JAKARTA, DDTCNews - Wajib pajak dan fiskus dinilai memiliki peran yang sama-sama penting untuk mencapai target penerimaan negara.
Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak Nufransa Wira Sakti mengatakan wajib pajak berkewajiban membayar pajak, sedangkan fiskus berperan mengelola, mengawasi, dan menghimpun pajak. Dia berharap wajib pajak dan fiskus saling bersinergi demi mendukung pencapaian penerimaan pajak.
"Kita di sini sama tujuannya, yaitu untuk menegakkan peraturan sebaik mungkin, juga membayar pajak setertib mungkin sehingga manfaatnya bisa dirasakan seluruh bangsa Indonesia," ujarnya dalam Tax Gathering di Kanwil DJP Jakarta Selatan II, Selasa (10/2/2026).
Nufransa menyampaikan wajib pajak dan fiskus sama-sama dituntut untuk bersikap patuh dan profesional. Dia lantas berpesan agar wajib pajak selalu menaati peraturan perpajakan, membayar pajak tepat waktu, dan melaporkan pajak sesuai ketentuan.
Di sisi lain, para pegawai Ditjen Pajak (DJP) diimbau untuk bersikap profesional dan berintegritas. Terlebih, DJP sedang menjadi sorotan publik pasca-kasus dugaan korupsi oleh pegawai pajak.
"Jangan sampai terjadi satu kolaborasi yang berarah ke negatif. Nah, tentu ini semua jadi salah satu titik tolak juga di 2026, semoga kita bisa lebih berkontribusi lagi kepada negara melalui pajak yang kita bayarkan," papar Nufransa.
Nufransa menilai upaya mencapai target penerimaan pajak pada 2026 bakal cukup menantang. Dalam APBN 2026, pemerintah menetapkan target penerimaan pajak sebesar Rp2.357,7 triliun atau naik 22,95% dari realisasi tahun lalu yang senilai Rp1.917,6 triliun.
Dia berharap Tax Gathering yang digelar beberapa kantor pajak dapat menjadi sarana komunikasi antara otoritas pajak dan wajib pajak. Melalui kegiatan itu, otoritas bisa mendengarkan dan mengatasi keluhan wajib pajak sekaligus memberikan arahan dan bantuan agar wajib pajak dapat mematuhi peraturan perpajakan.
"Kami di tahun 2026 ini mendapatkan target yang cukup berat juga, ada ketambahan sekitar Rp400 triliun dari target sebelumnya, sehingga ini adalah tugas yang berat. Mudah-mudahan Tax Gathering bisa jadi tempat memberi masukan, misal kalau coretax bermasalah," tutur Nufransa. (dik)
