Review
Kamis, 01 Desember 2022 | 16:52 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 30 November 2022 | 11:27 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 29 November 2022 | 15:48 WIB
KONSULTASI UU HPP
Kamis, 24 November 2022 | 09:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 30 November 2022 | 10:11 WIB
KURS PAJAK 30 NOVEMBER - 06 DESEMBER 2022
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Rabu, 09 November 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 09 NOVEMBER - 15 NOVEMBER 2022
Reportase

Memeriksa Penjudi

A+
A-
2
A+
A-
2
Memeriksa Penjudi

Ilustrasi. (buckscountycouriertimes.com)

DITJEN Pajak Inggris memutuskan untuk memeriksa seorang kakek yang kaya raya. Mereka lantas memanggilnya ke Kantor Pusat Her Majesty's Revenue and Customs (HMRC), di Parliament Street, London, untuk menjalani pemeriksaan. Kakek itu datang bersama konsultannya.

“Tuan,” kata fiskus yang memeriksanya, “Anda memiliki gaya hidup sangat mewah dan tidak memiliki pekerjaan penuh waktu, dan itu sudah Anda jelaskan dengan mengatakan bahwa Anda menang banyak judi. Saya tidak yakin HMRC bisa memercayai itu.”

“Saya seorang penjudi yang hebat, dan saya bisa membuktikannya,” jawab si Kakek. “Bagaimana jika saya sedikit demo?”

Baca Juga: Petugas dan Wajib Pajak Kumpul Bareng, Tertawakan Rutinitas Bersama

Fiskus berpikir sejenak. “Oke. Lanjutkan,” katanya.

“Aku akan bertaruh £1.000 bahwa aku bisa menggigit mataku sendiri.”

Fiskus berpikir sebentar. “Ini taruhan,” sahutnya.

Baca Juga: Telepon Kring Pajak Saat HP Suami Tidak Bisa Dihubungi

Si kakek kemudian mencopot satu mata palsunya, dan menggigitnya dengan tenang. Rahang si fiskus terlihat turun.

“Sekarang, aku akan bertaruh £2.000 bahwa aku bisa menggigit satu mataku yang lain,” kata si kakek.

Setelah memastikan bahwa kali ini satu mata si kakek benar-benar mata asli, sang fiskus pun setuju. Segera setelah itu, si kakek mencabut gigi palsunya dan menggigitkan ke satu matanya yang asli.

Baca Juga: Para Petugas Pajak Ceritakan Momen Kocak dengan Wajib Pajak

Fiskus itu sangat terkejut. Ia menyadari bahwa ia telah kehilangan £3.000 dalam dua kali pukul, dengan konsultan si Kakek sebagai saksi. Dia mulai gugup.

“Mau dua kali lipat atau tidak sama sekali?” tanya si kakek. "Aku akan bertaruh £6.000 bahwa aku bisa berdiri di satu sisi meja Anda, dan kencing ke keranjang sampah di sisi yang lain, dan tidak pernah meneteskan sedikit air kencing pun di atas meja.”

Sang fiskus, yang sudah dua kali kalah telak, kini mulai ekstra hati-hati. Tapi ia melihat tidak mungkin orang tua ini bisa menjalankan atraksi tersebut. Mejanya toh cukup panjang. Dia akhirnya setuju.

Baca Juga: Anda Petugas Pajak? Ayo Bagikan Cerita Kocak Anda di Sini

Si kakek lalu berdiri di samping meja dan membuka ritsleting celananya. Lalu ia mulai buang air. Tapi meski berusaha keras, dia tetap tidak bisa membuat alirannya mencapai keranjang sampah di sisi meja yang lain. Akhirnya, dia membasahi seluruh meja fiskus.

Sang fiskus pun melompat dengan gembira, menyadari bahwa ia baru saja mengubah kerugian besarnya menjadi kemenangan besar, £6.000 sekali pukul!

Tapi konsultan si kakek terlihat mengeluh dan meletakkan tangan di kepalanya.

Baca Juga: Beragam Cerita 'Derita' Kocak Praktisi Pajak, Simak di Sini!

“Apakah Anda baik-baik saja?” tanya fiskus.

“Tidak juga,” kata si konsultan. “Pagi ini, ketika Kakek memberitahuku bahwa dia dipanggil ke sini, dia bertaruh £25.000 bahwa dia bisa datang ke sini dan kencing di seluruh meja Anda dan Anda akan senang dengan hal itu.” (Bsi)

Baca Juga: Urutin Dokumen, Bukan Urutin yang Lain!

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : anekdot pajak, penjudi, humor pajak

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 21 Februari 2018 | 17:17 WIB
HUMOR PAJAK

Politik, Sapi, dan Demokrasi Indonesia

Jum'at, 11 Agustus 2017 | 16:31 WIB
ANEKDOT PAJAK

Menunggu Main Golf

Jum'at, 14 Juli 2017 | 18:38 WIB
ANEKDOT PAJAK

Konsultan Pajak Terbaik

Senin, 19 Juni 2017 | 15:34 WIB
ANEKDOT PAJAK

Kuis Menkeu

berita pilihan

Kamis, 01 Desember 2022 | 19:30 WIB
BEA METERAI

Dokumen yang Wajib Dikenakan Bea Meterai, Ini Sanksinya Jika Tak Lunas

Kamis, 01 Desember 2022 | 19:00 WIB
KP2KP PINRANG

Dapat SK Pensiun, ASN Diimbau Segera Ajukan Penonaktifan NPWP

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:48 WIB
PAJAK PENGHASILAN

Soal Penghitungan PPh Natura, DJP Minta Wajib Pajak Tunggu Ini

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:30 WIB
BEA METERAI

Awas! e-Meterai Tidak Boleh Menumpuk dengan Tanda Tangan

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:15 WIB
KP2KP SIDRAP

Bayar PPh Final 0,5%, WP UMKM Diimbau Lakukan Pencatatan Lebih Dulu

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:00 WIB
BADAN PUSAT STATISTIK

Ada Tren Kenaikan Harga Beras Hingga Telur Ayam Ras, Ini Kata BPS

Kamis, 01 Desember 2022 | 17:47 WIB
UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA

Catat! Upah Minimum Kabupaten/Kota Diumumkan Paling Lambat Pekan Depan

Kamis, 01 Desember 2022 | 17:38 WIB
PMK 171/2022

Sri Mulyani Rilis Peraturan Baru Soal Pengelolaan Insentif Fiskal

Kamis, 01 Desember 2022 | 17:34 WIB
KABUPATEN PONOROGO

Kepatuhan WP Membaik, Penerimaan Pajak Daerah Lampaui Target

Kamis, 01 Desember 2022 | 17:18 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Masuk Desember, Belanja Pemerintah Pusat dan Pemda Bakal Dikebut