PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL

Menkeu Suahasil Pede Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,5% pada Tahun Ini

[DDTCNews] Aurora K. M. Simanjuntak
Rabu, 04 November 2026 | 13.45 WIB
Menkeu Suahasil Pede Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,5% pada Tahun Ini
<p>Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan keterangan saat konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (3/11/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/agr</p>

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2026 tetap kuat. Meski demikian, pemerintah masih menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah akan menyampaikan pandangan dan analisis mengenai perkembangan ekonomi setelah BPS merilis data pertumbuhan kuartal III/2026. Analisis tersebut juga akan mencakup prospek perekonomian menjelang akhir tahun.

"Nanti setelah dikeluarkan angkanya oleh BPS tentu kita akan menyampaikan [pandangan] dan juga melakukan analisis terhadap bagaimana gerak ekonomi Indonesia di kuartal III/2026 ini," ujarnya, dikutip pada Rabu (4/11/2026).

Suahasil memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 tetap kuat. Optimisme itu didasarkan pada aktivitas ekonomi domestik yang diyakini masih menjadi penopang utama pertumbuhan.

Selain itu, dia memastikan APBN akan tetap berperan sebagai peredam guncangan ekonomi (shock absorber). Fungsi tersebut dijalankan melalui belanja negara, subsidi, dan bantuan sosial (bansos) untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi dan dunia usaha.

"All year mungkin pertumbuhan masih akan tetap kuat. Dukungannya itu dari perekonomian, kegiatan ekonomi domestik, APBN-nya sendiri terus berfungsi sebagai shock absorber," kata Suahasil.

Suahasil juga menyoroti aktivitas sektor riil yang dinilai masih bergeliat. Kondisi tersebut tecermin dari pertumbuhan investasi sejalan dengan pelaksanaan berbagai proyek hilirisasi yang menghasilkan nilai tambah tinggi.

Selain itu, sektor pertanian dinilai masih berdaya tahan dan mampu tumbuh meskipun sejumlah daerah mengalami kekeringan dan fenomena El Niño.

"Dengan sinergi kebijakan dan momentum aktivitas ekonomi yang terus kita jaga kita perkirakan [pertumbuhan ekonomi] di 2026 di sekitar 5,5%," tutur Suahasil. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.