Academy - IC TP Batch 34
News - STAN Tax Writing Challenge
Perpajakan - Update Notif & Dekstop Sept 2026
[News] Banner Whatsapp Channel
STHI JENTERA

Transformasi, STHI Jentera Akan Jadi Kampus Hukum yang Lebih Besar

[DDTCNews] Aurora K. M. Simanjuntak
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10.30 WIB
Transformasi, STHI Jentera Akan Jadi Kampus Hukum yang Lebih Besar
<p>Ketua STHI Jentera Aria Suyudi.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STHI) Jentera akan bertransformasi menjadi bagian dari institusi pendidikan yang lebih besar, yakni University College Indonesia (UCI), mulai 2026.

Sejalan dengan transformasi tersebut, nama STHI Jentera akan berubah menjadi School of Law Jentera. Ketua STHI Jentera Aria Suyudi mengatakan perubahan nama tersebut masih menunggu penerbitan izin dari universitas.

"Namanya akan menjadi School of Law Jentera, tapi kita menunggu izin keluar dari universitas. Begitu keluar izinnya, kita akan full beroperasi sebagai University College Indonesia," ujarnya, dikutip pada Sabtu (17/10/2026).

Mulai 2026, Jentera berada di bawah naungan Yayasan Universa Cita Indonesia dan akan beroperasi sebagai bagian dari UCI bersama 4 kampus lainnya, yaitu Dewantara College, Madani College, Hypatia College, dan Nexus College.

Aria menjelaskan transformasi tersebut tidak hanya mencakup perubahan nama dan status kelembagaan, tetapi juga pengembangan program studi, pembaruan kurikulum, peningkatan kapasitas mahasiswa dan kualitas tenaga pengajar, serta perluasan kemitraan pendidikan.

Melalui struktur baru tersebut, mahasiswa Jentera nantinya dapat mengakses 3 program studi pendukung di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), sistem informasi, dan teknologi informasi.

"On top of belajar hukum, mahasiswa baru Jentera nantinya akan didorong aktif melalui college, sehingga bisa menggali personal interest. Jadi anak hukum bisa mengambil college yang berbau-bau IT, atau ambil mata kuliah dari school of information," tuturnya.

Aria menegaskan Jentera akan tetap mempertahankan identitasnya sebagai institusi pendidikan hukum, tetapi dengan dukungan struktur universitas yang lebih luas. Menurutnya, terdapat sejumlah tujuan yang ingin dicapai melalui transformasi tersebut.

Pertama, memperkuat kajian lintas disiplin ilmu dan memperluas akses terhadap pengetahuan (access to knowledge). Kedua, meningkatkan jumlah mahasiswa seiring dengan bertambahnya program studi dan berkembangnya institusi, sehingga pilihan pendidikan yang tersedia semakin beragam.

"Yang pasti kita akan perkuat SDM, termasuk para pengajar. Kemitraan dengan perguruan tinggi lain, baik domestik maupun internasional, kita boost juga supaya nanti produknya enggak seperti Jentera ketika waktu masih berdiri sendiri," kata Aria.

Ketiga, memperluas akses pendanaan untuk mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, pengembangan fasilitas, dan peningkatan kualitas akademik.

Keempat, meningkatkan kualitas dosen dan tenaga pengajar. Aria menilai penguatan kapasitas pengajar diperlukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran, mengembangkan riset, dan meningkatkan kompetensi lulusan Jentera.

Kelima, memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi lain, terutama di luar negeri. Kemitraan tersebut diharapkan dapat membuka peluang pertukaran mahasiswa, pengembangan kurikulum, dan penyelenggaraan kelas kolaboratif.

"Ke depan, kita berencana mau bikin program twinning, berkolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri. Jadi bisa ambil sekolah di Jentera, lalu setahun di luar negeri dan dapat gelar luar negeri. Ini rencana jangka menengah, 3-5 tahun lah mudah-mudahan bisa direalisasikan," ungkap Aria. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.