misi DDTC dan dunia perpajakan Indonesia,” ungkapnya.

Yurike juga berterima kasih kepada DDTC atas kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan. Menurutnya, ilmu pajak merupakan ilmu yang sangat dinamis. Oleh karena itulah, setiap orang yang berkecimpung di dalam dunia pajak harus terus melihat perkembangan yang ada.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada DDTC atas kesempatan yang diberikan kepada saya. Ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan selama sepuluh bulan ini sangatlah berharga dan merupakan tahun terbaik dalam hidup saya. Semoga ilmu yang saya dapatkan ini nantinya bermanfaat bagi DDTC maupun komunitas pajak Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga:
Pembebasan PPN untuk Pertahanan dan Keamanan Negara! Cek Panduannya

Ucapan terima kasih dan rasa syukur juga disampaikan oleh Atika kepada DDTC. Dia merasa mendapat kesempatan luar biasa untuk dapat menempuh studi S-2 dan menjalani kehidupan di Vienna, yang merupakan salah satu most liveable city in the world berdasarkan studi Mercer karena penduduknya dinilai memiliki kualitas hidup sangat baik.

“Perjalanan studi ini merupakan pengalaman hidup yang luar biasa yang saya peroleh sebagai profesional DDTC. Semoga berbekal ilmu yang telah saya peroleh, saya dapat terus maju bersama DDTC dan juga berkontribusi secara lebih nyata untuk sistem perpajakan di Indonesia,” ungkapnya.

Acara wisuda dibuka dengan kata sambutan dari Mmag. Markus Figl selaku Borough Mayor of the First District of Vienna. Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan Prof. Dr. DDr.h.c. Michael Lang selaku Wakil Rektor WU Vienna sekaligus menjabat sebagai Direktur Akademi dari program LL.M. hukum pajak internasional.

Baca Juga:
Dampak Digitalisasi terhadap Urusan Pajak Perusahaan dan Otoritas

Kemudian, acara dilanjutkan dengan Awarding Ceremony yang dipimpin langsung oleh Prof. Lang kepada masing-masing wisudawan yang berasal dari berbagai negara. Tahun ini, WU Vienna meluluskan wisudawan dari Austria, Belgia, Brazil, Chili, India, Indonesia, Italia, Jepang, Jerman, Kuwait, Meksiko, Panama, Peru, Prancis, dan Turki.

Kelulusan Riyhan, Yurike, dan Atika melengkapi 6 profesional DDTC lain yang telah menyelesaikan studi S-2 luar negeri melalui program HRDP. Mereka adalah Partner Fiscal Research & Advisory B. Bawono Kristiaji, Partner Transfer Pricing Services Romi Irawan, Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Deborah, Senior Manager Transfer Pricing Services Yusuf Wangko Ngantung, Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Ganda C. Tobing, dan Manager Tax Compliance & Litigation Services Anggi Padoan Ibrahim Tambunan. (kaw)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Kamis, 22 Februari 2024 | 11:15 WIB LITERATUR PAJAK

Promo Gajian! Ada Harga Spesial untuk Buku Transfer Pricing DDTC

Kamis, 22 Februari 2024 | 09:45 WIB SERTIFIKASI PROFESIONAL PAJAK

Lagi, Profesional DDTC Raih Sertifikasi Internasional Bidang Pajak

Rabu, 21 Februari 2024 | 11:00 WIB ANALISIS PAJAK

Menelusuri Kompleksitas dan Tantangan Penerapan Pilar 1 Amount A

Rabu, 21 Februari 2024 | 10:00 WIB LITERATUR PAJAK

Pembebasan PPN untuk Pertahanan dan Keamanan Negara! Cek Panduannya

BERITA PILIHAN
Kamis, 22 Februari 2024 | 18:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Laksanakan Bantuan Penagihan Pajak, DJP: Perpres Perlu Direvisi

Kamis, 22 Februari 2024 | 18:15 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Reorganisasi Instansi Vertikal DJP Berlanjut? Ini Kata Dirjen Pajak

Kamis, 22 Februari 2024 | 18:07 WIB KEBIJAKAN PAJAK

60 Juta NIK Sudah Dipadankan Dengan NPWP

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:45 WIB KONSULTASI PAJAK

Pengajuan Permohonan IKH secara Online, Bagaimana Tata Caranya?

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:30 WIB BEA CUKAI MALANG

Cegat Bus Antarkota di Pintu Tol, DJBC Amankan 30 Koli Rokok Ilegal

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:27 WIB KEPATUHAN PAJAK

4,3 Juta WP Sudah Lapor SPT Tahunan 2023, Mayoritas Gunakan e-Filing

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:01 WIB KINERJA FISKAL

APBN Catatkan Surplus Rp31,3 Triliun pada Januari 2024

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:00 WIB TIPS PAJAK

Cara Ikut Lelang Barang-Barang Sitaan Pajak

Kamis, 22 Februari 2024 | 16:37 WIB PENERIMAAN PAJAK

Kontraksi, Penerimaan Pajak Terkumpul Rp149,25 Triliun di Januari 2024

Kamis, 22 Februari 2024 | 16:30 WIB PMK 7/2024

Beli Rumah Lain, WP OP Tak Boleh Lagi Pakai Fasilitas PPN DTP 2024