Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Noel Gallagher: Gunakan Uang Pajak dengan Baik

0
0

LONDON, DDTCNews – Musikus Inggris Noel Gallagher menyatakan menolak untuk memberikan suara atas referendum Brexit, dan mengkritik pemerintah Inggris karena tidak menjalankan apa yang sudah dibayarkan masyarakat melalui pajak.

Dalam wawancaranya dengan stasiun radio Kanada, CBC, mantan personel band Oasis ini masih terus mengecam keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa.

“Setiap malamnya politisi di TV berkata ini adalah waktu yang tepat untuk perubahan Inggris. Tapi menurutku, seharusnya mereka menggunakan uang pajak yang telah kita bayarkan untuk mengurus negara dengan lebih baik, bukannya malah seperti ini!” kecam Noel.

Baca Juga: Bukan Pengenaan Pajak, Parlemen Justru Minta Insentif untuk Robot

Dalam salah satu postingannya di social media, Noel mengirimkan gambar bendera Uni Eropa yang diubah menjadi warna hitam, yang sebelumnya berwarna biru. Dengan tulisan 'black day'.

Selain itu dalam kicauannya di twitter Noel juga menuliskan “Hentikan semua ini, aku lelah.”

Menurut Noel, isu ini terlaku kompleks untuk dipercayakan pemilihannya kepada masyarakat. Dirinya juga bingung kenapa perlu ada pemungutan suara untuk bergabung dengan Uni Eropa, tapi sebaliknya, tidak melakukan pemungutan suara ketika Inggris akan melakukan perang.

Baca Juga: Antisipasi Brexit Tanpa Kesepakatan, Perubahan Kebijakan Pajak Minim

“Para politikus tidak pernah menanyakan pendapat kita ketika mereka akan melakukan perang, lalu kenapa masalah ini malah voting suara?” pungkasnya kesal, seperti dikutip NME.com.

“Setiap malamnya politisi di TV berkata ini adalah waktu yang tepat untuk perubahan Inggris. Tapi menurutku, seharusnya mereka menggunakan uang pajak yang telah kita bayarkan untuk mengurus negara dengan lebih baik, bukannya malah seperti ini!” kecam Noel.

Baca Juga: Bukan Pengenaan Pajak, Parlemen Justru Minta Insentif untuk Robot

Dalam salah satu postingannya di social media, Noel mengirimkan gambar bendera Uni Eropa yang diubah menjadi warna hitam, yang sebelumnya berwarna biru. Dengan tulisan 'black day'.

Selain itu dalam kicauannya di twitter Noel juga menuliskan “Hentikan semua ini, aku lelah.”

Menurut Noel, isu ini terlaku kompleks untuk dipercayakan pemilihannya kepada masyarakat. Dirinya juga bingung kenapa perlu ada pemungutan suara untuk bergabung dengan Uni Eropa, tapi sebaliknya, tidak melakukan pemungutan suara ketika Inggris akan melakukan perang.

Baca Juga: Antisipasi Brexit Tanpa Kesepakatan, Perubahan Kebijakan Pajak Minim

“Para politikus tidak pernah menanyakan pendapat kita ketika mereka akan melakukan perang, lalu kenapa masalah ini malah voting suara?” pungkasnya kesal, seperti dikutip NME.com.

Topik : brexit, inggris, Noel Gallagher
Komentar
Dapatkan hadiah berupa merchandise DDTCNews masing-masing senilai Rp250.000 yang diberikan kepada dua orang pemenang. Redaksi akan memilih pemenang setiap dua minggu sekali, dengan berkomentar di artikel ini! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Rabu, 29 Maret 2017 | 15:50 WIB
MALAYSIA
Jum'at, 24 Maret 2017 | 10:56 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 14 Februari 2017 | 11:55 WIB
THAILAND
Senin, 29 Agustus 2016 | 11:02 WIB
INGGRIS
berita pilihan
Sabtu, 10 September 2016 | 14:01 WIB
IRLANDIA
Selasa, 11 Juni 2019 | 16:24 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 27 Desember 2017 | 11:18 WIB
INGGRIS
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:40 WIB
ITALIA
Kamis, 28 Maret 2019 | 16:54 WIB
SELANDIA BARU
Sabtu, 08 Oktober 2016 | 14:30 WIB
AZERBAIJAN
Minggu, 18 September 2016 | 19:02 WIB
INDIA
Rabu, 06 Desember 2017 | 11:30 WIB
GHANA
Senin, 04 Juni 2018 | 16:38 WIB
YORDANIA
Kamis, 05 Juli 2018 | 10:45 WIB
NIKARAGUA