Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Kuis Menkeu

A+
A-
0
A+
A-
0
Kuis Menkeu

SEORANG menteri keuangan yang baru dilantik tiba-tiba mencopot direktur-jenderal pajaknya yang terkenal selalu gagal mencapai target setoran. Ia lalu menginstruksikan diadakan seleksi terbuka alias lelang jabatan. Segera setelah itu, rangkaian proses seleksi pun dimulai. Akhirnya, terpilih 3 orang kandidat dari latar belakang berbeda.

Kandidat pertama memiliki pengalaman panjang sebagai agen asuransi. Kandidat kedua punya pengalaman spesifik sebagai investigator pada lembaga antikorupsi yang terkenal sering melakukan OTT pada kasus-kasus recehan. Kandidat ketiga berpengalaman memungut dan memotong pajak, terutama pajak penghasilan badan.

Karena nilai seleksi ketiganya sama persis, menkeu lalu mengadakan kuis sebagai tes terakhir untuk mengetahui kandidat terbaik yang bisa memperoleh pengakuan pembayar pajak. Menkeu lalu mengajak ketiga kandidat itu ke hutan. Ia melepaskan seekor kelinci, dan meminta setiap kandidat menangkapnya.

Baca Juga: Bila Akuntan Bertemu Jin Lampu

Kandidat pertama, agen asuransi, yang mendapat giliran awal, merancang sebuah investigasi dan menempatkan sejumlah informan di seluruh penjuru hutan untuk menggali informasi dari seluruh penghuni hutan itu. Setelah 3 bulan investigasi yang ekstensif, ia pun keluar hutan dan menyimpulkan bahwa kelinci itu sudah tidak ada.

Giliran kandidat kedua, investigator antikorupsi, juga merancang investigasi yang sama. Namun, setelah berjalan dua pekan dan tidak ada petunjuk apapun yang dihasilkan, ia lalu memerintahkan agar hutan tersebut dibakar dan membunuh semua yang ada di dalamnya, termasuk kelinci tadi. Ia keluar hutan tanpa meminta maaf.

Kandidat ketiga akhirnya masuk hutan. Tak sampai dua jam, tukang potong pajak ini sudah keluar hutan dengan menyeret seekor beruang besar yang terluka parah. Beruang yang berdarah-darah itu pun berteriak ketakutan. “Ampunnn Pak.. Ampuunnnn... Iya saya kelinci. Saya ngaku, Pak...”

Baca Juga: Hukuman Guillotine

Karena nilai seleksi ketiganya sama persis, menkeu lalu mengadakan kuis sebagai tes terakhir untuk mengetahui kandidat terbaik yang bisa memperoleh pengakuan pembayar pajak. Menkeu lalu mengajak ketiga kandidat itu ke hutan. Ia melepaskan seekor kelinci, dan meminta setiap kandidat menangkapnya.

Baca Juga: Bila Akuntan Bertemu Jin Lampu

Kandidat pertama, agen asuransi, yang mendapat giliran awal, merancang sebuah investigasi dan menempatkan sejumlah informan di seluruh penjuru hutan untuk menggali informasi dari seluruh penghuni hutan itu. Setelah 3 bulan investigasi yang ekstensif, ia pun keluar hutan dan menyimpulkan bahwa kelinci itu sudah tidak ada.

Giliran kandidat kedua, investigator antikorupsi, juga merancang investigasi yang sama. Namun, setelah berjalan dua pekan dan tidak ada petunjuk apapun yang dihasilkan, ia lalu memerintahkan agar hutan tersebut dibakar dan membunuh semua yang ada di dalamnya, termasuk kelinci tadi. Ia keluar hutan tanpa meminta maaf.

Kandidat ketiga akhirnya masuk hutan. Tak sampai dua jam, tukang potong pajak ini sudah keluar hutan dengan menyeret seekor beruang besar yang terluka parah. Beruang yang berdarah-darah itu pun berteriak ketakutan. “Ampunnn Pak.. Ampuunnnn... Iya saya kelinci. Saya ngaku, Pak...”

Baca Juga: Hukuman Guillotine
Topik : anekdot pajak, humor pajak, humor pajak
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Jum'at, 21 April 2017 | 20:29 WIB
ANEKDOT PAJAK
Rabu, 20 Juli 2016 | 16:12 WIB
ANEKDOT PAJAK
Sabtu, 04 Juni 2016 | 13:18 WIB
ANEKDOT PAJAK
Kamis, 29 September 2016 | 17:12 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
berita pilihan
Selasa, 25 Februari 2020 | 15:10 WIB
INDONESIA TAXATION QUARTERLY REPORT Q4-2019
Selasa, 25 Februari 2020 | 15:05 WIB
KERJA SAMA BILATERAL
Selasa, 25 Februari 2020 | 14:15 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Selasa, 25 Februari 2020 | 14:10 WIB
PELAPORAN SPT
Selasa, 25 Februari 2020 | 14:05 WIB
BANJIR JABODETABEK
Selasa, 25 Februari 2020 | 14:00 WIB
INDONESIA TAXATION QUARTERLY REPORT Q4-2019
Selasa, 25 Februari 2020 | 13:24 WIB
KAMBOJA
Selasa, 25 Februari 2020 | 13:11 WIB
BANJIR JABODETABEK
Selasa, 25 Februari 2020 | 12:24 WIB
EKONOMI DIGITAL
Selasa, 25 Februari 2020 | 12:07 WIB
BANJIR JAKARTA