Fokus
Literasi
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 21:14 WIB
PPH FINAL (9)
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 15:30 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 AGUSTUS - 23 AGUSTUS 2022
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Reportase

Wow, Setoran Pajak Industri Minyak Kelapa Sawit Tumbuh 685 Persen

A+
A-
1
A+
A-
1
Wow, Setoran Pajak Industri Minyak Kelapa Sawit Tumbuh 685 Persen

Sejumlah truk pengangkut Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengantre untuk pembongkaran di salah satu pabrik minyak kelapa sawit milik PT.Karya Tanah Subur (KTS) Desa Padang Sikabu, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Selasa (17/5/2022). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/rwa.

JAKARTA, DDTCNews – Seiring dengan kenaikan harga komoditas, penerimaan pajak yang berasal dari industri minyak kelapa sawit mencetak pertumbuhan yang paling signifikan dibandingkan dengan sektor lain.

Kementerian Keuangan menyebut realisasi setoran pajak dari industri minyak kelapa sawit tumbuh 685% dengan realisasi senilai Rp11,61 triliun per April 2022. Disusul, penerimaan pajak pada sektor tambang batu bara yang tumbuh 378% dengan realisasi mencapai Rp35,64 triliun.

"Subsektor komoditas dengan pertumbuhan tertinggi dialami oleh industri minyak kelapa sawit yang mencatatkan pertumbuhan mencapai 685,36%," tulis Kementerian Keuangan pada laporan APBN KiTa edisi Mei 2022, dikutip pada Minggu (29/5/2022).

Baca Juga: Pajak atas Hadiah Undian

Lalu, sektor pertambangan bijih tembaga tumbuh 287% dengan realisasi mencapai Rp11,81 triliun per April 2022. Kemudian, sektor lainnya yang mencatatkan peningkatan setoran pajak hingga triple digit antara lain perkebunan kelapa sawit, pertambangan bijih nikel, dan jasa pertambangan.

Secara umum, sektor-sektor yang mendapatkan imbas positif dari kenaikan harga komoditas mencatatkan penerimaan pajak hingga Rp122,06 triliun atau tumbuh 169% bila dibandingkan dengan April tahun sebelumnya.

Jenis pajak yang paling banyak dibayarkan oleh sektor-sektor tersebut adalah PPh badan. "Jenis pajak [PPh Pasal 25] berkontribusi sebesar 30,23% dan mencatatkan pertumbuhan hingga 111,59%," sebut Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Perpajakan ID, DDTC Integrasikan Berbagai Dokumen dengan Teknologi

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan performa penerimaan pajak hingga April 2022 tidak hanya dipengaruhi kenaikan harga komoditas. Sebab, penerimaan pajak dari sektor yang tidak langsung terpengaruh harga komoditas juga tumbuh tinggi, yaitu 38,2%.

Dengan pertumbuhan tersebut, penerimaan pajak dari sektor yang tidak langsung terpengaruh harga komoditas masih tetap mendominasi. Namun, porsinya berkurang dari 88% pada tahun lalu menjadi 79% pada tahun ini.

“Ini menggambarkan pemulihan ekonomi itu ceritanya cukup kuat antarsektor dan antaregion. Ini ter-capture oleh penerimaan pajak kita,” jelas Sri Mulyani. (rig)

Baca Juga: HUT Kemerdekaan RI, Pemkot Berikan Diskon PBB 77% Hingga Akhir Bulan

Topik : penerimaan pajak, minyak kelapa sawit, harga komoditas, pajak, kemenkeu, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Gubernur BI Sebut Inflasi Harga Pangan Perlu Diturunkan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tegas! Sri Mulyani Bilang Negara Merdeka Perlu Penerimaan Pajak

Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:50 WIB
HUT KE-15 DDTC

Investasi pada SDM, Ikhtiar DDTC Memunculkan Ahli Pajak di Indonesia

Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:00 WIB
KPP PRATAMA SUKOHARJO

Lakukan Penagihan Aktif, Kantor Pajak Sita 1 Mobil Milik WP

berita pilihan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 21:14 WIB
PPH FINAL (9)

Pajak atas Hadiah Undian

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:34 WIB
HUT KE-15 DDTC

Perpajakan ID, DDTC Integrasikan Berbagai Dokumen dengan Teknologi

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:15 WIB
KOTA TANGERANG

HUT Kemerdekaan RI, Pemkot Berikan Diskon PBB 77% Hingga Akhir Bulan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:00 WIB
MALAYSIA

Perusahaan Ini Minta Insentif Pajak untuk Mobil Listrik Diperpanjang

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KP2KP MARISA

Kantor Pajak Panggil ASN yang Belum Lapor SPT, Beri Peringatan Ini

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Lelang Eksekusi Pajak?

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:51 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Subsidi Bebani APBN, Luhut Sebut Harga Pertalite dan Solar akan Naik

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KABUPATEN SUKABUMI

Segara Manfaatkan! Pemutihan Pajak Cuma Sampai 31 September 2022

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:15 WIB
PER-11/PJ/2022

Catat! Pajak Masukan dalam Faktur Telat Upload Tak Dapat Dikreditkan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Wah! Analisis PPATK Sumbang Rp7,4 Triliun ke Penerimaan Pajak