Berita
Senin, 28 September 2020 | 12:06 WIB
KABUPATEN BENGKULU SELATAN
Senin, 28 September 2020 | 11:30 WIB
PMK 134/2020
Senin, 28 September 2020 | 11:15 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 10:35 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Review
Sabtu, 26 September 2020 | 08:20 WIB
PERSPEKTIF
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Fokus
Literasi
Jum'at, 25 September 2020 | 19:00 WIB
MARGARET THATCHER:
Jum'at, 25 September 2020 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:44 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 25 September 2020 | 15:49 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Senin, 28 September 2020 | 11:45 WIB
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 10:01 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Sabtu, 26 September 2020 | 07:51 WIB
KOMIK PAJAK
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Memeriksa Penjudi

A+
A-
2
A+
A-
2
Memeriksa Penjudi

Ilustrasi. (buckscountycouriertimes.com)

DITJEN Pajak Inggris memutuskan untuk memeriksa seorang kakek yang kaya raya. Mereka lantas memanggilnya ke Kantor Pusat Her Majesty's Revenue and Customs (HMRC), di Parliament Street, London, untuk menjalani pemeriksaan. Kakek itu datang bersama konsultannya.

“Tuan,” kata fiskus yang memeriksanya, “Anda memiliki gaya hidup sangat mewah dan tidak memiliki pekerjaan penuh waktu, dan itu sudah Anda jelaskan dengan mengatakan bahwa Anda menang banyak judi. Saya tidak yakin HMRC bisa memercayai itu.”

“Saya seorang penjudi yang hebat, dan saya bisa membuktikannya,” jawab si Kakek. “Bagaimana jika saya sedikit demo?”

Baca Juga: Ujian Terakhir

Fiskus berpikir sejenak. “Oke. Lanjutkan,” katanya.

“Aku akan bertaruh £1.000 bahwa aku bisa menggigit mataku sendiri.”

Fiskus berpikir sebentar. “Ini taruhan,” sahutnya.

Baca Juga: Kembali ke Kantor

Si kakek kemudian mencopot satu mata palsunya, dan menggigitnya dengan tenang. Rahang si fiskus terlihat turun.

“Sekarang, aku akan bertaruh £2.000 bahwa aku bisa menggigit satu mataku yang lain,” kata si kakek.

Setelah memastikan bahwa kali ini satu mata si kakek benar-benar mata asli, sang fiskus pun setuju. Segera setelah itu, si kakek mencabut gigi palsunya dan menggigitkan ke satu matanya yang asli.

Baca Juga: Bila Akuntan Bertemu Jin Lampu

Fiskus itu sangat terkejut. Ia menyadari bahwa ia telah kehilangan £3.000 dalam dua kali pukul, dengan konsultan si Kakek sebagai saksi. Dia mulai gugup.

“Mau dua kali lipat atau tidak sama sekali?” tanya si kakek. "Aku akan bertaruh £6.000 bahwa aku bisa berdiri di satu sisi meja Anda, dan kencing ke keranjang sampah di sisi yang lain, dan tidak pernah meneteskan sedikit air kencing pun di atas meja.”

Sang fiskus, yang sudah dua kali kalah telak, kini mulai ekstra hati-hati. Tapi ia melihat tidak mungkin orang tua ini bisa menjalankan atraksi tersebut. Mejanya toh cukup panjang. Dia akhirnya setuju.

Baca Juga: Hukuman Guillotine

Si kakek lalu berdiri di samping meja dan membuka ritsleting celananya. Lalu ia mulai buang air. Tapi meski berusaha keras, dia tetap tidak bisa membuat alirannya mencapai keranjang sampah di sisi meja yang lain. Akhirnya, dia membasahi seluruh meja fiskus.

Sang fiskus pun melompat dengan gembira, menyadari bahwa ia baru saja mengubah kerugian besarnya menjadi kemenangan besar, £6.000 sekali pukul!

Tapi konsultan si kakek terlihat mengeluh dan meletakkan tangan di kepalanya.

Baca Juga: Anomali Jumlah Persediaan

“Apakah Anda baik-baik saja?” tanya fiskus.

“Tidak juga,” kata si konsultan. “Pagi ini, ketika Kakek memberitahuku bahwa dia dipanggil ke sini, dia bertaruh £25.000 bahwa dia bisa datang ke sini dan kencing di seluruh meja Anda dan Anda akan senang dengan hal itu.” (Bsi)

Baca Juga: Transplantasi Hati
Topik : anekdot pajak, penjudi, humor pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 01 Desember 2016 | 14:55 WIB
ANEKDOT PAJAK
Rabu, 02 November 2016 | 21:05 WIB
ANEKDOT PAJAK
Rabu, 19 Oktober 2016 | 15:01 WIB
ANEKDOT PAJAK
Kamis, 29 September 2016 | 17:12 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
berita pilihan
Senin, 28 September 2020 | 12:06 WIB
KABUPATEN BENGKULU SELATAN
Senin, 28 September 2020 | 11:45 WIB
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Senin, 28 September 2020 | 11:30 WIB
PMK 134/2020
Senin, 28 September 2020 | 11:15 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 10:35 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 09:58 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 09:45 WIB
BANTUAN SOSIAL
Senin, 28 September 2020 | 08:42 WIB
INSENTIF FISKAL
Senin, 28 September 2020 | 08:05 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI