Academy - EB_IC TP bathc 34
News - STAN Tax Writing Challenge
Perpajakan - Update Notif & Dekstop Sept 2026
[News] Banner Whatsapp Channel
KEBIJAKAN PAJAK

Penasihat BRITACOM Dorong Implementasi Cooperative Compliance

[DDTCNews] Muhamad Wildan
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13.00 WIB
Penasihat BRITACOM Dorong Implementasi Cooperative Compliance
<p>Member of Belt and Road Initiative Tax Administration Cooperation Mechanism (BRITACOM) Advisory Board sekaligus Presiden International Tax and Investment Center (ITIC)&nbsp;Daniel Witt&nbsp;dalam acara <em>Belt and Road Initiative Tax Administration Cooperation Forum </em>(BRITACOF) ke-7, Selasa (13/10/2026).</p>

JAKARTA, DDTCNews - Member of Belt and Road Initiative Tax Administration Cooperation Mechanism (BRITACOM) Advisory Board sekaligus Presiden International Tax and Investment Center (ITIC) Daniel Witt mendorong otoritas pajak pada berbagai yurisdiksi untuk mewujudkan penciptaan kepatuhan melalui peningkatan rasa saling percaya, bukan hanya melalui enforcement.

Witt mengatakan salah satu langkah yang dapat ditempuh oleh otoritas pajak untuk meningkatkan kepatuhan dengan pendekatan berbasis rasa saling percaya adalah program cooperative compliance.

"Cooperative compliance didasarkan pada prinsip bahwa otoritas pajak perlu berfokus pada area yang nyata-nyata memiliki risiko penghindaran pajak. Hal ini mencerminkan tumbuhnya rasa saling percaya antara wajib pajak dan otoritas pajak," ujar Witt dalam Belt and Road Initiative Tax Administration Cooperation Forum (BRITACOF) ke-7, dikutip pada Rabu (14/10/2026).

Menurut Witt, perusahaan multinasional dapat didorong untuk turut serta dalam program cooperative compliance mengingat entitas dimaksud memiliki kontrol internal guna memastikan kepatuhan pajak mereka.

Bahkan, kini ada banyak grup perusahaan multinasional yang memublikasikan tax transparency statements dalam rangka membuktikan kepatuhan pajaknya kepada publik.

"Mereka menerbitkan tax transparency statements dan membagikan strategi pajak mereka. Kini, giliran otoritas pajak untuk memahami dokumen tersebut dan memanfaatkannya sebagai landasan dari hubungan rasa saling percaya dalam program cooperative compliance," ujar Witt.

Guna menciptakan rasa saling percaya antara wajib pajak dan otoritas pajak serta mengimplementasikan program cooperative compliance, salah satu PR yang harus diselesaikan adalah transformasi budaya dan pola pikir.

"Keberhasilan cooperative compliance bergantung pada adanya rasa saling percaya, transparansi, serta peningkatan kapasitas di dalam tubuh otoritas pajak. Hubungan yang lebih baik dengan wajib pajak tidak hanya meningkatkan penerimaan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi. Ini adalah siklus yang saling menguntungkan dan berkelanjutan, bahkan pada masa sulit sekalipun," ujar Witt.

Sebagai informasi, BRITACOM adalah organisasi nonprofit yang mewadahi kerja sama antarotoritas pajak yurisdiksi-yurisdiksi yang berpartisipasi dalam Belt and Road Initiative (BRI).

Adapun BRITACOF adalah agenda resmi yang diselenggarakan BRITACOM setiap tahun. Pada tahun ini, Indonesia melalui Ditjen Pajak (DJP) berkesempatan menjadi tuan rumah BRITACOF ke-7. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.