Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Transplantasi Hati

2
2

PADA suatu sore yang tenang, seorang perempuan muda yang sering mengeluhkan sakit di pinggangnya memutuskan pergi ke dokter. Ia lalu menceritakan berbagai gejala penyakitnya, dan meminta dokter memeriksanya dengan seksama.

“Maaf,” kata dokter setelah memeriksanya hampir 1 jam, “Ini berita buruk, tapi saya harus katakan yang sebenarnya. Anda hanya memiliki waktu 6 bulan untuk hidup, kecuali Anda mau melakukan transplantasi hati.”

“Oh, dokter. Itu buruk. Itu sungguh-sungguh buruk. Saya tidak mengerti. Apakah saya harus ikut transplantasi hati? Apa yang harus saya lakukan, dokter?” kata pasien perempuan tadi.

Baca Juga: Hukuman Guillotine

“Anda akan saya daftarkan untuk transplantasi hati. Anda harus menunggu sekitar 3 bulan untuk menunggu donornya. Tapi sembari menunggu, saya menyarankan Anda untuk menikah dengan seorang akuntan.”

“Apakah itu akan membuatku hidup lebih lama?” tukas si pasien.

“Tidak,” kata dokter. “Tapi itu akan tampak jauh lebih lama.”

Baca Juga: Akuntan Indonesia Leluasa Berpraktik di 10 Negara Asean

Tiga bulan berselang, setelah menikah dengan seorang akuntan, perempuan ini datang lagi ke dokter yang sama untuk operasi transplantasi hati.

Dokter itu menyambutnya dengan gembira “Ini kabar baik. Ini sangat tidak biasa, tetapi kami memiliki dua donor yang dapat dipilih untuk hati Anda yang baru,” katanya kepada pasien.

Pasien perempuan itu pun senang. “Apa pekerjaan mereka?” katanya.

Baca Juga: Anomali Jumlah Persediaan

“Donor pertama adalah seorang guru, dan yang lainnya seorang akuntan,” jawab dokter.

“Oke, saya akan mengambil hati akuntan,” kata pasien. “Aku ingin yang belum digunakan.” (Bsi)

Baca Juga: Kampus Harus Sediakan Ruang untuk Riset Akuntansi Posmodern

“Oh, dokter. Itu buruk. Itu sungguh-sungguh buruk. Saya tidak mengerti. Apakah saya harus ikut transplantasi hati? Apa yang harus saya lakukan, dokter?” kata pasien perempuan tadi.

Baca Juga: Hukuman Guillotine

“Anda akan saya daftarkan untuk transplantasi hati. Anda harus menunggu sekitar 3 bulan untuk menunggu donornya. Tapi sembari menunggu, saya menyarankan Anda untuk menikah dengan seorang akuntan.”

“Apakah itu akan membuatku hidup lebih lama?” tukas si pasien.

“Tidak,” kata dokter. “Tapi itu akan tampak jauh lebih lama.”

Baca Juga: Akuntan Indonesia Leluasa Berpraktik di 10 Negara Asean

Tiga bulan berselang, setelah menikah dengan seorang akuntan, perempuan ini datang lagi ke dokter yang sama untuk operasi transplantasi hati.

Dokter itu menyambutnya dengan gembira “Ini kabar baik. Ini sangat tidak biasa, tetapi kami memiliki dua donor yang dapat dipilih untuk hati Anda yang baru,” katanya kepada pasien.

Pasien perempuan itu pun senang. “Apa pekerjaan mereka?” katanya.

Baca Juga: Anomali Jumlah Persediaan

“Donor pertama adalah seorang guru, dan yang lainnya seorang akuntan,” jawab dokter.

“Oke, saya akan mengambil hati akuntan,” kata pasien. “Aku ingin yang belum digunakan.” (Bsi)

Baca Juga: Kampus Harus Sediakan Ruang untuk Riset Akuntansi Posmodern
Topik : anekdot pajak, akuntan, transplantasi hati
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Senin, 03 April 2017 | 14:08 WIB
KARTUN PAJAK
Sabtu, 11 Juni 2016 | 18:35 WIB
KARTUN PAJAK
Sabtu, 18 Juni 2016 | 13:03 WIB
KARTUN PAJAK
Rabu, 21 Februari 2018 | 17:17 WIB
HUMOR PAJAK
berita pilihan
Jum'at, 14 Juli 2017 | 18:38 WIB
ANEKDOT PAJAK
Rabu, 26 Oktober 2016 | 18:33 WIB
ANEKDOT EKONOM
Rabu, 15 Maret 2017 | 14:23 WIB
ANEKDOT AUDITOR
Senin, 09 Januari 2017 | 10:34 WIB
ANEKDOT PAJAK
Kamis, 01 Desember 2016 | 14:55 WIB
ANEKDOT PAJAK
Rabu, 02 November 2016 | 21:05 WIB
ANEKDOT PAJAK
Rabu, 19 Oktober 2016 | 15:01 WIB
ANEKDOT PAJAK
Senin, 04 Juni 2018 | 15:50 WIB
ANEKDOT PAJAK
Jum'at, 12 April 2019 | 16:48 WIB
ANEKDOT PAJAK
Jum'at, 12 Juli 2019 | 15:33 WIB
ANEKDOT PAJAK