Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Paket Kebijakan Iklim Merkel Disambut Hangat

A+
A-
0
A+
A-
0
Paket Kebijakan Iklim Merkel Disambut Hangat

BERLIN, DDTCNews—Deutsche Bahn, perusahaan kereta api milik Pemerintah Jerman, bisa bernapas lega karena paket kebijakan iklim terbaru dari Kanselir Angela Merkel. BUMN ini mengharapkan kucuran paket kebijakan iklim senilai €50 miliar atau setara dengan Rp777,5 triliun.

Chief Executive Officer Deutsche Bahn Richard Lutz mengatakan langkah yang baru diumumkan pemerintah itu akan memberikan tambahan pendapatan €20 miliar atau setara Rp311 triliun kepada perusahaan pada 2030.

“Kami siap menjalankan paket kebijakan iklim itu, dan mengurangi penggunaan karbon secara proporsional. Kami sekarang siap menyerang dan membangun kembali,” katanya di Berlin, Minggu (22/9/2019), seperti dilansir thelocal.de.

Baca Juga: Berlaku Hingga Desember 2020, Tarif PPN Kini Dipangkas 3%

Jumat lalu Pemerintah Jerman sepakat meluncurkan paket kebijakan iklim senilai €54 miliar atau setara dengan Rp839,7 triliun. Salah satu program dalam paket kebijakan itu adalah peningkatan tarif pajak tiket pesawat dan pemangkasan tarif pajak pertambahan nilai tiket kereta api.

Paket tersebut diluncurkan guna menanggapi kekhawatiran publik tentang dampak perubahan iklim yang kian meningkat. Meskipun mendapat tanggapan sinis dari aktivis iklim, paket itu diharapkan dapat berdampak pada perusahaan yang terkait salah satunya perusahaan kereta api.

Perusahaan kereta api Eropa diharapkan mendapatkan banyakl manfaat dari upaya pergeseran transportasi mobil dan udara menuju transportasi umum yang mengeluarkan lebih sedikit karbon secara proporsional.

Baca Juga: Dua Negara Ini Sepakati Perjanjian Pajak Soal Pekerja Lintas Batas

Memanfaatkan momentum itu, Deutsche Bahn berencana akan membeli 30 kereta berkecepatan tinggi baru pada 2023. Pembelian tambahan moda tersebut ditujukan untuk memenuhi target pertumbuhan jumlah penumpang.

Sebelumnya, Deutsche Bahn mengalami masalah finansial. BUMN Jerman ini juga mendapat kecaman karena keterlambatan dan kapasitas yang tidak memadai. Karena itu, Lutz mengatakan perusahaan akan menginvestasikan €11 miliar dari dana ekstra rekapitalisasi. (MG-nor/Bsi)

Baca Juga: Parlemen Eropa Minta Jerman Dorong Tiga Kebijakan Pajak Ini
Topik : kebijakan iklim, jerman, angela merkel
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 17 Oktober 2019 | 11:35 WIB
JERMAN
Selasa, 08 Oktober 2019 | 14:16 WIB
JERMAN
Senin, 07 Oktober 2019 | 15:06 WIB
JERMAN
berita pilihan
Minggu, 12 Juli 2020 | 07:01 WIB
MALAYSIA
Minggu, 12 Juli 2020 | 06:01 WIB
SE-38/PJ/2020
Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:01 WIB
ITALIA
Sabtu, 11 Juli 2020 | 13:01 WIB
KARTUNIS LALO ALCARAZ:
Sabtu, 11 Juli 2020 | 12:01 WIB
PANDUAN OECD
Sabtu, 11 Juli 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:01 WIB
PROVINSI SULAWESI BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 09:01 WIB
PANDUAN OECD