Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Tax Rationya Masih Minim

0
0

INDONESIA merupakan negara kepulauan dan memiliki kekayaan sumber daya alam yang begitu berlimpah. Jika melihat kondisi saat ini, Indonesia masih memiliki banyak agenda pembangunan di berbagai sektor, seperti di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, sehingga tentunya membutuhkan biaya pembangunan yang besar.

Sumber pembiayaan untuk pembangunan di berbagai negara selama ini sebagian besar bertumpu pada penerimaan pajak, termasuk di Indonesia. Akan tetapi, angka kepatuhan wajib pajak di Indonesia masih sangat rendah dan trennya terus turun.

Hal ini tampak dari jumlah SPT yang masuk bila dibandingkan dengan jumlah wajib pajak yang terdaftar selama beberapa tahun ke belakang. Rendahnya tingkat kepatuhan pajak inilah yang menyebabkan tax ratio Indonesia masih minim jika dibandingkan dengan negara tetangga di kawasan ASEAN, yaitu masih pada kisaran 11,5%.

Sistem perpajakan Indonesia adalah self-assessment. Wajib pajak menghitung, menyetor, dan melaporkan kewajiban pajaknya sendiri. Untuk penghasilan orang pribadi dikenakan tarif progresif sebesar, 5% untuk penghasilan di bawah Rp50 juta, 15% untuk penghasilan Rp50-250 juta, 25% untuk penghasilan Rp250-500 juta, dan 30% untuk penghasilan di atas Rp500 juta.

Penghasilan yang diperoleh dari bunga, royalti, dividen dikenakan withholding tax  atau PPh Final sebesar 15% bagi wajib pajak dalam negeri (PPh Pasal 23) dan 20% bagi wajib pajak luar negeri (PPh Pasal 26). Tarif PPN sebesar 10% dan terdapat berbagai macam fasilitas PPN di Indonesia seperti dibebaskan, terutang tidak dipungut, atau tarif 0% untuk ekspor.

Indonesia juga memiliki aturan transfer pricing, thin capitalisation, dan CFC. Untuk menghindari penghindaran pajak berganda, Indonesia mengadakan perjanjian dengan 65 negara.

Uraian Keterangan
Sistem pemerintahan, politik Presidensial
PDB nominal Rp11.540,8 triliun  (2015)
Pertumbuhan ekonomi 4,8% (2015)
Populasi 254.454.778 jiwa
Tax ratio 11,5% (2015)
Otoritas pajak Direktorat Jenderal Pajak
Sistem Perpajakan Self-Assessment System
Tarif PPh Badan 25%
Tarif PPh Orang Pribadi 5%-30%
Tarif PPN 10%
Tarif pajak dividen 15%
Tarif pajak royalti 15%
Tarif bunga 15%
Tax treaty 65 negara

Hal ini tampak dari jumlah SPT yang masuk bila dibandingkan dengan jumlah wajib pajak yang terdaftar selama beberapa tahun ke belakang. Rendahnya tingkat kepatuhan pajak inilah yang menyebabkan tax ratio Indonesia masih minim jika dibandingkan dengan negara tetangga di kawasan ASEAN, yaitu masih pada kisaran 11,5%.

Sistem perpajakan Indonesia adalah self-assessment. Wajib pajak menghitung, menyetor, dan melaporkan kewajiban pajaknya sendiri. Untuk penghasilan orang pribadi dikenakan tarif progresif sebesar, 5% untuk penghasilan di bawah Rp50 juta, 15% untuk penghasilan Rp50-250 juta, 25% untuk penghasilan Rp250-500 juta, dan 30% untuk penghasilan di atas Rp500 juta.

Penghasilan yang diperoleh dari bunga, royalti, dividen dikenakan withholding tax  atau PPh Final sebesar 15% bagi wajib pajak dalam negeri (PPh Pasal 23) dan 20% bagi wajib pajak luar negeri (PPh Pasal 26). Tarif PPN sebesar 10% dan terdapat berbagai macam fasilitas PPN di Indonesia seperti dibebaskan, terutang tidak dipungut, atau tarif 0% untuk ekspor.

Indonesia juga memiliki aturan transfer pricing, thin capitalisation, dan CFC. Untuk menghindari penghindaran pajak berganda, Indonesia mengadakan perjanjian dengan 65 negara.

Uraian Keterangan
Sistem pemerintahan, politik Presidensial
PDB nominal Rp11.540,8 triliun  (2015)
Pertumbuhan ekonomi 4,8% (2015)
Populasi 254.454.778 jiwa
Tax ratio 11,5% (2015)
Otoritas pajak Direktorat Jenderal Pajak
Sistem Perpajakan Self-Assessment System
Tarif PPh Badan 25%
Tarif PPh Orang Pribadi 5%-30%
Tarif PPN 10%
Tarif pajak dividen 15%
Tarif pajak royalti 15%
Tarif bunga 15%
Tax treaty 65 negara
artikel terkait
Jum'at, 27 Oktober 2017 | 13:47 WIB
PROFIL PERPAJAKAN SELANDIA BARU
Selasa, 21 Juni 2016 | 20:56 WIB
PROFIL PERPAJAKAN JEPANG
Kamis, 02 Maret 2017 | 17:42 WIB
PROFIL PERPAJAKAN INGGRIS
Jum'at, 22 Februari 2019 | 17:17 WIB
PROFIL PERPAJAKAN BAHAMA
berita pilihan
Jum'at, 27 Oktober 2017 | 13:47 WIB
PROFIL PERPAJAKAN SELANDIA BARU
Kamis, 02 Maret 2017 | 17:42 WIB
PROFIL PERPAJAKAN INGGRIS
Jum'at, 22 Februari 2019 | 17:17 WIB
PROFIL PERPAJAKAN BAHAMA
Jum'at, 16 Desember 2016 | 10:34 WIB
PROFIL PERPAJAKAN SWISS
Rabu, 30 Januari 2019 | 17:10 WIB
PROFIL PERPAJAKAN KANADA
Selasa, 31 Januari 2017 | 10:26 WIB
PROFIL PERPAJAKAN SPANYOL
Kamis, 06 Oktober 2016 | 18:01 WIB
PROFIL PERPAJAKAN QATAR
Selasa, 18 Juli 2017 | 16:04 WIB
PROFIL PERPAJAKAN LATVIA
Senin, 24 Oktober 2016 | 17:30 WIB
PROFIL PERPAJAKAN UZBEKISTAN
Jum'at, 23 September 2016 | 11:30 WIB
PROFIL PERPAJAKAN IRAK
Terpopuler