Berita
Selasa, 04 Agustus 2020 | 12:08 WIB
KABUPATEN BOGOR
Selasa, 04 Agustus 2020 | 12:02 WIB
PENANAMAN MODAL
Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:47 WIB
WEBINAR SERIES DDTC
Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:16 WIB
INDUSTRI MANUFAKTUR
Review
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 30 Juli 2020 | 11:01 WIB
OPINI EKONOMI
Selasa, 28 Juli 2020 | 10:27 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 22 Juli 2020 | 11:59 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:00 WIB
STATISTIK PAJAK KEKAYAAN
Jum'at, 31 Juli 2020 | 15:15 WIB
STATISTIK REZIM PAJAK
Rabu, 29 Juli 2020 | 09:35 WIB
KURS PAJAK 29 JULI-4 AGUSTUS 2020
Selasa, 28 Juli 2020 | 17:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PERPAJAKAN
Komunitas
Minggu, 02 Agustus 2020 | 10:30 WIB
FAQIH RUSDIANA
Sabtu, 01 Agustus 2020 | 12:01 WIB
MADONNA:
Sabtu, 01 Agustus 2020 | 09:56 WIB
KOMIK PAJAK
Rabu, 29 Juli 2020 | 11:01 WIB
DDTC PODTAX
Reportase

Bea Cukai Temukan Peredaran Rokok Ilegal Lewat Toko Online

A+
A-
2
A+
A-
2
Bea Cukai Temukan Peredaran Rokok Ilegal Lewat Toko Online

Ilustrasi. Seorang petugas Bea Cukai membuka bungkusan rokok illegal sesaat sebelum dimusnahkan, Senin (20/4/2020). ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) mengungkap modus baru peredaran rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai, yakni melalui perdagangan secara online.

Perdagangan rokok ilegal di toko online itu terungkap oleh Kanwil DJBC Jateng DIY. Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Jateng DIY Moch. Arif Setijo Nugroho mengatakan pelaku menjual dan mengirim rokok ilegal itu selayaknya barang dagangan online lainnya.

"Tim gabungan Bea Cukai Kanwil Jateng DIY dan Bea Cukai Semarang segera mengembangkan dan menganalisisnya," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2020).

Baca Juga: Optimalkan Penerimaan Negara, Bea Cukai Jatim II Gandeng DJP

Arif mengatakan informasi mengenai modus perdagangan rokok ilegal melalui toko online itu diperoleh dari laporan masyarakat. Laporan itu menyebut ada transaksi jual-beli rokok ilegal secara online yang dikirim melalui salah satu perusahaan jasa pengiriman di daerah Demak.

Dalam operasinya, tim DJBC menemukan 43 paket kiriman di agen ekspedisi berisi rokok ilegal. Namun, oleh pelaku paket itu dilaporkan berisi aksesoris telepon seluler dan akan dikirim ke beberapa kota di Jawa Barat dan Banten.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tim mendapati paket itu berisi 75.040 batang rokok berbagai merek yang tidak dilekati pita cukai atau dikenal sebagai rokok polos. Nilai barang diperkirakan mencapai Rp85 juta dengan potensi kerugian negara mencapai Rp49,2 juta.

Baca Juga: Rencana Cukai Limbah Plastik Dikritik Asosiasi Industri Daur Ulang

Arif menambahkan saat ini barang bukti telah disita dan disimpan di Kanwil Bea Cukai Jateng DIY untuk diproses lebih lanjut.

Kepala Kanwil DJBC Jateng DIY Padmoyo Tri Wikanto mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi memerangi peredaran rokok ilegal karena berpotensi merugikan negara. Dia juga meminta masyarakat segera melapor ke DJBC jika menemukan peredaran barang kena cukai ilegal, terutama rokok.

"Di setiap bungkus rokok ada 62% penerimaan negara. Bayangkan, betapa besar kerugian negara dan masyarakat dari peredaran rokok ilegal ini," ujarnya. (kaw)

Baca Juga: Pelanggaran Cukai Marak, Otoritas Buka Layanan Pengaduan

Topik : rokok, rokok ilegal, barang kena cukai, cukai, pita cukai, Bea Cukai, DJBC
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 15 Juli 2020 | 13:50 WIB
INSENTIF FISKAL
Rabu, 15 Juli 2020 | 13:23 WIB
KEPABEANAN
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:09 WIB
LKPP 2019
berita pilihan
Selasa, 04 Agustus 2020 | 12:08 WIB
KABUPATEN BOGOR
Selasa, 04 Agustus 2020 | 12:02 WIB
PENANAMAN MODAL
Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:47 WIB
WEBINAR SERIES DDTC
Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:45 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:16 WIB
INDUSTRI MANUFAKTUR
Selasa, 04 Agustus 2020 | 10:59 WIB
PMK 96/2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 10:38 WIB
PMK 96/2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 10:14 WIB
PANDEMI COVID-19
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:39 WIB
PMK 96/2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:33 WIB
RUSIA