Fokus
Komunitas
Minggu, 03 Juli 2022 | 11:30 WIB
Dir. Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri
Kamis, 30 Juni 2022 | 11:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Rabu, 29 Juni 2022 | 16:01 WIB
DDTC ACADEMY - EXCLUSIVE SEMINAR
Rabu, 29 Juni 2022 | 11:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Reportase

Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS, Menguat Atas Mayoritas Negara Mitra

A+
A-
0
A+
A-
0
Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS, Menguat Atas Mayoritas Negara Mitra

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Rupiah melanjutkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) untuk patokan pelunasan pajak (kurs beli) yang berlaku satu pekan ke depan. Meski demikian, rupiah relatif menguat terhadap mayoritas mata uang negara mitra.

Nilai kurs pajak untuk setiap US$1 ditetapkan senilai Rp14.361. Patokan kurs terhadap mata uang Negeri Paman Sam tersebut terpantau naik dari posisi pekan lalu yang berada pada level Rp14.360 per dolar AS.

Kemudian, rupiah berbalik menguat terhadap dolar Australia. Nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Kanguru ditetapkan senilai Rp10.666,40 per dolar Australia atau turun dari posisi pekan lalu senilai Rp10.790,38 per dolar Australia.

Baca Juga: Kebut Pemulihan, Thailand Bebaskan Lagi Pajak Hotel Sampai Juni 2024

Sementara itu, nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Jiran ditetapkan senilai Rp3.393,30 per ringgit Malaysia. Nilai kurs pajak tersebut terpantau turun dari posisi pekan lalu yang bertengger pada level Rp3.405,46 per ringgit Malaysia.

Nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Merlion untuk satu pekan ke depan ditetapkan senilai Rp10.550,66 per dolar Singapura. Nilai kurs pajak tersebut tercatat turun dari posisi minggu lalu senilai Rp10.557,29 per dolar Singapura.

Nilai kurs pajak untuk setiap €1 ditetapkan senilai Rp15.577,70. Patokan nilai kurs pajak terhadap mata uang zona Eropa tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan posisi pekan lalu yang berada pada level Rp15.660,29 per euro.

Baca Juga: Sengketa atas Transaksi Contract Manufacturing yang Tidak Wajar

Kurs pajak ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No.21/KM.10/2022. Kurs ini digunakan untuk pelunasan pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), dan bea masuk.

Berikut kurs pajak periode 20 April 2022 - 26 April 2022 selengkapnya:

No Mata Uang Nilai Perubahan
1 Dolar Amerika Serikat (USD) Amerika Serikat 14.361,00 1,00
2 Dolar Australia (AUD) Australia 10.666,40 -123,98
3 Dolar Kanada (CAD) Kanada 11.387,46 -67,41
4 Kroner Denmark (DKK) Denmark 2.094,39 -11,24
5 Dolar Hongkong (HKD) Hongkong 1.831,61 -0,67
6 Ringgit Malaysia (MYR) Malaysia 3.393,30 -12,16
7 Dolar Selandia Baru (NZD) Selandia Baru 9.772,32 -151,31
8 Kroner Norwegia (NOK) Norwegia 1.634,03 -5,93
9 Poundsterling Inggris (GBP) Inggris 18.748,78 -21,80
10 Dolar Singapura (SGD) Singapura 10.550,66 -6,63
11 Kroner Swedia (SEK) Swedia 1.508,46 -11,21
12 Franc Swiss (CHF) Swiss 15.331,28 -85,28
13 Yen Jepang (JPY) Jepang 11.420,61 -188,17
14 Kyat Myanmar (MMK) Myanmar 8,04 -0,18
15 Rupee India (INR) India 188,72 -0,97
16 Dinar Kuwait (KWD) Kuwait 47.084,25 -44,79
17 Rupee Pakistan (PKR) Pakistan 79,00 1,96
18 Peso Philipina (PHP) Philipina 275,65 -3,70
19 Riyal Saudi Arabia (SAR) Saudi Arabia 3.829,47 1,08
20 Rupee Sri Lanka (LKR) Sri Lanka 44,48 -2,40
21 Bath Thailand (THB) Thailand 427,40 -1,09
22 Dolar Brunei Darussalam (BND) Brunei Darussalam 10.540,01 -33,08
23 Euro Euro (EUR) Euro 15.577,70 -82,59
24 Yuan Renminbi Tiongkok (CNY) Renminbi Tiongkok 2.249,87 -4,83
25 Won Korea (KRW) Korea 11,67 -0,12

Note: untuk JPY adalah Nilai Rupiah per 100

Baca Juga: DJP Kembangkan Aplikasi untuk Unduh Surat Keterangan PPS

Topik : kurs pajak, pajak, valuta asing, PPN, PPnBM, rupiah, ringgit Malaysia, dolar AS, euro, dolar Australia

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 06 Juli 2022 | 07:00 WIB
ANALISIS PAJAK

Urgensi Adanya Sistem Manajemen Kepatuhan Pajak

Selasa, 05 Juli 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Catat! PPh Final yang Dibayar dalam PPS Bukan Biaya Pengurang Pajak

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:45 WIB
KABUPATEN SUKOHARJO

Waduh! Ribuan Kendaraan di Daerah Ini Tunggak Pajak Sampai Rp50 Miliar

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA SERANG BARAT

Cocokkan Data, Petugas Pajak Sambangi Lokasi Usaha Pengusaha Komputer

berita pilihan

Rabu, 06 Juli 2022 | 18:21 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa atas Transaksi Contract Manufacturing yang Tidak Wajar

Rabu, 06 Juli 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Gudang Berikat?

Rabu, 06 Juli 2022 | 17:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Kembangkan Aplikasi untuk Unduh Surat Keterangan PPS

Rabu, 06 Juli 2022 | 17:00 WIB
KP2KP REMBANG

Door to Door Lagi, Petugas Pajak Incar Pelaku UMKM Cek Pelaporan SPT

Rabu, 06 Juli 2022 | 16:30 WIB
KOREA SELATAN

Inflasi Tertinggi Sejak 1998, Korea Siap-Siap Naikkan Suku Bunga

Rabu, 06 Juli 2022 | 16:00 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK

Tren Penggunaan Teknologi dalam Peningkatan Kepatuhan Pajak di Dunia

Rabu, 06 Juli 2022 | 15:00 WIB
KANWIL DJP BENGKULU DAN LAMPUNG

Ajak UMKM Naik Kelas, Penyuluh DJP Singgung Omzet Tak Kena Pajak

Rabu, 06 Juli 2022 | 14:43 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Hingga Juni 2022, Pemerintah Kumpulkan Rp7,1 Triliun dari PPN PMSE