Review
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 06 April 2021 | 09:23 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 04 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA BARAT SUPARNO:
Selasa, 30 Maret 2021 | 09:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Rabu, 31 Maret 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 31 MARET - 6 APRIL 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 24 MARET - 30 MARET 2021
Komunitas
Senin, 12 April 2021 | 12:59 WIB
UNIVERSITAS SURABAYA
Minggu, 11 April 2021 | 08:01 WIB
KETUA UMUM ASPAKRINDO TEGUH KURNIAWAN HARMANDA
Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 15:15 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Pemeriksaan Pajak Berlanjut, SPT Donald Trump Dibuka

A+
A-
0
A+
A-
0
Pemeriksaan Pajak Berlanjut, SPT Donald Trump Dibuka

Donald Trump. ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Barria/wsj/cfo

WASHINGTON D.C., DDTCNews – Mahkamah Agung AS (Supreme Court) memberikan akses kepada Kejaksaan Tinggi (District Attorney) Manhattan untuk membuka SPT mantan Presiden AS Donald Trump.

Dengan dokumen SPT tersebut, Kejaksaan Tinggi Manhattan memiliki data dan informasi yang lebih banyak untuk menentukan apakah Trump dan mitranya benar-benar telah melanggar ketentuan-ketentuan keuangan, termasuk pajak yang berlaku di New York.

"Kejaksaan Tinggi Manhattan akan menerima SPT Trump beserta laporan keuangan lainnya pada beberapa hari setelah keputusan Mahkamah Agung," ujar seorang pejabat Kejaksaan Tinggi Manhattan seperti dilansir cnn.com, dikutip Selasa (23/2/2021).

Baca Juga: Uni Eropa Minta AS Menangguhkan Perang Tarif Bea Masuk

Nanti, dokumen SPT dan laporan keuangan lainnya yang bakal diserahkan kepada Kejaksaan Tinggi Manhattan antara lain seperti dokumen-dokumen yang selama ini dikelola dan disimpan oleh firma akuntansi mitra Trump, Mazars.

Selain SPT, Kejaksaan Tinggi Manhattan juga akan memperoleh dokumen-dokumen yang terkait dengan entitas bisnis milik Trump dan hubungan entitas tersebut dengan mantan pengacara Trump, Michael Cohen.

Data dan informasi keuangan tersebut juga akan digunakan untuk memeriksa dugaan penggelembungan nilai properti milik entitas bisnis Trump, Trump Organization guna meminimalkan pajak properti yang seharusnya dibayar.

Baca Juga: Pemprov DKI Diminta Sesuaikan Lagi Revisi Perda Pajak Penerangan Jalan

Menanggapi keputusan Mahkamah Agung AS tersebut, Trump menilai investigasi yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Manhattan merupakan investigasi yang bersifat politis.

"Mahkamah Agung seharusnya tidak membiarkan investigasi yang bersifat politis ini berlanjut, tetapi Mahkamah Agung tetap membiarkannya," ujar Trump dalam keterangan resmi.

Sementara itu, Mazars selaku firma akuntansi yang mengelola dan menyimpan data-data keuangan Trump mengaku akan bertindak secara profesional dan kooperatif sesuai dengan regulasi yang berlaku. (rig)

Baca Juga: Pemkab Bakal Lunasi Tunggakan Pajak Ratusan Kendaraan Dinas

Topik : amerika serikat, donald trump, pemeriksaan, pajak, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Minggu, 11 April 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN TULUNGAGUNG
Minggu, 11 April 2021 | 12:01 WIB
TIMUR TENGAH
Minggu, 11 April 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
berita pilihan
Senin, 12 April 2021 | 22:30 WIB
BELGIA
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 12 April 2021 | 16:33 WIB
SURVEI PENJUALAN ECERAN
Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN
Senin, 12 April 2021 | 16:19 WIB
CUKAI (9)