Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Tax Center UT Batam Diresmikan, Ini Harapan Ditjen Pajak

4
4

(Foto: Kanwil DJP Kepulauan Riau)

JAKARTA, DDTCNews – Tax Center Universitas Terbuka (UT) Batam resmi dibentuk. Ditjen Pajak (DJP) mengharapkan tax centerdapat berperan dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pajak di Tanah Air.

Peresmian dilakukan langsung di Kantor UPBJJ-UT Batam pada Kamis (23/5/2019). Pembentukan sekaligus pembukaan tax centertersebut sebagai tindak lanjut dari kerja sama antara otoritas pajak dengan UT dalam beberapa bulan sebelumnya.

Kepala Kanwil DJP Kepulauan Riau Slamet Sutantyo mengatakan para akademisi, melalui tax center, berperan sebagai agent of information yang memberi informasi perpajakan yang benar kepada masyarakat. Akademisi, sambungnya, juga berperan sebagaiagent of change yang mengubah pola pikir masyarakat tetang peran pajak dalam pembangunan.

Baca Juga: Selain Relawan Pajak, Ini Program ATPETSI Jawa Timur

“Dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat, penerimaan perpajakan diharapkan meningkat, pembangunan infrastuktur di daerah pun dapat terlaksana dengan cepat, dan masyarakat bisa menikmati manfaatnya,” ungkapnya, seperti dikutip dari laman resmi DJP, Senin (27/5/2019).

Slamet menjelaskan Indonesia membutuhkan dana yang cukup besar untuk menjalankan roda pemerintahan. Penerimaan pajak merupakan satu-satunya sumber pembiayaan dalam yang memiliki risiko minimal dalam APBN. Dengan demikian, pajak memainkan peran krusial dalam fiskal.

Direktur UT Batam Eliaki Gulo mengaku bahwa Tax Center UT Batam tetap membutuhkan pendampingan dari DJP. Dia pun berharap agar DJP dapat terus mengawal jalannya kegiatan tax center agar tujuan yang direncanakan bisa dicapai.

Baca Juga: Ini Kunci Agar Inklusi Pajak Bisa Diterapkan Menyeluruh di Kampus

Ketua Jurusan Ilmu Administrasi UT Batam Syarif Fadillah mengatakan tax center ini diresmikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kerja sama antara UT Batam dengan DJP. Mahasiswa yang mengambil program studi perpajakan di UT Batam, sambungnya, tidak hanya akan belajar di tataran teori.

Tax Center UT Batam telah menyediakan beberapa aplikasi perpajakan yang dapat dipergunakan mahasiswa ataupun masyarakat untuk belajar, sebagai contoh, aplikasi e-SPT. Tersedia juga formulir SPT yang dapat digunakan sebagai bahan belajar dan juga untuk pelayanan perpajakan,” jelasnya. (kaw)

Baca Juga: DJP: Aspek Moralitas Jadi Sasaran Utama Inklusi Pajak

Kepala Kanwil DJP Kepulauan Riau Slamet Sutantyo mengatakan para akademisi, melalui tax center, berperan sebagai agent of information yang memberi informasi perpajakan yang benar kepada masyarakat. Akademisi, sambungnya, juga berperan sebagaiagent of change yang mengubah pola pikir masyarakat tetang peran pajak dalam pembangunan.

Baca Juga: Selain Relawan Pajak, Ini Program ATPETSI Jawa Timur

“Dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat, penerimaan perpajakan diharapkan meningkat, pembangunan infrastuktur di daerah pun dapat terlaksana dengan cepat, dan masyarakat bisa menikmati manfaatnya,” ungkapnya, seperti dikutip dari laman resmi DJP, Senin (27/5/2019).

Slamet menjelaskan Indonesia membutuhkan dana yang cukup besar untuk menjalankan roda pemerintahan. Penerimaan pajak merupakan satu-satunya sumber pembiayaan dalam yang memiliki risiko minimal dalam APBN. Dengan demikian, pajak memainkan peran krusial dalam fiskal.

Direktur UT Batam Eliaki Gulo mengaku bahwa Tax Center UT Batam tetap membutuhkan pendampingan dari DJP. Dia pun berharap agar DJP dapat terus mengawal jalannya kegiatan tax center agar tujuan yang direncanakan bisa dicapai.

Baca Juga: Ini Kunci Agar Inklusi Pajak Bisa Diterapkan Menyeluruh di Kampus

Ketua Jurusan Ilmu Administrasi UT Batam Syarif Fadillah mengatakan tax center ini diresmikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kerja sama antara UT Batam dengan DJP. Mahasiswa yang mengambil program studi perpajakan di UT Batam, sambungnya, tidak hanya akan belajar di tataran teori.

Tax Center UT Batam telah menyediakan beberapa aplikasi perpajakan yang dapat dipergunakan mahasiswa ataupun masyarakat untuk belajar, sebagai contoh, aplikasi e-SPT. Tersedia juga formulir SPT yang dapat digunakan sebagai bahan belajar dan juga untuk pelayanan perpajakan,” jelasnya. (kaw)

Baca Juga: DJP: Aspek Moralitas Jadi Sasaran Utama Inklusi Pajak
Topik : tax center, Universitas Terbuka Batam, edukasi pajak
Komentar
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:35 WIB
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
Rabu, 07 Agustus 2019 | 14:41 WIB
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Selasa, 23 Juli 2019 | 19:00 WIB
UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
Selasa, 23 Juli 2019 | 16:05 WIB
UNIVERSITAS MERCU BUANA
berita pilihan
Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:35 WIB
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
Rabu, 07 Agustus 2019 | 14:41 WIB
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Selasa, 23 Juli 2019 | 19:00 WIB
UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
Selasa, 23 Juli 2019 | 16:05 WIB
UNIVERSITAS MERCU BUANA
Selasa, 16 Juli 2019 | 16:38 WIB
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
Selasa, 09 Juli 2019 | 19:44 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Senin, 01 Juli 2019 | 11:22 WIB
UNIVERSITAS JEMBER
Rabu, 26 Juni 2019 | 15:45 WIB
SEKOLAH TINGGI PERPAJAKAN INDONESIA
Selasa, 25 Juni 2019 | 11:46 WIB
KULIAH UMUM INTITUT STIAMI
Rabu, 19 Juni 2019 | 15:00 WIB
EKONOMI DIGITAL