Review
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 17:06 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Rabu, 01 September 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Komunitas
Selasa, 21 September 2021 | 17:20 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Selasa, 21 September 2021 | 16:55 WIB
TRANSFER PRICING
Selasa, 21 September 2021 | 12:15 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Senin, 20 September 2021 | 16:04 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Mau Bantu Negara? Wamenkeu: Isi SPT dengan Benar, Lengkap dan Jelas

A+
A-
0
A+
A-
0
Mau Bantu Negara? Wamenkeu: Isi SPT dengan Benar, Lengkap dan Jelas

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam acara Spectaxcular 2021, Senin (22/3/2021). (foto: hasil tangkapan layar)

JAKARTA, DDTCNews – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengimbau wajib pajak orang pribadi segera melaporkan surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak sebelum tenggat waktu berakhir dalam 9 hari lagi.

Suahasil mengatakan wajib pajak bisa menggunakan melaporkan SPT tahunan secara e-filing atau online. Menurutnya, pembayaran pajak dan pelaporan SPT tahunan penting untuk membantu negara membiayai pembangunan dan memulihkan ekonomi.

"Uangnya dari mana? Uangnya tentu dari pajak yang ibu bapak wajib bayarkan. Ketika kita mengisi SPT dengan benar, lengkap, dan jelas maka kita ikut membantu negara," katanya dalam acara Spectaxcular 2021, Senin (22/3/2021).

Baca Juga: Tingkatkan Sektor Litbang, Thailand Rilis Aturan Baru Soal Tax Holiday

Suahasil menuturkan pemerintah tak hanya mengumpulkan penerimaan pajak, tetapi juga memberikan relaksasi kepada dunia usaha. Hingga saat ini, pemerintah telah memberikan berbagai insentif untuk membantu wajib pajak.

Beberapa insentif tersebut yakni PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP), pembebasan PPh Pasal 22 impor, restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) dipercepat, pengurangan angsuran PPh Pasal 25, serta PPh final untuk UMKM DTP.

Suahasil menyebut pemerintah merealisasikan anggaran Rp56 triliun untuk insentif pajak pada 2020. Dia pun meminta wajib pajak yang turut menikmati insentif tersebut untuk melapor SPT tahunan, serta membayar pajak jika masih ada kekurangan bayar.

Baca Juga: OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 3,7% Tahun Ini

Dia juga mengingatkan tenggat pelaporan SPT akan berakhir pada 31 Maret 2021 untuk wajib pajak orang pribadi, sedangkan wajib pajak badan akan berakhir 30 April 2021.

"Sesuai dengan siklus tahunan maka pada Maret dan April adalah siklus memasukan SPT pajak untuk 2020. Ketika kita telah menerima seperangkat insentif perpajakan maka kita saat ini juga memberikan pembayaran pajak," ujarnya.

Suahasil juga meminta wajib pajak ikut mengabarkan pentingnya membayar pajak dan melapor SPT tahunan kepada kerabat, teman, atau pada grup-grup Whatsapp. Saat ini, menjadi momen yang tepat untuk membantu negara menangani pandemi. (rig)

Baca Juga: Dinilai Diskriminatif, Usulan Insentif Pajak Ditentang Toyata & Honda

Topik : wakil menteri keuangan suahasil nazara, SPT Tahunan, pelaporan pajak, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 20 September 2021 | 16:21 WIB
INGGRIS

Berburu Tarif Pajak Rendah, Warga Inggris Rela Lakukan Ini

Senin, 20 September 2021 | 16:00 WIB
ESTONIA

Tak Ada Pajak Mobil, Negara Ini Bakal Sulit Kejar Target Bebas Emisi

Senin, 20 September 2021 | 15:00 WIB
RUU HKPD

DPR dan DPD Serahkan DIM RUU HKPD, Pembahasan Lanjut Ke Panja

Senin, 20 September 2021 | 14:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

IMF: Proposal OECD Pilar 1 Bisa Gerus Penerimaan Negara Berkembang

berita pilihan

Selasa, 21 September 2021 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Peroleh Insentif Fiskal Beragam, Industri Furnitur Sanggup Tumbuh 8%

Selasa, 21 September 2021 | 18:49 WIB
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI

Begini Ketentuan PPN Penjualan Motor atau Mobil Bekas

Selasa, 21 September 2021 | 18:30 WIB
THAILAND

Tingkatkan Sektor Litbang, Thailand Rilis Aturan Baru Soal Tax Holiday

Selasa, 21 September 2021 | 18:06 WIB
LAYANAN PAJAK

DJP Minta Wajib Pajak Lapor Jika Temui Ini Saat Manfaatkan Layanan

Selasa, 21 September 2021 | 17:30 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL

OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 3,7% Tahun Ini

Selasa, 21 September 2021 | 17:20 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Transparansi dan Upaya Mendapat Kepercayaan Wajib Pajak

Selasa, 21 September 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Turun ke Lapangan, Begini Cara Ditjen Pajak Olah Data yang Dikumpulkan

Selasa, 21 September 2021 | 16:55 WIB
TRANSFER PRICING

Tak Cuma Pajak, Isu Transfer Pricing Juga Sentuh Aspek Bisnis & Hukum

Selasa, 21 September 2021 | 16:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Dinilai Diskriminatif, Usulan Insentif Pajak Ditentang Toyata & Honda

Selasa, 21 September 2021 | 16:21 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Punya Utang Pajak, Aset 5 Perusahaan Ini Disita DJP