Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Realisasi PAD 78%, Pemkot Tetap Optimis

0
0

BOLMORA, KOTAMOBAGU – Hingga awal bulan lalu Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 Kota Kotamobagu sudah mencapai 78% persen atau Rp23,8 miliar dari target yang dipatok Rp30,6 miliar.

Sekretaris Kota (Sekkot) Kotamobagu Tahlis Gallang mengatakan pemerintah optimis target itu akan tercapai bahkan melampaui target pada saat realisasi dan evaluasi anggaran diakhir tahun nanti.

"Namun di APBD-P, berdasarkan capaian realisasi di semester pertama, kita sudah merubah target. Bukan lagi Rp30,6 miliar, tapi Rp42 miliar,” ujarnya, Senin (3/10).

Baca Juga: Bayar Pajak Kini Sudah Bisa Online

Rasa optimis akan tetap melampaui target itu dikarenakan adanya penambahan PAD paling besar, yang datang dari pendapatan rumah sakit, baik dari retribusi jasa pelayanan umum maupun dari klaim BPJS.

"Sampai dengan saat ini, jika kita mengacu ke target yang ada di APBD induk, maka rumah sakit sudah melampaui target, sehingga diubah dan disesuaikan di APBD-P,” jelas Tahlis.

Selain itu, upaya lain untuk memacu capaian PAD adalah dengan menggarap objek-objek pajak yang sekarang belum dikelola. Namun, objek pajak itu belum bisa ditetapkan sebagai sumber pendapatan, karena belum ada regulasinya. Regulasi yang dimaksud adalah dalam bentuk peraturan daerah (Perda).

Baca Juga: Awasi Pajak dari Belanja APBD, Sri Mulyani Perjelas Sanksi

“Padahal, ada beberapa potensi yang bisa ditingkatkan. Antara lain, ada revisi Perda yang mengatur tentang pajak daerah, dan retribusi daerah. Contohnya, pelayanan dibidang kesehatan (retribusi jasa umum di rumah sakit), itu otomatis berubah," ujarnya sebagaimana dilansir dari Bolmora.com.

Kemudian, tambah Tahlis, retribusi untuk pasar dan kios yang saat ini masih sementara dalam proses pembahasan. "Yang paling utama tahun depan kita sudah masuk retribusi dari Balai Benih Ikan (BBI), rumah potong hewan dan banyak lagi potensi retribusi lainnya,” pungkasnya. (Amu)

Baca Juga: Inovasi & Koordinasi Pelayanan Kerek Kinerja Penerimaan Pajak Daerah

"Namun di APBD-P, berdasarkan capaian realisasi di semester pertama, kita sudah merubah target. Bukan lagi Rp30,6 miliar, tapi Rp42 miliar,” ujarnya, Senin (3/10).

Baca Juga: Bayar Pajak Kini Sudah Bisa Online

Rasa optimis akan tetap melampaui target itu dikarenakan adanya penambahan PAD paling besar, yang datang dari pendapatan rumah sakit, baik dari retribusi jasa pelayanan umum maupun dari klaim BPJS.

"Sampai dengan saat ini, jika kita mengacu ke target yang ada di APBD induk, maka rumah sakit sudah melampaui target, sehingga diubah dan disesuaikan di APBD-P,” jelas Tahlis.

Selain itu, upaya lain untuk memacu capaian PAD adalah dengan menggarap objek-objek pajak yang sekarang belum dikelola. Namun, objek pajak itu belum bisa ditetapkan sebagai sumber pendapatan, karena belum ada regulasinya. Regulasi yang dimaksud adalah dalam bentuk peraturan daerah (Perda).

Baca Juga: Awasi Pajak dari Belanja APBD, Sri Mulyani Perjelas Sanksi

“Padahal, ada beberapa potensi yang bisa ditingkatkan. Antara lain, ada revisi Perda yang mengatur tentang pajak daerah, dan retribusi daerah. Contohnya, pelayanan dibidang kesehatan (retribusi jasa umum di rumah sakit), itu otomatis berubah," ujarnya sebagaimana dilansir dari Bolmora.com.

Kemudian, tambah Tahlis, retribusi untuk pasar dan kios yang saat ini masih sementara dalam proses pembahasan. "Yang paling utama tahun depan kita sudah masuk retribusi dari Balai Benih Ikan (BBI), rumah potong hewan dan banyak lagi potensi retribusi lainnya,” pungkasnya. (Amu)

Baca Juga: Inovasi & Koordinasi Pelayanan Kerek Kinerja Penerimaan Pajak Daerah
Topik : pajak daerah, penerimaan asli daerah, apbd, kotamobagu
artikel terkait
Selasa, 02 Agustus 2016 | 09:43 WIB
KABUPATEN JAYAPURA
Kamis, 18 Agustus 2016 | 15:41 WIB
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Rabu, 07 September 2016 | 08:30 WIB
KOTA BEKASI
Jum'at, 11 November 2016 | 20:22 WIB
PROVINSI RIAU
berita pilihan
Jum'at, 30 September 2016 | 14:03 WIB
KOTA PALOPO
Senin, 17 Juni 2019 | 18:36 WIB
KABUPATEN ACEH TENGAH
Sabtu, 28 April 2018 | 12:09 WIB
KABUPATEN LAMONGAN
Selasa, 12 Februari 2019 | 14:56 WIB
KOTA PEKANBARU
Senin, 14 November 2016 | 09:57 WIB
KOTA MEDAN
Kamis, 27 Juli 2017 | 11:15 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Kamis, 28 Desember 2017 | 14:21 WIB
KOTA PEKANBARU
Senin, 17 Desember 2018 | 11:00 WIB
KABUPATEN TANAH BUMBU
Rabu, 01 Agustus 2018 | 13:51 WIB
KOTA SOLO
Rabu, 24 Januari 2018 | 10:47 WIB
KABUPATEN BANYUMAS