Berita
Rabu, 05 Agustus 2020 | 18:40 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 05 Agustus 2020 | 18:30 WIB
KABUPATEN BANDUNG
Rabu, 05 Agustus 2020 | 18:02 WIB
STABILITAS SISTEM KEUANGAN
Rabu, 05 Agustus 2020 | 17:54 WIB
INSENTIF PAJAK
Review
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 30 Juli 2020 | 11:01 WIB
OPINI EKONOMI
Selasa, 28 Juli 2020 | 10:27 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 22 Juli 2020 | 11:59 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:00 WIB
STATISTIK PAJAK KEKAYAAN
Jum'at, 31 Juli 2020 | 15:15 WIB
STATISTIK REZIM PAJAK
Komunitas
Rabu, 05 Agustus 2020 | 10:05 WIB
DDTC PODTAX
Minggu, 02 Agustus 2020 | 10:30 WIB
FAQIH RUSDIANA
Sabtu, 01 Agustus 2020 | 12:01 WIB
MADONNA:
Sabtu, 01 Agustus 2020 | 09:56 WIB
KOMIK PAJAK
Reportase

Negara Ini Bidik Jadi Pusat Keuangan Global Gantikan Hong Kong

A+
A-
1
A+
A-
1
Negara Ini Bidik Jadi Pusat Keuangan Global Gantikan Hong Kong

Ilustrasi warga memakai masker pelindung terlihat saat waktu perjalanan di Penyebrangan Shibuya di Shibuya Ward, Tokyo. ANTARA FOTO/REUTERS/The Yomiuri Shimbun/Ryohei Moriya/nz/cf

TOKYO, DDTCNews—Partai Liberal Demokrat optimistis Tokyo, Jepang bisa menjadi pusat industri finansial global seiring dengan semakin tidak stabilnya iklim ekonomi Hong Kong.

Ketua Panel Tenaga Kerja Asing Partai Liberal Demokrat Satsuki Katayama mengatakan partai mulai membahas perihal kebijakan-kebijakan yang perlu dikeluarkan untuk mendorong pasar keuangan Jepang menjadi menarik di mata internasional.

“Apa yang dimiliki Jepang tetapi tidak dimiliki oleh Hong Kong adalah kebebasan. Bila Facebook saja diawasi pemerintah, apakah mereka akan tahan? Saya rasa orang ingin hidup di tempat yang normal,” katanya dikutip Kamis (2/7/2020).

Baca Juga: Lawan Penipuan Pajak PPN, Uni Eropa Ajak China Bikin Kesepakatan

Untuk diketahui, hukum-hukum yang dipaksakan China di Hong Kong makin meningkatkan ketidakpastian di Hong Kong. Apalagi, Hong Kong juga mengalami resesi ekonomi terdalam akibat pandemi Covid-19 dan krisis politik.

Tingkat penggangguran di Hong Kong berada di level tertinggi dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, membuat investor mulai mengalihkan dananya ke negara lain. Ekspatriat dan warga Hong Kong bahkan mempertimbangkan untuk meninggalkan negara kota tersebut.

Meski demikian, bukan berarti Jepang tidak memiliki masalah. Beban pajak di Jepang masih tergolong tinggi, ditambah lagi masih ada masalah birokrasi Jepang yang eksesif dan kendala bahasa di Jepang juga masih tergolong tinggi.

Baca Juga: Dukung Dunia Usaha, Tarif PPN dan Withholding Tax Dipangkas

Satsuki mengakui persoalan-persoalan yang ada menghalangi terealisasinya Tokyo sebagai pusat industri finansial global. Per Juni 2019, hanya 13.000 orang yang tinggal di Jepang dengan visa kerja profesional.

“Bila Jepang tidak memiliki permasalahan-permasalahan ini, Tokyo sudah pasti menjadi pusat industri finansial sejak dulu,” tutur Satsuki dilansir dari japantimes.

Meski masih terdapat beberapa kelemahan, Satsuki menilai posisi Jepang masih lebih baik ketimbang Singapura mengingat jumlah populasi Jepang yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Singapura.

Baca Juga: Cegah Kerugian, Label Harga Barang Harus Sudah Termasuk PPN

Satsuki menjelaskan partai sedang menggodok beberapa kebijakan baru seperti ketentuan jenis visa baru yang tidak memerlukan residensi penuh. Secara jangka panjang, akan terdapat perlakuan pajak khusus di kawasan tertentu. (rig)

Topik : pusat keuangan global, jepang, hong kong, singapura, ekonomi global, internasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 28 Juli 2020 | 18:00 WIB
KENYA
Selasa, 28 Juli 2020 | 16:51 WIB
PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 28 Juli 2020 | 16:22 WIB
YUNANI
Senin, 27 Juli 2020 | 14:55 WIB
INGGRIS
berita pilihan
Rabu, 05 Agustus 2020 | 18:40 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 05 Agustus 2020 | 18:35 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 05 Agustus 2020 | 18:30 WIB
KABUPATEN BANDUNG
Rabu, 05 Agustus 2020 | 18:10 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 05 Agustus 2020 | 18:02 WIB
STABILITAS SISTEM KEUANGAN
Rabu, 05 Agustus 2020 | 17:54 WIB
INSENTIF PAJAK
Rabu, 05 Agustus 2020 | 17:34 WIB
KINERJA EKONOMI KUARTAL II/2020
Rabu, 05 Agustus 2020 | 17:15 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 05 Agustus 2020 | 16:24 WIB
PMK 89/2020