Berita
Kamis, 24 September 2020 | 18:31 WIB
RUU CIPTA KERJA
Kamis, 24 September 2020 | 17:21 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA
Kamis, 24 September 2020 | 17:11 WIB
INPRES 8/2020
Kamis, 24 September 2020 | 17:06 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Review
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Selasa, 22 September 2020 | 09:39 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 24 September 2020 | 16:12 WIB
PENELITIAN PERPAJAKAN
Kamis, 24 September 2020 | 14:22 WIB
PAJAK DAERAH (17)
Rabu, 23 September 2020 | 18:42 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 17:04 WIB
TIPS FAKTUR PAJAK
Data & alat
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 16 September 2020 | 15:58 WIB
STATISTIK STIMULUS FISKAL
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Theresa May Resmi Dilantik Jadi PM Inggris

A+
A-
0
A+
A-
0
Theresa May Resmi Dilantik Jadi PM Inggris

LONDON, DDTCNews - Theresa May telah resmi dilantik sebagai Perdana Menteri baru di Inggris. Dirinya menjabat menggantikan David Cameron yang mengundurkan diri usai kekalahan referendum Britain Exit atau Brexit.

Dalam pernyataannya, May mengatakan dirinya menginginkan agar Inggris tetap berada dalam Uni Eropa (EU). Untuk itu, May berencana untuk bergerak cepat guna memperbaiki perpecahan yang timbul akibat referendum Brexit.

“Saat ini Inggris tengah berada dalam ketidakpastian, menyusul referendum yang dihadapi dalam perubahan besar ini. Akan tetapi, saya tahu Inggris akan segera bangkit dan menghadapi tantangan ini,” ujarnya.

Baca Juga: Administrasi Pajak Berubah, Otoritas Pandu 90.000 Wajib Pajak Badan

Seusai pertemuannya dengan Ratu Inggris Elizabeth II, May menyampaikan beberapa pesan kepada masyarakat Inggris. Masyarakat Inggris diimbau untuk tidak khawatir karena menurutnya Inggris pasti akan segera bangkit.

“Kita akan bersama membangun peran positif membentuk jati diri Inggris yang baru di dunia, sebagai negara yang bekerja untuk seluruh lapisan masyarakat. Ini misi pemerintahan yang saya pimpin, dan bersama-sama kita akan membangun Inggris yang lebih baik” tukas May sebagaimana dilansir USA Today.

May juga menyanggupi amanat Ratu Elizabeth untuk segera membentuk pemerintahan baru. Tanpa membuang waktu, May telah menunjuk 6 orang anggota kabinet sesaat setelah menduduki jabatannya itu. Dua di antaranya adalah rival utamanya di Partai Konservatif, yaitu anggota parlemen Boris Johnson dan Liam Fox.

Baca Juga: Pelaku Usaha Ritel Desak Pemerintah Tak Ubah Kebijakan Tax Refund

Perempuan yang telah berusia 59 tahun ini juga mengatakan ia akan mengikuti jejak Cameron. Di bawah pemerintahan Cameron, pemerintah membentuk stabilitas ekonomi dan mengurangi defisit anggaran serta membantu menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Tidak hanya masalah ekonomi, warisan Cameron juga terkait keadilan sosial. May mengatakan akan menyoroti pernikahan sesama jenis dan memberikan pajak lebih rendah bagi warga tidak mampu seperti yang diterapkan PM Inggris sebelumnya.

Penunjukkan May sebagai PM Inggris diraih setelah dirinya ditunjuk sebagai Ketua Partai Konservatif. Hal ini secara otomatis membuatnya menggantikan Cameron, karena Partai Konservatif adalah partai yang berkuasa di Inggris.

Baca Juga: Mulai 2021, Pemerintah Cabut Fasilitas Tax Refund untuk Turis Asing

Topik : brexit, inggris, theresa may
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Kamis, 24 September 2020 | 18:31 WIB
RUU CIPTA KERJA
Kamis, 24 September 2020 | 17:21 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA
Kamis, 24 September 2020 | 17:11 WIB
INPRES 8/2020
Kamis, 24 September 2020 | 17:06 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 24 September 2020 | 16:49 WIB
PERPRES 94/2020
Kamis, 24 September 2020 | 16:15 WIB
EKOSISTEM LOGISTIK NASIONAL
Kamis, 24 September 2020 | 16:12 WIB
PENELITIAN PERPAJAKAN
Kamis, 24 September 2020 | 15:56 WIB
KERJA SAMA PERPAJAKAN
Kamis, 24 September 2020 | 15:54 WIB
SWISS
Kamis, 24 September 2020 | 15:25 WIB
ADMINISTRASI PAJAK